Aku Mewarisi Darah Ibu Ku

Aku Mewarisi Darah Ibu Ku
Api hitam


__ADS_3

Api hitam


Jangan lupa ,like, komen, dan klik vavorit , karena semua itu gratis ya. Kecuali vote itu yang bayar dan ada juga yang gratis.


Selamat membaca semua


✒️✒️✒️


Author pov on


Putri Elsa dan pendekar Jetsu telah berada di area petarung. "Murid mohon bimbingannya guru" ucap putri Elsa sambil membungkuk kan badan.


"Tunjukan kemampuan murid, jangan membuat gurumu ini kecewa" ujar pendekar Jetsu membuat putri Elsa tersenyum sekilas sebelum api yang berwarna merah menyelubunginya.


Api yang tadinya berwarna mereh ini kian berubah menjadi biru. Pendekar Jetsu yang melihatnya hanya tersenyum sekilah lalu mengubah api yang menyelubungi dirinya menjadi warna putih.


Api biru yang menyelubungi tubuh putri Elsa kian berubah menjadi putih. Tak lama kemudian api putih itu berubah menjadi apu yang berwarna hitam membuat senyuman di wajah pendekar Jetsu menghilang.


Note: "Api yang berwarna hitam ialah api yang paling terpanas. Api berwarna hitam menduduki tingkat pertama dari semua api. Api yang berwarna putih menduduki tingkat kedua setelah api berwarna hitam".


Note: "Api yang paling rendah ialah api yang memiliki warna oren ( api pada umumnya). Api ini tidak terlalu panas ( Panasnya cuman di dunia nyata 😅😅😅)".


"Ayo kita mulai" ucap pendekar Jetsu yang di balas anggukan oleh putri Elsa. Putri Elsa langsung melesat menuju pendekar Jetsu.


Tapak api mulai bertemu membuat suhu di sekitar menajadi lebih panas. Panasnya api berwarna hitam mulai menyeruak membuat suhu di sekitar menajadi lebih panas.


"Kakanda" panggil duo A ( Anan dan Adri maksudnya ) yang langsung di balas anggukan oleh pangeran Wiliam. Air mulai membasahi tubuh kedua pangeran.


Karena suhunya yang begitu panas, air yang membasahi tubuh kedua pangeran lantas hilang bak di telan udara. Keringat mulai menggucur dengan deras di tubuh mereka.


***


"Tunjukan kemampuan mu" ucap pendekar Jetsu yang langsung di balas anggukan oleh putri Elsa. Putri Elsa langsung menyerang pendekar Jetsu dengan tangan kosong yang di baluti dengan api hitam.

__ADS_1


"Tapak, logam" ucap putri Elsa sambil menyerang dada pendekar Jetsu dengan tapak tanganya. Serangan tapak lantas mengenai dada bidang milik pendekar Jetsu.


Logam - logam api langsung mengikat tubuh pendekar Jetsu dengan kuat membuat pendekar Jetsu tersenyum simpul lalu memecahkan logam api yang menempel pada wujud arwahnya.


"Tornado api" ucap pendekar Jetsu yang membuat pusaran api yang begitu besar membuat udara di gurun itu menajdi tambah panas. "Cih" decihan kecil keluar dari mulut sang putri.


Tongkat api yang berada di pinggang kanannya kini berubah menjadi cambuk api. Putri Elsa langsung mencambuk tornada apu sebanyak tiga kali.


Tornado api itu lantas menghilang bak di telan udara. "Baikalah, kalau kau mau bermain dengan senjata" ujar pendekar Jetsu sambil memegang palu yang begitu besar.


Berat dari palu itu berkisar 1. 000. 000. 000. 000 kg. Senjata yang begitu berat, tapi tidak dengan pendekar Jetsu, palu yang begitu berat di pengang dengan santai seperti memegang palu kecil.


Kedua lawan langsung melesat dengan cepat tinggi. Kedua senjata langit atau senjata legenda mulai beradu mengakibatkan ledakan yang amat besar.


Walaupun ledakan yang begitu dahsyat yang di timbulkan tidak membuat dua lawan mundur selankah pun. Mereka saling beradu kekuatan dengan dahsyat. Kekuatan mereka hampir naik ketingkat tertinggi.


