
Disebuah ruangan sempit, ada Suigetsu dengan tangan serta kaki diikat menyatu pada kaki kursi menggunakan rantai.
Dihadapannya sudah ada Karin, Sasuke dan Hidan, Hidan merupakan teman dekat Suigetsu.
"Apa ini?" tanya Suigetsu berusaha melepaskan ikatannya.
"Kau bodoh, Sui!" maki Hidan setelah mendengar perkataan Sasuke, "Kau menyentuh sesuatu yang bukan hakmu tanpa izin pemiliknya, itu menjijikkan!"
Karin yang ditangannya dipegang bodyguard bertubuh kekar hanya diam, ia tidak tau apa yang direncanakan suaminya.
"Karin, selama ini aku menghargaimu walaupun kau tidak memberikanku anak, tapi apa balasanmu? Kau membuat diriku semakin menderita! Sekarang aku tau kau dalang dari semua pertengkaranku dengan Sakura," ucap Sasuke menatap Karin bagai elang.
"Sasuke, aku minta maaf," ucap Karin yang takut dengan kilatan kesal Sasuke.
Sasuke tidak menggubris apa yang dikatakan oleh Karin, ia beralih menatap Suigetsu dengan angkuh.
"Waktu itu kau mencium wanita ku bukan? Sekarang aku akan membalas semua itu, rasakan bagaimana jika orang yang kau cintai disentuh teman mu sendiri," ucap Sasuke, ia mengeluarkan botol parfum kecil dari kantong blezernya, isi dari botol itu adalah obat perangsang yang Sasuke pesan dulu untuk melumpuhkan musuh wanita.
__ADS_1
Sasuke menyemprotkan nya kewajah Karin dua kali lalu memasukkannya kembali kedalam saku, ia memberi isyarat pada Hidan untuk melakukan tugasnya.
"Ambil saja cincin itu, aku juga tau kau yang menyuruh orang-orang itu untuk menyakiti Sakura, sekarang terima akibatnya!"
Karin yang mulai terpengaruh obat itu mendadak pandangannya kabur dan tubuhnya terasa panas, mengetahui hal itu bodyguard yang semula mencekal Karin langsung menjauhkan diri, mereka tidak sudi menodai dirinya sendiri walaupun mereka tau dia adalah nyonya pertama Uchiha.
Hidan memegang kedua pipi Karin lalu menciumnya tepat dihadapan Suigetsu dan Sasuke, menurut Sasuke ini adalah pemandangan yang tidak boleh dilewatkan.
Kedua bola mata Suigetsu membulat, ia masih berusaha melepas rantai yang melilit tubuhnya, "Lepaskan dia brengsek!" umpat Suigetsu.
Hidan malah makin melancarkan aksinya, tak hanya mulut yang ia jajah bahkan leher sampai bawahnya lelaki itu sentuh, kini Suigetsu sudah seperti orang kesetanan. Sasuke melipat kedua tangannya tak lupa senyum kepuasan melihat ekspresi menyedihkan teman semasa SMA nya itu.
"Sui, aku beritahu rasa bibir Karin sangat manis,"pancing Hidan agar Suigetsu makin mengamuk. Waaah teman laknat:'
"Jangan sentuh Karin! Persetan!" umpat Suigetsu lagi.
Hidan terus melakukannya hingga puncak kenikmatan, Karin sudah pingsan karna permainan Hidan yang bisa dibilang kasar.
__ADS_1
Suigetsu tertunduk lemas, tanpa sadar air matanya meluncur sebelah, "Kau kejam Sasuke!"bentaknya.
"Kejam katamu? Bagaimana dengan mu huh? Kau mencium wanita ku, wanita yang aku cintai lebih dari diriku sendiri!" bentak Sasuke tak kalah kerasnya.
"Nikmati pemandangan ini, Sui, aku membenci orang sepertimu," ucap Hidan sebelum pergi mengikuti langkah Sasuke.
...🌸...
Seperti biasa, usai mengikuti pelajaran moegi-sensei, Hinata dan Sakura menonton film romantis, sesekali mereka berteriak sembari menutup wajah dengan bantal ketika melihat ke—uwu—an karakternya.
"Wah gila, kapan aku bisa seperti itu," ucap Sakura tanpa ia sadari Sasuke sudah berdiri dibelakang kedua wanita itu.
"Minta pada suami mu yang tampan itu, pasti dia akan memberikan adegan romantis itu," ucap Sasuke.
Sakura yang belum sadar menjawab dengan lugunya, "Uchiha itu, tidak, mana mungkin dia bisa melakukan hal itu,ck."
Hinata menoleh kebelakang, benar dugaannya, ia menoel-noel tangan Sakura, dan wanita itu ikut menoleh kebelakang, Sakura terkejut melihat Sasuke menompang dagunya dengan tangan kanan sembari menunjukkan wajah menggodanya.
__ADS_1
"Bagaimana kalau Uchiha Sasuke ini bisa?"