
Sarada masuk kedalam ruang bawah tanah saat malam hari, tepat Indra dan clan nya tidak ada dirumah. Sarada hampir menangis saat Sakura selalu makan dari mangkuk kucing.
"Mama, jangan makan ini," ucap Sarada melempar mangkuk kucing jauh-jauh dan menggantikannya dengan peralatan makan biasa.
"Sarada, kenapa kamu disini, pergilah," perintah Sakura memegang pundak anaknya.
"Aku sangat merindukan mama, aku heran siapa papaku? Kenapa dia tidak kemari dan menyelamatkanmu," ucap Sarada kesal.
"Papa mu sudah meninggal nak, dia tidak bisa menyelamatkan kita," balas Sakura berbohong.
"Ma, aku akan ke konoha besok, sekolah ku digabung dengan salah satu sekolah elite disana," ucap Sarada.
Sakura terkejut mendengarnya, jika Sarada kesana lebih besar kemungkinan ia akan bertemu dengan Sasuke dan juga Hara.
"Sampai kapan kau disana?" tanya Sakura.
"Sampai sekolah ku selesai diperbaiki, ma," jawab Sarada.
Sakura tidak bisa menghentikan Sarada karna jika dia menghentikan putrinya keluar dari Suna, Sarada akan semakin curiga padanya.
...🌸...
"Papa Gaara," panggil Sarada saat Gaara baru saja pulang.
"Ada apa sayang?" tanya Gaara mengelus puncak kepala Sarada.
"Apa aku boleh bertanya?"
__ADS_1
"Apapun untuk putriku ini," jawab Gaara yang sudah menganggap Sarada sebagai putrinya sendiri.
"Apa benar papa asliku sudah meninggal?" tanya Sarada, Gaara diam dibuatnya.
Gaara hendak menghindari pembicaraan ini tapi Sarada terus saja mendesak dan akhirnya Gaara pasrah.
"Apa yang dikatakan mama Sakura itu bohong, Papa mu masih hidup, dia tinggal di Konoha dan Dia adalah salah satu orang yang kejam disana," ucap Gaara, kini Sarada tau arti ekspresi yang ditunjukkan Sakura.
"Aku akan sekolah disana mulai besok, dan aku akan mencari papaku dan menghajarnya habis-habisan," kesal Sarada mengepalkan kedua tangannya.
"Aku tidak akan mencegahmu, Sasuke memang harus dihajar atas kebodohannya."
"Sasuke? Itu namanya?" tanya Sarada.
"Ya, Uchiha Sasuke," ucap Gaara senang, Ia tau bahwa Sarada akan membalaskan setiap luka yang ada dalam diri Sakura.
...🌸...
"Kau bilang benci dengan Sakura tapi malah melihat fotonya sampai seperti itu," olok Naruto.
"Aku kehilangan jejak nya, terakhir kali dia masih di Konoha," ucap Sasuke.
"Untuk apa kau menyelidiki dia jika kau tidak lagi menyukainya?! Dasar bodoh," umpat Naruto kesal.
Sasuke menyimpan foto Sakura diloker kerjanya dan menutup dengan buku tebal.
"Ntah kenapa aku tidak bisa membencinya, semakin Hara tubuh dewasa aku semakin melihat sosok Sakura didiri putra ku, sifat yang penuh perlawanan huh, aku tidak bisa melupakan itu."
__ADS_1
"Kalau kau masih mencintai Sakura, cari dia bodoh! Kalau tidak dia bisa menikah dengan orang lain seperti Sabaku Gaara, dia lebih baik dari pada dirimu, kenapa kau masih membiarkan Karin hidup setelah apa yang dia lakukan padamu!" ucap Naruto yang semakin kesal.
"Aku bisa saja membunuh nya tapi, aku memerlukan dia untuk merawat Hara dan sebagai pelampiasan kekesalanku," jawab Sasuke sembari bangkit.
"Ck, padahal kau bisa mencari ibu asuh lain, tidak perlu wanita gila itu."
"Aku tidak mau membuat dia mati dengan mudah, aku akan membuatnya mati dengan sangat tidak pantas!"
...🌸...
Keesokan harinya, Sarada, Chocho dan Sumire berlari setelah keluar dari stasiun, mereka terlambat, dengan rotinya ia gigit dibibir Sarada melompat masuk melalui pagar sekolah. Dan ia tidak sadar ada seorang lelaki bak dewa yunani tengah menerima telefon disana.
Bruk.
Sarada menindih cowok itu, sedangkan sang cowok menatap nya kesal. Roti yang ia gigit tadi melayang jatuh ketanah.
"Kau! Sialan, menyingkir dari tubuhku," titah cowok itu.
Sarada menyingkir, ia melihat tag name cowok itu, Hara namanya.
"Maaf kak Hara, aku tidak sengaja," ucap Sarada.
"Kamu pasti salah satu dari anak gabungan itu, cih tingkah yang sungguh rendahan," olok Hara sebelum pergi.
Sarada menggertakkan giginya, cowok dengan tiga luka di pipi kanannya itu berhasil membuat Sarada semakin membenci laki-laki.
"Sar! Yaampun heh, bukain gerbangnya, aku dan Sumire tidak banyak tingkah sepertimu!" teriak Chocho. Saat itu juga Sarada menepuk jidat dan membuka gerbang untuk teman -temannya.
__ADS_1