
Ibunda di angkat menjadi Dewi Agung#3
Jangan lupa ,like, komen, dan klik vavorit , karena semua itu gratis ya. Kecuali vote itu yang bayar dan ada juga yang gratis.
Selamat membaca semua
✒️✒️✒️
" Kak Basir, nanti kakak aja yang minta sama mereka ya " ucap Goro sambil menunjuk para pengeran dan putri. " Baiklah " ucap ku sambil berjalan menuju mereka yang asik berbincang - bicang.
" Salam hormat pangeran dan putri " ucap ku sambil berlutut kehadapan mereka. " Bangun lah adik, kamu tak perlu melakukan itu " ucap Pangeran Wiliam. Aku pun langsung bangkit dari berlutut ku.
" Ada apa dik kesini? " tanya Pangeran Wiliam kepada ku. " Apakah mama Dita boleh meminjam senjata kalian " pintaku kepada mereka yang langsung menoleh sama lain.
" Baiklah ini " ucap Pangeran Andri sambil memberikan senjata muliknya. " Terima kasih banyak telah mau meminjamkan senjata kalian kepada mama Dita " ucap ku sambil mengantar kelima senjata ke - alam para roh.
" Ini ma senjatanya milik para pengeran dan putri " ucap ku sambil menyerahkan kelima senjata. " Terima kasih banyak anak ku, kamu kembali lah ke - jasad mu, sebelum jasad mu di ambil lain dengan roh lain " ucap mama.
Aku pun langsung masuk kedalam jasad ku. " Ayo kita pergi ketempat pengangkatan ibunda kalian " ajak Dewi Agung sambil berjalan menuju suatu tempat yang begitu indah bagi mereka.
" Ada yang lebih indah dari ini padahal " batinku. Kami pun langsung menunggu di dalam ruangan itu. Ruangan itu di penuhi oleh para Dewi dengan gaun hijau yang di hiasi. Pakaian mereka begitu indah bagiku dan keluarga ku.
Dewi Agung pun lantas menghilang dan hanya meninggalkan sepucuk bunga mawar. Tak selang lama, Dewi Agung datang bersama ibunda dengan pakaian yang begitu indah .
Mata kami semua lantas tertuju kepada ibunda yang Jalan dengan anggun nya. " Salam hormat Dewi Agung " ucap mereka bersamaan sambil berlutut. Kami yang tak mengerti hanya mengikuti mereka.
Ibunda lantas berjalan kearah kami. " Ibunda " teriak kedua putrinya sambil berlari kearah nya. Kedua putrinya lantas memeluk ibundanya dengan erat seolah melepas kerinduan yang amat panjang.
" Macam mana keadaan kalian ?" tanya ibunda sambil berjalan kearah kami. " Keadaan kami baik - baik saja ibunda, kami banyak belajar dengan mama Dita " ucap Putri Zaskia sambil tersenyum manis.
" Iya ibunda, wiliam aja sekarang sudah ahli menggunakan elemen air " ucap kakanda Wiliam sambil memadatkan air menjadi hewan kumbang yang kecil.
__ADS_1
" Ini Zaskia, cantik kan " ucap Wiliam sambil mengerakan kumbang air itu dengan tenaga dalam. " Gyyaaaaaahhhhh " teriak Putri Zaskia yang membuat telinga kami sakit.
Kami pun langsung menutup kami. " Heh Wiliam, jangan gitu sama adikmu !" marah ayahanda yang membuat Wiliam tertawa kecil, Putri Zaskia lantas mematutkan wajahnya.
" Ayo lewat sini tuan - tuan " ucap salah satu Dewi sambil berjalan menuju suatu tempat yang tak lain ialah tempat menganti pakaian.
Pria dan wanita langsung berpisah antara satu kamar, walaupun saling bersebelahan. Kami semua pun lantas menganti pakaian menjadi baju yang berwarna hijau pekat.
" Baju kita kok gak ada bunga nya? " tanya kakanda Anan dengan polos nya yang membuat kakanda Andri langsung menoyor kepala kakanda Anan. " Kita ini pria bukan wanita, kalau mau ada hiasan bunga ada di kamar sebelah " ucap kakanda Andri sambil berjalan keluar.
