
Baginda raja sakit
...Jangan lupa ,like, komen, dan klik vavorit , karena semua itu gratis ya. Kecuali vote itu yang bayar dan ada juga yang gratis....
...Selamat membaca semua...
✒️✒️✒️
Hari demi hari kami lewati dengan mengerjakan misi tingkat S, A, dan B. Pendapat kami juga begitu besar ,yang sekarang mencangkup 10.000 keping emas.
" Pelayan " panggil Rendi kepada si pelayan wanita yang sedang mencatat makanan yang ingin di beli. " Iya ada apa tuan? "tanya si pelayan itu kepada Rendi. " Saya ingin memesan soda susu " ucap Rendi yang langsung di tulis di buku pesanan.
" Tunggu sebentar ya tuan " ucap sang pelayan sebelum melongos pergi dari hadapan kami.
" Kabar buruk, ada kabar buruk " ucap seorang laki - laki muda yang berlari dengan tergopoh - gopoh. " Ada apa adek ? " tanya kumala yang langsung keluar dari dalam ruangan nya.
" Baginda raja terkena racun, yabg sekarang masih terkapar di atas tempat tidur. Ini adalah selebaran yang di sebarkan oleh sang Ratu. Kita juga di suruh untuk mengumpul semua ahli penyembuh atau penetral racun dengan segera "
" Ratu juga menghadiahkan siapa saja yang dapat menyembuhkan penyakit Raja " ucapnya yang membuat ku sedikit semangat. " Kalian mau ikutan gak? " tanya ku yang langsung di balas anggukan oleh kedua adikku.
" Ayo berangkat " ucap ku sambil berjalan keluar dan tak lupa menaruh berapa keping perak sebagai pembayaran minuman dan makanan yang kami pesan.
" Kita baris yang paling belakang saja dulu " ucapku sambil celingak - celinguk. Semua yang berbaris adalah para tabib dan dewi penyembuh, walaupun ada Master juga.
Anak - anak yang seumuran kami berkisar 50 orang. " Hadiah yang di berikan yang mulia Ratu begitu besar apa bila kita menyembuhkan suaminya " ucap salah satu tabib ke tabib yang lain.
Panasnya terik mata hari ini kian berubah menjadi sedikit gelap. Malam akan menampakan dirinya dengan sendiri.
" Apa kalian adalah penyembuh " tanya salah satu penjaga gerbang dengan sigap menutup pintu masuk istana dengan tongkat yang runcing di bagian atas.
" Saya adalah ahli racun dan kedua ini adalah asisten pribadi saya " ucapku sambil menunjuk kearah Rendi dan juga Goro.
" Baiklah, karena kamu yang terakhir dan juga ahli racun. Kami semua akan mengawal mu, kami takut Raja kami kau racuni " ucanya sambil memanggil teman - tamannya yang lain.
__ADS_1
" Baiklah " jawabku sambil berjalan maju kedepan dengan di giring oleh 10 pengawal.
" Tok.. tok.. tok.. " sang pengawal mengetuk pintu dengan sedikit keras. " Masuk " jawab sang Ratu.
" Salam Ratu " ucapku sambil berlutut dan di ikuti semuanya. " Apakah kamu salah satu tabib yang datang? " tanya sang Ratu.
" Saya bukan tabib Ratu, saya adalah ahli racun. Kalau Ratu berkenan biar saya dan kedua asisten saya untuk memeriksa tubuh sang Raja " ucapku dengan lembut yang membuat sang Ratu sedikit mengeluarkan teringat.
" Yang mulia Ratu tidak perlu takut, saya kesini dengan niat baik. Kalau pun Ratu masih gelisah atau khawatir, Ratu boleh meminta para pengawal untuk melindungi Raja " ucapku lagi dengan nada yang begitu lembut.
" Baiklah, silahkan. Para pengawal tidak perlu masuk " ucap sang Ratu sambil memimpin jalan.
