
Kematian tragis keluar Rendi
Jangan lupa ,like, komen, dan klik vavorit , karena semua itu gratis ya. Kecuali vote itu yang bayar dan ada juga yang gratis.
Selamat membaca semua
✒️✒️✒️****
Rendi pov on
" Ayo ayah , nanti terlalu malam semua kedai akan tutup " ucap ku sambil menarik baju ayah. " Sebentar, dek apakah kamu mau ikut dengan kami " ucap Ayah dan di balas gelengan oleh mama ku. " Kalian pergi saja, aku akan dirumah untuk mempersiapkan makanan untuk kalian " jawab mama sambil berjalan kearah dapur.
" Baiklah, ayo Ren kita pergi " ajak ayah sambil memengang tangan ku dan membawa ku keluar rumah.
🔱🔱🔱
Aku merasaakan ada yang buruk atau kejadian yang tak inginkan di rumah langsung menarik baju ayah yang sedang berbincang dengan teman - teman nya. " Ayah ayo pulang, Rendi sudah mengantuk sekali " ucap ku masih terus menarik baju milik ayah.
" Baiklah, saya permisi pulang dulu ya tetua " ucap ayah kepada para kakek - kakek tua yang biasa di panggil tetua oleh ayah.
__ADS_1
Setiap perjalanan, aku merasakan ada yang buruk terhadap mama. Aku pun langsung mempercepat jalan ku.
" kerk.... " bunyi pintu yang di tiup angin malam. " Ayah ayo cepat masuk, ada yang terjadi sama mama " ucap ku sambil menyuruh ayahku masuk dulu . " Mama mu akan baik - baik saja, jadi tidak perlu ketukan sekali " ucap ayah menenangkan ku.
" Lihat itu ayah, adah darah yang masih hangat " ucap ku dengan nada sedikit meninggi dan menunjukan ceceran darah yang ada di permukaan lantai. Setelah aku menunjuk kearah darah yang masih hangat langsung di susul dengan teriakan mama yang begitu kencang. " Tolong...tolong " jerit mama dengan nada suara yang dari besar langsung mengecil.
Ayah yang takut akan terjadi sesuata sama mama langsung berlari masuk kedalam rumah. " Ayah itu si harimau bulu emas kenapa dia muncul lagi " ucap ku tak percaya karena kata seorang pendekar bahwa iblis satu ini sudah mati di tangannya.
" Pendektmar sialan, dia menipuku untuk mendapatkan 10 keping emas " ucap ayah dengan geram sebelum mengambil pedang yang sedang di pengang oleh patung yang bersayap emas. " Lepaskan istri ku makhluk bia** " bentak ayah ku sebelum mama menghembuskan nafas terakhirnya.
" Rendi cepat lari selamatkan dirimu, ayah akan melakukan penyerangan terhadap nya " seru ayah dengan lantang yang membuat ku langsung lari dengan cepat dan tak tau arah. Pikiran ku penuh dengan ketakutan.
" Kau ternyata ada disini " ucap suara serak dari balik batu, aku melihat tubuh yang di selimuti dengan bulu emas yang bercahay akibat cahaya bulan. " Jangan bunuh aku " ucap ku sambil terus berlari tanpa arah.
" Aduh " ucap ku saat kaki ku tersandung batu. " Kau tidak akan bisa lari lagi anak muda, kau akan ku antar ketempat orang tua mu sekarang " ucap harimau emas itu dengan tawa yang membuat ku takut setengah mati.
" Aku akan mencoba leher mu terlebih dahulu " ucapnya sambil memajukan kepalanya dengan gigi taring yang siap menusuk leherku.
" TOLONG... TOLONG... TOLONG.... " teriak ku sambil memejamkan mata ku.
__ADS_1
Rendi pov off
🔱🔱🔱
Saya ucap kan terima kasih banyak atas dukungan para pembaca semua. Mohon maaf kalau masih banyak :
1.Typo
2.kata - kata yang gak nyambung
Kata - kata kasar
4.kadang pun alurnya tidak menetap.
Saya minta maaf ya**.
__ADS_1