
Kedekatan Rendi dan nenek
...Jangan lupa ,like, komen, dan klik vavorit , karena semua itu gratis ya. Kecuali vote itu yang bayar dan ada juga yang gratis....
...Selamat membaca semua...
✒️✒️✒️
Selang beberapa saat aku Dan Rendi sudah sampai di depan rumah , di depan rumah sudah menampakkan nenek yang sedang membuat cakarab besi.
" NENEK.... " teriak Rendi yang langsung lari kearah Rendi. Saat sudah dekat nenek membuka lebar tangan nya agar Rendi dapat di peluk. " Rendi kok kamu ikut sama Basir??? " tanya nenek sambil memangku Rendi dan meninggal kan kerjaannya. " Rendi ikut kak Basir karena ayah sama mama sudah tidak ada lagi, mama sama ayah sudah tiada di tangan si iblis licik itu " jawab Rendi denhan mimik wajah sedih .
" Basir kesini " panggil nenek ku. Aku pun langsung berjalan gontai kearah nenek yang asik bercanda riang bersama Rendi. " Kenalin Rendi ini Anak murid nenek yang bernama Rendi ursine " ucap nenek ku.
" Jadi Tuan andre adalah murid nenek " ucap ku tak percaya tapi langsung di balas anggukan oleh nenek. " Hewan Kancuro masih ada apa gak Ren??? " Tanya nenek yang di balas anggukan oleh Rendi sambil menunjukan Kelinci dengan warna bulu putih tapi yang aneh ada gambar api yang berwarna biru di kedua telinganya.
__ADS_1
" Tubuh Kancuro kok kurus banget apa gak di kasih makan sama Andre??? " tanya nenek lagi yang langsung di jawab oleh Rendi " Setiap hari ayah memberinya makanan, kalau ayah lupa Rendi yang memberikannya nya makan " ucap Rendi yang asik mengendong Kelinci yang ku anggap sedikit aneh.
" Oh ya nek, ini kulit dan kepala harimau emas nya " ucap ku sambil mengeluar kan kulit emas, kepala, dan juga kristal inti dari si iblis. " Oh bagus. Kamu bunuh pakai apa harimau ini??? " tanya nenek ku sambil memperhatikan kepala, kulit dan kristal harimau emas.
" Pakai jarum ini nek " ucap ku sambil menyerah kan 45 jarum racun yang kubuat.
" Sreeekkkk " Bunyu selebaran jatuh saat aku memberikan jarum racun. " Kamu ini belum apa - apa udah kamu kasih jarum yang penuh racun ini " ucap nenek dan kubalas senyuman saja, aku pun langsung mengambil selebaran yang terjatuh tadi.
" Oh ya nek, ini ada selebaran, akan ada pembukaan sekolah pemburu iblis di kekaisaran Tenju. Di sini tertulis pembukaan akan di lakukan pada bulan pushin yang menandakan masih ada 3 bulan lagi untuk berlatih " ucap ku sambil membaca selebaran yang ku ketemui saat di penginapan.
" Rendi apakah kamu ingin masuk ke sekolah pemburu iblis juga? " tanya nenek kepada Rendi yang asik bermain dengan hewan astral nya. " Mau nek, mau. Tapi Rendi hanya baru membuka 3 gerbang saja dan tenaga dalam Rendi tak sebanyak milik kakak " ucap nya tampak sedih.
" Nenek akan membantu mu untuk membuka gerbang dengan mudah seperti ayah mu. Kalau soal tenaga dalam kamu tidak perlu takut, semua akan nenek urus " ucap nenek sambil mengelus kepala Rendi.
" Ya sudah kalain berdua pergi mandi lalu tidur bersama ya. Besok akan kita mulai latihan 3 bulan " ucap nenek ku dan kami balas anggukan.
__ADS_1
🔱🔱🔱
Saya ucap kan terima kasih banyak atas dukungan para pembaca semua. Mohon maaf kalau masih banyak :
1.Typo
2.kata - kata yang gak nyambung
Kata - kata kasar
4.kadang pun alurnya tidak menetap.
__ADS_1
Saya minta maaf ya**.