Saat aku melihat tubuh sang Raja yang begitu pucat dan terbaring dengan baik. " Saya periksa dulu keadaan sang Raja " ucapku sambil berjalan kearah Raja.
Ku letakkan kedua telapak tangan ku tepat di mana jantung nya berada. Ku pejamkan mata ku agar lebih mudah untuk mengetahui penyakit sang Raja.
" baiklah, saya sudah mengetahui penyakit sang Raja " ucapku yang membuat sang Ratu sedikit terkejut. " Macam mana keadaan suami saya ?" tanya sang Ratu sambil memengang kedua pundak ku.
" Yang mulia Raja terkena racun onlusion. Racun onlusion adalah racun pemakan organ manusia dan berhenti saluran darah. Racun ini juga dapat melahap habis elemen sang Raja " ucapku yang membuat sang Ratu terduduk lemah di lantai dengan guyuran air mata yang begitu deras.
" Adik, bukan kedua anak itu adalah asisten mu? " tanya sang Ratu. Aku pun langsung menjelaskan tentang kedua adikku dan nama grup ku.
" Darah iblis. Bukan nya grup itu yang berhasil membunuh iblis rubah ?" tanya nya lagi. " Iya, itulah kami. Kalau tidak percaya lihat lah ini " ucap ku sambil menyerah kan kartu identitas grup Darah Iblis.
" Rendi, Goro lindungi jantung dan inti elemen sang Raja selama 1 minggu, biar aku membuat kan penawaran nya!" titahku yang langsung di patuhi oleh kedua nya.
" Yang mulia Ratu, dimana letak kamar mandi milik pribadi sang Raja? " tanyaku yang membuat nya sedikit mengernyit tapi ia tetap mengantar kan aku kedalam kamar mandi milik sang Raja.
" Terima kasih Ratu, saya harap selama seminggu jangan berikan ada yang masuk kedalam kamar mandi ini dan mengintip " ujar ku.
" Baiklah, saya akan menyuruh beberapa pengawal untuk menjaga pintu kamar mandi " ucap sang Ratu sambil memanggil para pengawal.
" Saya mohon penjagaan yang ketat " ucapku sambil berjalan masuk kedalam kamar mandi. Lumayan besar tempat berendam sang Raja, lebih baik aku menyiap kan semua yang di perlukan.
__ADS_1
Aku pun langsung merendam senapan, lalu pergi keluar melewati jendela yang terbuat dari kaca yang begitu indah.
" Bahan pertama ialah bunga kongsu yang hidup di rawa - rawa " . Aku pun membaca bahan apa saja yang perlu ku cari.
Tempat pertama aku datangi ialah rawa - rawa untuk mencarik bunga kongsu.
Author pov on
Yang mulia Raja berbaring di tempat tidur miliknya. Yang mulia Raja juga di keliling oleh kedua anak laki - laki yang tak lain adalah Rendi dan goro. Dan 1 wanita paruh baca yang tak lain adalah sang Ratu yang sedari tadi mengelus kepada sang Raja.
" Kak Goro, Rendi akan melindungi hati dan inti elemen milik yang mulia Raja, kakak tolong bantu untuk mengalirkan darah agar wajah dan tubuh Raja berwarna lagi walaupun tidak sempurna, dan juga tulang agar tidak habis di makan oleh racun " ucap Rendi.
" Baik - baik " jawab Goro dengan lempeng. Sang Ratu yang mendengar kan perkataan Rendi dan Goro sedikit bingung.
Author pov end
🔱🔱🔱
Saya ucap kan terima kasih banyak atas dukungan para pembaca semua. Mohon maaf kalau masih banyak :
1.Typo
2.kata - kata yang gak nyambung
Kata - kata kasar
4.kadang pun alurnya tidak menetap.
Saya minta maaf ya.
__ADS_1
......SAMPAI JUMPA DI EPISODE SELANJUTNYA 👋👋👋......
SALAM SEJAHTERA SEMUA