Cambuk api mulai melilit tubuh arwah milik pendekar Jetsu, dan menariknya agar dekat dengan putri Elsa.


Palu besar langsung di ayunkan di udara dan ingin menghantam tubuh mungil putri Elsa. Putri Elsa yang memiliki kecepatan yang begitu gesit langsung berkelelabat menghindari palu besar itu.


Palu yang tadinya begitu besar malah bertambah besar mencapai bobotnya 1. 000.000.000.000.000 kg. Palu dengan bobot seberat itu tak mungkin bisa di angkat dengan orang yang biasa atau orang yang berkemampuan biasa sahaja.


Putri Elsa yang melihatnya lantas memanjangkan tali cambuknya mencapai 3.000.000.000.000 meter. Cambuk api mulai di mainkan dengan putri Elsa, begitu pula dengan palu milik pendekar Jetsu.


Kedua senjata mulai beradu yang membuat gempa yang amat dahsyatnya. Membuat beberapa bangunan yang tak berpenghuni hancur lebur menjadi tanah.


Tidak sampai di situ sahaja. 30.000 prajurit api milik putri Elsa, mulai menyerang pendekar jetsu dengan membabi buta dan juga brutal. Pendekar Jetsu yang mulai kelelahan, langsung menciptakan 40.000 predator kelas tinggi.


Predator itu langsung menyerang prajurit api milik putri Elsa. Prajurit api dikit demi sedikit bak di telan udara. Putri Elsa yang melihatnya hanya berdecih sambil mengibaskan cambuknya ketanah yang mengakibatkan tanah bergetar dengan hebat.


Dari dalam tanah keluarlah beribu - ribu ular piton. Kawanan ular piton itu langsung melilit dan menggigit para predator milik pendekar Jetsu.


Kawanan predator hilang sedikit demi sediki yang membuat pendekar Jetsu mengayunkan palu besar nya menuju arah kawanan para piton, para piton yang terkena palu itu langsung menghilang dalam seketika.

__ADS_1


Putri Elsa yang melihatnya langsung menyerang pendekar Jetsu dengan cambuk yang ada di tanganya. Tangan kanan milik putri Elsa menyentuh tanah lalu berkata "gerbang kelima phoenix api".


Phoenix api langsung keluar dari dalam perut bumi. Sayap yang di kepakan mebuat udara di sekitar menajadi lebih panas dari yang tadi. Putri Elsa langsung berkelelabat naik keatas punggung phoenix api.


Phoenix api langsung melesat dengan cepat mengelilingi pendekar Jetsu, putri Elsa yang ada di atas punggu Phoenix lantas mengibaskan cambuknya kearah pendekar Jetsu.


Pendekar Jetsu yang masih tenang langsung duduk bersila. Tidak lama kemudia langit berubah menjadi hitam pekat, udara tambah panas.


Dari langit keluar lah seokor Predator dengan tubuh yang begitu besar. Dengan cepat pendekar Jetsu telah berada di atas punggu sang Predator.


"Ayo kita lanjutkan" ajak pendekar Jetsu yang langsung melempar palunya yang begitu besar menuju putri Elsa, putri Elsa yang reflek langsung menghindari palu raksasa itu.


Palu yang tadinta terbang menuju putri Elsa kini kembali ke-tangan sang pemiliknya yang tak lain dan bukan ialah pendekar Jetsu. Putri Elsa yang melihatnya hanya dapat menelan salivanya.


Tidak sampai di situ sahaja, pendekar Jetsu melempar lagi palunya sambil bergerak dengan cepat. Tunggangan milik pendekar Jetsu kini telah berubah menjadi sarung tangan yang memiliki kemampuan yang amat dahsyatnya.


Author pov end


🔱🔱🔱


Saya ucap kan terima kasih banyak atas dukungan para pembaca semua. Mohon maaf kalau masih banyak :


1.Typo


2.kata - kata yang gak nyambung



Kata - kata kasar


4.kadang pun alurnya tidak menetap.


__ADS_1


Saya minta maaf ya..


__ADS_2