Kakanda Anan lantas mengaruk kepalanya yang tak gatal. Ayahanda hanya tersenyum simpul saat melihat kelakuan anak kembarnya. Kami semua pun lantas keluar dari kamar ganti pakaian.
" Pangeran Goro macam mana pakaian ku apakah bagus " tanya Putri Zaskia yang membuat aku dan Rendi tersenyum , dan sambil sengol - sengolan.
" Bagus kok, wajah kamu aja tambah cantik dengan pakaian itu " ucap Goro dengan wajahnya yang sudah memerah. Putri Zaskia lantas tersenyum dan membuat wajah nya merona kemerahan.
" Hahahahhaha " tawa kami lantas mengelegar yang langsung membuat Goro dan Putri Zaskia malu dan langsung jalan menuju tempat pengangkatan ibunda menjadi Dewi Agung.
Kami semua pun lantas mengikuti mereka menuju ketempat pengangkatan ibunda. Kami juga saling berbincang - bincang masalah seputar alam para Dewi Alam.
Ibunda pun lantas duduk di singgasana yang di dampingi dengan Dewi Agung dan Dewi lanjar. Dewi Agung lantas berpindah menuju kebelakang singgasana ibunda tempati.
Dewi Agung pun langsung menyentuh kepala ibunda. Pancaran aura kehijauan lantas menerangi seluruh ruangan ini. "Aaarrrggg " ibunda lantas meringis sedikit sambil memegang kepalanya yang terasa begitu sakit.
Tubuh ibunda lantas di balut dengan aura hijau yang begitu indah. Kami semua pun menutup mata agar tidak terkena pancaran silauan aura hijau. Aku dapat merasakan aura hijau tadi lantas menyelubingi tubuh kami.
Tubuhku menjadi lebih bugar dan semangat. Rambut ku pun basah akibat aura hijau itu. Bekas luka yang ada di sekujur tubuhku langsung menghilang dengan sendirinya.
Pancaran aura itu mulai menghilang dengan sendirinya. " Sekarang buka lah mata kalian ! " ucap Dewi Agung .
Ibunda begitu cantik dan menawan dengan elegan nya duduk di singgasana. " Apakah itu istriku " tanya ayahanda yang terpukau dengan kecantikan ibunda yang bertambah cantik.
__ADS_1
" Bukan yah " ucap Putri Elsa dengan sewot kepada ayahanda yang langsung mendapatkan ketukan di kepalanya. Kami ber - tujuh pun langsung tertawa.
Ibunda pun tersenyum di atas singgasana nya. " Salam hormat kami kepada Dewi Agung yang baru " ucap semua dewi sambil membungkuk kan sedikit badanya.
Kami pun langsung mengikuti para Dewi untuk memberi salam hormat kepada ibunda. Ibunda yang melihat kami hanya tersenyum yang langsung menampakkan giginya yang putih.
Acara pengangkatan Dewi Agung telah usai, sekarang ialah acara yang kami tunggu - tunggu yaitu acara makan - makan. Di meja telah penuh dengan berbagai ragam makanan yang mengunggah selera siapa saja yang melihat.
"Ayo semuanya, silahkan santap makanan apa saja yang ada di depan kalian. Jangan sungkan - sungkan " ujar Dewi Agung yang baru.
Kami semua langsung menyantap makanan apa saha yang ada dengan lahap. Makanan demi makanan mulai habis sampai makanan yang di meja telah hilang di telan mulut 😂😂😂.
Kami yang sebagai keluarga ibunda di ajak di sebuah tempat yang begitu luas dan indah.
🔱🔱🔱
Saya ucap kan terima kasih banyak atas dukungan para pembaca semua. Mohon maaf kalau masih banyak :
1.Typo
2.kata - kata yang gak nyambung
Kata - kata kasar
4.kadang pun alurnya tidak menetap.
Saya minta maaf ya.
__ADS_1
SAMPAI JUMPA DI EPISODE SELANJUTNYA SEMUA. Saya juga minta maaf karena keterlambatan untuk up nya. Novel ini tidak setiap hari up nya ,kadang selang - seling beberapa hari. 🙏🙏🙏
Semoga kalian semua tidak kecewa ya 🙏🙏🙏