
Jangan lupa like, komen, share dan klik vavorit , karena semua itu gratis ya. Kecuali vote itu yang bayar dan ada juga yang gratis.
Selamat membaca semua
🔱🔱🔱
Aku pun langsung membuka mata ku sedikit - demi sedikit. " Selamat cucuku, kau berhasil menyerap semua kasihat yang ada di pil cahaya matahari " Ucap nenekku sambil tersenyum tulus.
" Apakah kau siap untuk belajar ilmu pedang clan, dan juga ilmu pedang yang ada di muka bumi ini " ucap nenek ku dengan mimik wajah yang begitu serius menatap ku , yang membuat ku ada takut dengan tatapan dari nenek yang ku sanyang ini.
" Siap nek. 100% Siap " jawab ku dengan tegas. " Baiklah pelajaran pertama kali untuk kamu adalah mengendalikan tenaga dalam. Tenaga dalam itu sangat penting untuk memainkan seni pedang clan dan juga seni pedang yang ada di muka bumi ini. Dengan tenaga dalam pedang yang tumpul dapat di ubah menjadi tajam ".
" Pedang yang cukup tajam apa bila di aliri dengan tenaga dalam dengan jumlah yang begitu besar dapat memotong kepala lawan dengan satu ayunan pedang " jelas nenek ku panjang lebar dan hanya ku balas anggukan.
" Coba kamu keluar kan pedang kamu " perintah nenek ku dan kubalas " Baik nek ". Aku pun langsung mengeluar pedang dari dalam perutku .
__ADS_1
" Coba kamu alirkan tenaga dalam kamu ke pedang kamu " perintah nenek ku lagi yang langsung ku lakukan. Aku langsung alirkan tenaga dalam dengan jumlah 1.5&, dengan seketika pedang yang ada di tangan ku langsung di selubungi dengan aura emas yang membuat keadaan sekitar menjadi hangat.
" Sekarang kamu alirkan setengah dari semua tenaga dalam kamu ". Aku pun langsung mengalirkan tenaga dalam ku ke pedangku dengan jumlah 50% , aku langsung terkejut saat melihat pedang ku berubah warna menjadi emas yang dapat memantulkan cahaya begitu silau.
" Sekarang kamu serap lagi tenaga dalam kamu dari pedang itu " ucap nenekku sambil menunjukan kearah pedang yang ku pegang. Aku tidak bisa menahan tenaga dalam dengan jumlah yang begitu besar, tenaga dalam yang sudah aku alirkan ke pedang tidak dapat ku serap lagi, karena setengah tenaga dalam ku sudah kembali seperti semula .
" Hempaskan semua tenaga dalam yang sudah kamu serap dari pedang itu " ucap nenek ku dengan mimik wajah khawatir terhadap ku. Aku pun langsung menghempas tenaga dalam yang ku serap tadi ke lingkungan sekitar.
" Hah.. huh.. hah.. huh.. " Nafas ku sudah tidak beraturan lagi, aku mengalami sedikit sesak nafas.
Aku lantas terkejut, lingkungan sekitar langsung berubah drastis, pohon yang telah mati di samping rumahku langsung tumbuh dengan daun yang begitu lebat. Ilalang yang ada di sekitar ku mulai tumbuh sampai se pinggang ku.
Aku pun langsung menganyungkan pedang ku ke arah ilalang yang sudah panjang, dalam sekali tebas 15% ilalang yang panjang langsung berubah menjadi ilalang yang pendek.
🔱🔱🔱🔱
__ADS_1
**Saya ucap kan terima kasih banyak atas dukungan para pembaca semua. Mohon maaf kalau masih banyak :
1.Typo
2.kata - kata yang gak nyambung
Kata - kata kasar
4.kadang pun alurnya tidak menetap.
Saya minta maaf ya.
__ADS_1
Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci ramadan**
Sampai jumpa di episode sebelumnya.