After 17

After 17
44


__ADS_3

Sarada merasa aneh dengan sifat Zora, cewek yang biasanya sombong itu mendadak jadi baik terhadapnya. Mungkin dia ingin mengambil hati Sarada agar bisa menikah dengan Hara, oooh tidak semudah itu ferguso.


"Kau mau apa kesini? Mau ku bunuh?" tanya Sarada menirukan gaya bahasa Hara.


Zora meneguk ludah perlahan," Aku kesini mau mengajakmu jalan-jalan, ya, jalan-jalan."


"Aku ajak kak Hara dulu."


"Tidak usah, aku hanya mengajakmu, Hara tidak usah diajak, rahasia cewek tau," ujar Zora yang tengah takut jika Hara mengetahui rencananya.


Tiba-tiba, Hara muncul dengan pakaian santai tidak seperti biasanya.


"Kau mau ngajak jalan adiku? Tumben?"


"Aku hanya mau berkenalan lebih jauh dengan calon adik ku hehe," jawab Zora.


"Hm, pergi, keluarga Uchiha ada acara penting sekarang!" bentak nya supaya Zora tak memunculkan drama konyol yang membuatnya semakin jijik.


"Tapi Hara, aku—" pembicaraan Zora berhenti ketika Hara mengeluarkan pisau kecilnya, gadis itu pun lari keluar rumah dengan raut kesal.


"Nah, mudah," ujar Hara memasukkan kembali senjata andalannya.


"Memang kita mau kemana?" tanya Sarada.


"Kita akan ke Kirigakure, kata mama ada wisata pantai disana," ujar Hara.


Kedua mata Sarada berbinar, ia bergegas kekamar untuk membereskan barang-barangnya.

__ADS_1


...🌸...


Sarada langsung berhambur keluar begitu mobil mereka sampai ke pantai.


Hara hanya tertawa melihat tingkah kekanak-kanakan adiknya, perlahan Sasuke mendekati Hara.


"Indra mengikuti kita, kau jaga Sarada, aku akan menjaga Sakura," ucap Sasuke lalu menyusul. Sakura yang tengah menata panggangan.


Hara menggertakkan giginya, beraninya orang itu mengikuti keluarganya, ia tak akan membiarkan Sarada terlepas dari pandangan nya sedetik pun.


Malam harinya setelah acara barbecue, Sakura dan Sasuke pergi menikmati angin malam sedangkan anak-anaknya masih dipenginapan.


"Sasuke-kun, lihat bintangnya banyak sekali," ujar Sakura meminggirkan rambut yang tertiup angin sepoi-sepoi ke belakang telinga.


"Coba kau hitung."


"Mana bisa, itu sangat banyak tau," kesal Sakura.


"Kenapa kau membunuh Karin?" tanya Sakura.


"Apalagi? Dia pengganggu, Sakura," balas Sasuke santai tanpa dosa.


"Tidak harus dengan cara membunuh."


"Sakura, aku adalah pembunuh bayaran, siapapun yang mengganggu milikku dia harus binasa, Suigetsu pernah mengganggu Karin dan Karin pernah mengganggu mu jadi aku bunuh saja mereka berdua supaya rahasia kakek aman," jelas Sasuke mengelus rambut Sakura.


"Ayo kita masuk anginnya sudah mulai dingin," ajak Sasuke, bukan karna angin dingin tapi ada salah satu mata-mata Indra di sekitar mereka.

__ADS_1


...🌸...


Seminggu telah berlalu, mereka sudah ada dalam perjalanan pulang, seminggu di pantai memang sangat menyenangkan dan juga menenangkan tapi itu hanya dirasakan oleh Sakura dan Sarada tidak dengan Hara dan Sasuke.


Tiba-tiba ada banyak mobil berwarna putih dengan garit berwarna merah, mereka tau itu kelompok Indra.


"Hara, kita berpencar," ucap Sasuke menelfon Hara, Hara mengerti, Cowok itu membanting stir menuju hutan sedangkan Sasuke mempercepat laju mobilnya agar sampai ditempat ramai.


Indra memilih mengikuti mobil Hara sedangkan anak buahnya mengikuti Sasuke, menurut Indra, Hara lebih mudah ditaklukan daripada Sasuke.


Yap, Mobil Hara sudah tidak bisa melaju lagi karna bahan bakar menipis, ia menyuruh Sarada turun setelah itu Hara menggandeng tangan Sarada erat masuk kedalam hutan.


"Kalian tidak bisa kabur lagi, Hara, clan mu harus membayar atas kematian semua Clan Kaguya," ujar Indra, mobilnya yang tak terlalu besar mampu masuk kedalam hutan.


"Cepat Sarada," ucap Hara yang melihat Sarada mulai terengah-engah.


"Aku capek kak, biarkan saja Kaku dibawa mereka asal kita tidak kejar-kejaran seperti ini," pasrah Sarada.


"Tidak! Aku lebih baik mati daripada kau menderita seperti mama, dan papa juga tak akan membiarkan mama mengulangi penderitaan untuk kedua kalinya!" omel Hara, ia langsung menggendong Sarada ala bridal style.


****, mereka sampai diujung hutan tepat ada jurang disana dan Indra sudah menemukan mereka.


"Kalian tidak bisa kabur lagi," ucap Indra keluar dari mobilnya.


Hara memutar otak cepat, ia melepas jasnya dan menutupi kepala Sarada dengan jas hitamnya.


"Kata siapa, Uchiha lebih pintar dari seorang pemerkosa berantai sepertimu," ejek Hara, ia memeluk Sarada erat lalu melompat masuk kedalam jurang.

__ADS_1


"Sialan!" umpat Indra, " Cepat cari kedua Uchiha itu, hidup atau mati bawa kehadapanku!" titahnya.


"Baik tuan!"


__ADS_2