Aku Mewarisi Darah Ibu Ku

Aku Mewarisi Darah Ibu Ku
Belajar ilmu pedang #6


__ADS_3

Jangan lupa ,like, komen, dan klik vavorit , karena semua itu gratis ya. Kecuali vote itu yang bayar dan ada juga yang gratis.


Selamat membaca semua


🔱🔱🔱


Ternyata ilmu pedang auman harimau di bantu dengan tenaga dalam, tenaga dalam di ubah menjadi auman harimau yang sangat keras, aku yang mendengar kan nya langsung menutup telinga ku dengan begitu rapat, tapi hasil nya nihil aku masih dapat mendengarkan nya dengan jelas. " Salurkan tenaga dalam kamu di kedua kuping mu " ucap pendekar Namaka .


Aku pun langsung menyalurkan tenaga dalam kedua telinga ku, walaupun sudah tidak terdengar lagi auman itu masih berdengung dalam pikiran ku, auman itu terus menerus menyerang bagian kepala ku dengan brutal , ' sepertinya auman harimau ini dapat membunuh orang dengan perlahan mengunakan tenaga dalam yang masuk melewati telinga.


Aku pun langsung jatuh ketanah yang sedikit lembab. Dikit demi sedikit mataku mulai terpejam, sebelum aku menutup mata ku secara keseluruhan aku melihat nenek menghampiri ku dengan begitu sigap.


🔱🔱🔱


Aku mulai membuka mataku dikit demi sedikit karena masih merasakan pusing yang sangat sakit. " Jangan bangun dulu. Biar nenek periksa keadaan mu " ucap nenekku dengan tangan mencegah pergerakan ku yang ingin bangun.


" Huh... untung tidak kena saraf mu " ucap nenek ku sembari menghembuskan nafas secara kasar. " Coba kamu alirkan tenaga dalam kamu di seluruh bagian kepala " perintah nenek ku yang langsung ku laksanakan.

__ADS_1


Aku pun langsung mengalir kan tenaga dalam dengan jumlah 30% dari seluruh tenaga dalam ku. " Kamu memiliki tenaga dalam yang amat banyak, kamu bisa mengunakan nya untuk membantu orang lain dalam metode penyembuhan. Metode penyembuhan akan nenek ajarkan setelah kamu bisa mengunakan 500 seni pedang " ucap nenek ku dan hanya kubalas anggukan sahaja.


" Apakah sudah tidak sakit lagi ?" tanya nenek ku dan kubalas " sudah baik - an nenek, ayo kita lanjutkan latihan nya ".


Aku pun langsung bangun dari tempat duduk bambu yang di buat nenek. " Ayo tunjukan auman harimau mu, apakah lebih keras dari punya nenek " ucap nenek ky seraya ketawa kecil.


" Auman harimau " ucap ku dengan lantang yang langsung di susul dengan auman harimau yang membuat keadaan sekitar mengelegar. " Bisa mati kedua kalinya aku ini kalau dengan auman bocah ini " ucap pendekar Namaka seraya mengerang kesakitan.


Aku dapat melihat pendekar Namaka menyerap sebagian besar dari tenaga dalam ku. " Untung dapat menyerap tenaga dalam anak ini, kalau tidak bisa - bisa aku tidak dapat mengunakan kemampuan ku lagi " ucap pendekar Namaka sambil mengelap kening nya.


" Kamu di sini saja, biar nenek lihat " ucap nenek ku sambil bergerak dengan begitu cepat kearah semak belukar. " Lah, ada iblis level 5 yang telah mati akibat auman harimau milik cucuku " ucap nenek ku tapi masih dapat ku dengar.


Aku pun langsung pergi ketempat nenek ku berada. " Kok ada iblis di sini, tapi mereka sudah mati semua " ucap ku sedikit terkejut dengan apa yang ku lihat.


" Itu gara - gara auman harimau mau yang cukup keras, mereka seperti hanya ingin mendapat kan mangsa, tanpa di ketahui mereka mati disini " ucap pendekar Namaka dengan tawa kecilnya.


🔱🔱🔱

__ADS_1


**Saya ucap kan terima kasih banyak atas dukungan para pembaca semua. Mohon maaf kalau masih banyak :


1.Typo


2.kata - kata yang gak nyambung



Kata - kata kasar


4.kadang pun alurnya tidak menetap.


Saya minta maaf ya.



Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci ramadan**

__ADS_1


__ADS_2