
Tuan andre
******Jangan lupa ,like, komen, dan klik vavorit , karena semua itu gratis ya. Kecuali vote itu yang bayar dan ada juga yang gratis.
Selamat membaca semua
✒️✒️✒️****
" Siapa pria itu, apakah dia juragan kampung ini?? " tanya ku kepada diri sendiri. " Iya dia lah juragan desa ini, nama ia ialah Tuan Andre " jawab pria yang sedang lewat di samping ku, apakah ia mendengar kan perkataan ku.
" Astaga... Paman kok muncul tiba - tiba untung aja jatung saya tidak copot " jawab ku dengan nada lembut. Aku yang masih mengusap dadaku langsung di tarik oleh paman yang mengejutkan ku. " Seperti nya engkau sedang mencari penginapan di desa ini " ucap sang paman yang tidak kukenal. Perkataan yang ia lontarkan langsung ku balas anggukan.
" Ya sudah ayo ikut, paman memiliki sebuah penginapan yang tak seberapa, mungkin penginapan paman di sebut dengan sebutan gubuk " ucap sang paman dengan wajah sedih. " Tidak apa paman, saya juga tinggal di sebuah gubuk reot yang saya anggap adalah rumah yang bagus " ucap ku agar ia tak tampak sedih, semoga saja dengan perkataan yang ku lontar kan dapat menyadarkan diri nya sendiri.
Perkataan ku sering berubah saat berbicara dengan orang tua, biasanya aku menggunakan " Aku " sebagai penyembutan diri sendiri. Entah sejak kapan kata " Aku " berubah menjadi " saya " saat berbicara kepada orang tua.
__ADS_1
Aku pun masih setia mengikuti paman yang tidak ku ketahui namanya. " Oh ya, perkenalkan nama saya Udin. Nama kamu siapa " ucap sang paman yang bernama Udin. " Perkenalkan nama saya Basir paman " .
Aku pun diantar di sebuah penginapan yang bernama Keo luon. Penginapan satu ini di bangun menggunakan bambu yg tersusun rapi.
" Ayo masuk nak " ucap sang paman. Aku pun tidak menjawab apa - apa langsung menlongos masuk kedalam penginapan. Saat aku memasuki satu kaki langsung menampakan para anak muda yang sedang duduk di sebuah meja dengan kursi yang tersusun 5 kursi.
Aku pun tidak terlalu mendengar perkataan mereka karena mereka berbicara bersamaan. " Ada yang bisa di bantu anak muda?? " tanya seorang wanita dengan senyuman yang terukir di wajahnya. " Saya mau pesan sebuah kamar untuk semalam sahaja " jawab ku.
" Baiklah, kalau semalam 3 keping perak " ucapnya dengan masih nada yang sama. Aku pun langsung memberikan 3 keping perak kepada seorang wanita yang sedang menunggu ku untuk mengeluar kan 3 keping perak.
Perempuan yang mengantar ku pun langsung pergi dari depan kamar. " Baiklah sekarang tinggal kita berdua di sini. Apa saja yang nenek siapkan untuk ku " monolog ku sendiri.
Aku pun langsung memejamkan mataku untuk melihat apa saja yang ada di cincin ruang . " Hah ada buku ramuan penghilang racun " ucap ku sambil mengeluarkan buku yang berjudul racun trantula.
**🔱🔱🔱
__ADS_1
Saya ucap kan terima kasih banyak atas dukungan para pembaca semua. Mohon maaf kalau masih banyak :
1.Typo
2.kata - kata yang gak nyambung
Kata - kata kasar
4.kadang pun alurnya tidak menetap.
Saya minta maaf ya**.
__ADS_1