Aku Mewarisi Darah Ibu Ku

Aku Mewarisi Darah Ibu Ku
Kematian harimau emas


__ADS_3

Kematian harimau emas


...Jangan lupa ,like, komen, dan klik vavorit , karena semua itu gratis ya. Kecuali vote itu yang bayar dan ada juga yang gratis....


...Selamat membaca semua...


✒️✒️✒️****


Sekarang jarum - jarum racun yang ku buat sekarang menancap tepat di dada Harimau emas. Dengan bantuan tenaga dalam jarum - jarum itu melesat bagaikan kilat dan tepat berhenti di jantung.


" Aaaaaaaarrrrrrrrrrggggggggggg " suara bergelegar kencang yang membuat anak laki yang sedang meringkuk ketakutan membuka matanya dikit demi sedikit. Aku pun langsung dapat melihat matanya yang sembab seperti habis menangis.


Aku yang ingin cepat - cepat menyelasaikan misi dari nenek langsung menebas kepalanya dan juga menguliti kulitnya sampai habis yang sekarang meninggalkan danging yang sudah menghitam.


" Oh ya, intinya hampir lupa " ucap ku sambil memasukan tangan ku kedalam tubuh harimau emas yang sudah tergeletak tak bernyawa lagi. " Kok malah ada jarum racun ku yang menempel " ucap ku bingung sambil menarik satu demi satu jarum yang telah tertancap.

__ADS_1


" Sekarang tugas ku udah selesai, tapi baju ku sekarang penuh dengan darah apa balik ke penginapan saja ya?? " tanya ku binggung terhadap diri sendiri sampai tidak menyadari bahwa sejak sedari tadi ada anak yang ketakutan.


Aku pun langsung melangkah kaki ku dengan cepat karena agar tidak di ketahui oleh para penduduk. Baru 5 langkah aku berjalan ada yang memanggil ku dengan suara yang sedikit serak dan aku juga mendengar suara seretan.


" Kakak, tunggu... Kakak tunggu... " teriak anak itu sedari tadi yang membuat ku berhenti bergerak dan langsung menoleh kearah belakang. Seorang anak yang tak terlalu pendek tapu kalau di ukur dengan tubuh ku hanya beda 15 cm, anak ini juga memiliki paras wajah yang begitu tampan, hindung nya juga sedikit memerah karena menangis.


Aku yang merasa kasihan terhadap anak itu langsung berjalan mendekatinya. " Hallo nama kamu siapa ???" tanya ku lembut. " Nama saya Rendi kak " jawabnya langsung.


" Kamu tinggal di mana, ayo kakak antar " ucap ku tak kalah lembut dari kata yang pertama kali aku lontar kan ke Rendi. " Rendi tinggal di ujung sana kak, tapi Rendi gak mau tinggal sendirian " jawab Rendi dengan wajah sedih.


' Dia seperti ku juga di tinggalkan kedua orang tua karena para iblis baji*** itu '. " Sekarang kamu mau tinggal dimana, apakah kamu memiliki saudara yang tinggal di desa ini juga?? " yang langsung di jawab gelengan kepala oleh Rendi.


" Kalau boleh Rendi mau tinggal sama kakak aja belajar ilmu elemen api dan membalaskan dendam kedua orang tau " Jawab Rendi dengan antusias . Yang membuat ku sedikit tersenyum.


🔱🔱🔱

__ADS_1


Saya ucap kan terima kasih banyak atas dukungan para pembaca semua. Mohon maaf kalau masih banyak :


1.Typo


2.kata - kata yang gak nyambung



Kata - kata kasar


4.kadang pun alurnya tidak menetap.



Saya minta maaf ya

__ADS_1


__ADS_2