
Ibunda Ratu di angkat menjadi Dewi Agung
Jangan lupa ,like, komen, dan klik vavorit , karena semua itu gratis ya. Kecuali vote itu yang bayar dan ada juga yang gratis.
Selamat membaca semua
✒️✒️✒️
ibunda Ratu pov on
Aku di bawa oleh Dewi Alam di taman yang begitu indah, taman itu di penuhi dengan bunga yang mengeluarkan harum yang begitu menyerbak. " Tempat ini begitu indah dan harum " ujar ku sambil celingak - celinguk di sekeliling taman.
" Ayo nak, mari kesini " panggil seorang wanita yang langsung ku kenal. Aku langsung berlari ke pelukan wanita itu. " Mama, kenapa mama pergi dari kehidupan anak mu ini " ucapku dengan tangisan yang pecah.
Air mata terus mengucur deras di pipiku. " Maaf kan mama nak, mama harus menjaga keseimbangan alam, agar tidak terjadi bencana yang tak di ingin kan " ujar mama sambil memeluk dengan lembut.
Air mata tak dapat di bendung lagi oleh mama, air matanya langsung tumpah ruah di pundakku.
" Yang mulia , sekarang saatnya untuk mengangkat anak anda menjadi Dewi Agung " ujar Dewi Alam yang senantiasa di samping ku.
" Baiklah, ayo nak " ucap mama sambil menarik tangan ku menuju suatu tempat yang begitu indah. Di dalam ruangan itu ada ratusan wanita yang memakai gaun yang begitu indah.
Gauh itu berwarna hijau dan di hiasi dengan bunga yang begitu indah. " Hormat kami kepada Dewi Agung " ucap mereka seraya bersamaan sambil berlutut kehadapan mama.
"Salam harmat Dewi " ucap seorang wanita sambil berlutut kehadapan ku. " Bangun lah " ucap mama kepada wanita itu sambil tersenyum manis.
" Ayo Dewi, waktu sudah tak lama lagi " ucap wanita itu yang langsung di balas anggukan oleh mama. Aku langsung di bawa sebuah taman yang di tengah taman itu ada sebuah danau yang begitu indah.
" Ini danau apa ma, ini begitu indah " ucap ku takjub kala melihat danau yang begitu indah, di danau itu juga ada bunga lotus yang sudah bermekaran.
" Ayo masuk kedalam danau itu !" titah mama yang langsung ku laksanakan. Aku langsung menenggelamkan kaki lalu tubuh dan akhirnya kepala. Air yang tadinya berwarna jernih ini malah menjadi hijau.
Warna hijau begitu identik dengan alam yang segar. Aku merasakan ada sesuatu di dadaku yang bergejolak, rasanya begitu nyaman tapi sedikit sakit . Karena benda itu seolah mengores organ dalam milik ku.
__ADS_1
" Aarrrgggg " erangan keluar dari mulut ku walaupun tidak terlalu keras tapi masih dapat di dengar oleh orang yang di samping. " Tahan ini sedikit sakit tapi mama yakin kamu pasti bisa " ujat mama menyemangati dari luar danau.
Aku mulai mengigit bibirku sampai mengeluarkan darah. Benda yang tadinya masih terkontrol ini menjadi liar, benda ini seolah menyedot seluruh darahku.
Tubuhku lantas berubah menjadi pucat. Mataku mulai terpejam dengan sendiri nya. " Sakit " ucapku lirih sebelum aku pingsan di dalam danau yang berwarna hijau ini.
***
"Uhuk... uhukk... " aku terus terbatuk - batuk sampai mengeluarkan cairan hitam pekat dari mulut ku. " Hoekk... hoekk " seketika aku langsung mengeluarkan isi perut ku.
Isi perut yang aku keluarkan bukan makanan lebih tepatnya darah yang menggumpal dan keras. " hah, huh, hah, huh " nafas ku tersenggal - senggal. Tubuh ku begitu lemas.
