Aku Mewarisi Darah Ibu Ku

Aku Mewarisi Darah Ibu Ku
BUKU RACUN TRANTULA


__ADS_3

Buku racun trantula


******Jangan lupa ,like, komen, dan klik vavorit , karena semua itu gratis ya. Kecuali vote itu yang bayar dan ada juga yang gratis.


Selamat membaca semua


✒️✒️✒️****


" Buku racun apa ini Pendekar Namaka??? " tanya ku kepada pendekar Namaka. " Itu racun yang di gunakan untuk membunuh musuh di dalam medan pertempuran dan juga melakuakn misi pembunuhan ".


"Kalau di medan perang biasa pedang akan di rendam semalaman di dalam racun hewan atau tumbuhan. Ada pun selama seminggu agar pedang dapat menyerap banyak racun " aku pun hanya mengangguk saat mendengar penjelasan pendekar Namaka.


Aku pun langsung membuka halaman demi halaman, buku ini di bagi menjadi dua racun, yang pertama adalah racun hewan atau binatang, yang kedua adalah racun tumbuhan. " Coba ah bikin 1 racun " ucap ku sambil beranjak dari tempat tidur.


" Jangan sampai di serang sama hewan beracun " ejek Pendekar Namaka tertawa bebas. " Gak akan, palingan racun nya ku minum " ucap ku entang.


"Alah banyak kali bicara mu, ayok cepat aku mau lihat alam sekitar biasanya terkurung dalam danau dan rumah " ucap pendekar Namaka yang membuat ku langsung beranjak dari tempat tidur.

__ADS_1


🔱🔱🔱


" Sudah sampai, kita cari hewan apa tumbuhan berancun ya??? " Tanya ku kepada pendekar Namaka. " Sebagai pertama kali kita buat racun, lebih baik tumbuhan racun saja " jawab pendekar Namaka dengan nada yang di buat - buat menjadi lebih wibawa.


" Baiklah " jawab ku langsung. Aku pun langsung berkeliling hutan untuk mencari tumbuhan beracun. " Tumbuhan apa yang kita cari ya??? " Tanya ku kepada diri sendiri sambil melihat ke buku trantula.


" Hah ini saja, bunga longer " ucap ku sambil memetik beberapa bunga. Sebelum aku memetik bunga yang ada di depan mata ku Pendekar Namaka langsung menyergah " Kau saluri tenaga dalam dulu ke telapak tangan mu bod** ".


" Hemmmm " jawab ku. Aku pun langsung menyalurkan tenaga dalam di telapak tangan ku sebagai mana yang di ucapkan oleh pendekar Namaka. 10 bunga pun sudah ku petik dan menyimpan di dalam cincin ruang, aku pun langsung mencari lagi bunga racun yang bernama bunga ketos.


Bunga ketos memiliki mahkota yang begitu cantik, siapa saja yang melihat nya pasti akan memetik nya, bunga ini memiliki warna merah dan jingga yang bercampur aduk. Tapi sayangnya bunga ini di penuhi racun di mahkotanya.


Aku pun langsung melesat larian ku agar cepat sampai di penginapan dan membuat racun.


🔱🔱🔱


" Sambil menunggu malam sebaiknya aku membuat jarum beracun yang aku ku coba untuk membunuh siluman harimau emas " ucap ku yang di susul tawa yang menyeram kan dari dalam diri ku.

__ADS_1


" Hah pas kali ada 100 batang jarum dan 1 tempat pembuatan racun. Ternyata nenek sudah menyiapkan nya sebelun aku bangun " ucap ku.


**🔱🔱🔱


Saya ucap kan terima kasih banyak atas dukungan para pembaca semua. Mohon maaf kalau masih banyak :


1.Typo


2.kata - kata yang gak nyambung



Kata - kata kasar


4.kadang pun alurnya tidak menetap.


__ADS_1


Saya minta maaf ya**.


__ADS_2