" Mama sakit, sakit ma " ujar ky lirih saat melihat mama di hadapanku. Mama pun lantas tersenyum manis. " Yang sabar ya, tahan dulu untuk beberapa hari " ucap mama sambil meletakkan tangannya di atas dadaku.
Ia lantas menutup matanya. Kedua telapak tangannya pun lantas mengeluarkan aura kehijauan. Aura itu langsung merembes masuk kedalam tubuh ku. Warna kulit yang tadinya memucat kini telah berwarna walaupun sedikit .
Aliran darah yang berhenti sejenak ini lantas bergerak dengan cepat, jantungku memompa dengan vwgury cepat yang membuat seluruh tubuhku di aliri dengan darah.
Aku pun sudah bisa bernafas seperti biasa lagi tanpa tersenggal - senggal. " Selesai, kamu berbaring aja di sini sampai kamu sembuh total " ucap mama sambil berjalan keluar ruangan.
" Apakah itu aku? " tanya ku kepada diriku sendiri dengan jaru telunjuk tepat di dada. " Tadi mama di panggil Dewi Agung kan? " tanya ku lagi pada diri sendiri.
Kepala ku seketika sakit luar biasa. " Sakit, apakah ini karena aku terlalu banyak pikir ya? " tanya ku lirih sebelum aku tidur.
3 hari telah aku lewati dengan berbaring sahaja. Aku sama sekali tidak merasakan lapar.
Pintu di buka dengan lebar yang langsung menampakkan mama dan para Dewi yang senantiasa berada di belakang mama.
" Bagaimana keadaan kamu, apa sudah ada enakan? " tanya mama yang langsung ku balas anggukan.
" Dewi lanjar, tolong beri tahu Basir, ibundanya akan berada disini untuk beberapa hari kedepan. Takutnya mereka mencarinya!" titah mama kepada Dewi yang ada di samping mama.
" Baik Dewi " ujar nya sambil membungkuk sedikit badan lalu pergi hilang dari hadapan kami. Aku langsung tertegun saat melihat mama membawa baju yang begitu indah di mataku.
__ADS_1
" Ayo sini biar mama pakai kan baju , lalu menyisir rambut kamu. Saat kala kamu masih kecil " panggil mama yang membuatku beranjak dari tempat tidur yang begitu nyaman.
Aku langsung di mandikan di mana kala dulu aku di mandikan dengan mama . Mama setiap hari mengerus ku dengan baik, aku yang sifatnya begitu manjak hanya di balas senyuman oleh mama.
Mama juga bersenandung saat aku sedan di sisir, suara mama begitu indah, tidak ada yang dapat mengalahkan suara mama yang begitu indaj. Senandung itu begitu indah.
Aku langsung teringat saat dulu aku sakit demam, aku tidak dapat tidur. Mama mulai bersenandung di saat itu, aku yang tidak mau tidur langsung terlelap di pangkuan mama.
Memori lama yang begitu menyenangkan saat bersama mama kini menanyangkan kisah itu, aku begitu senang karena masih bisa bertemu mama.
****
" Ayo " ajak mama sambil mengulurkan tangan yang langsung ku jabat, aku langsung ikut keluar ruangan. Aku dapat melihat banyak orang tapi aky hanya terpaku saat ada segerombolan orang yang ku kenal.
Kedua putri ku lantas berlari menuju ku, kedua putri ku langsung memeluk dengan erat. " Ibunda kemana saja?. Bunda sudah lama pergi tau !" ucap kedua putri yang hanya ku balas senyuman.
Ibunda Ratu pov end
🔱🔱🔱
Saya ucap kan terima kasih banyak atas dukungan para pembaca semua. Mohon maaf kalau masih banyak :
1.Typo
2.kata - kata yang gak nyambung
Kata - kata kasar
4.kadang pun alurnya tidak menetap.
__ADS_1
Saya minta maaf ya.