
Ara sedang menyiapkan sarapan untuk arsad suami nya , iya menyusun nya di meja makan
Tak lama arsad pun turun menuruni anak tangga dengan pakaian jas nya
" ini sarapan nya mas" ucap ara sambil memberikan sepiring nasi goreng kepada arsad
Arsad pun menerima nya tanpa menjawab ucapan ara
Mereka sarapan dengan tenang tanpa ada yang bicara, setalah sarapan arsad langsung pergi meninggalkan ara di meja makan yang belum menyelesaikan sarapan nya
" hhuuff selalu saja di tinggal kalau sudah sarapan, tanpa mengucapkan salam dulu" ucap ara mengumpat arsad
Tiba tiba henfon ara berbunyi pertanda ada seseorang yang menelfon
" lisa, ada apa ya sepagi ini dia menelfon ku" ucap ara yang melihat nama lisa yang tertera di layar ponsel nya
" assalamualaikum lisa " ucap ara
" wallaikumsalam , kamu lagi apa ra" tanya lisa
" baru sudah sarapan , tumben pagi pagi gini udah nelfon aku" ucap ara
" aku cuma mau tanya, jadi gak kamu nyuruh aku buat mata matain suami kamu" ucap lisa
" jadi lis , tapi kamu jangan sampai ketahuan ya, aku cuma mau tau aja apa ucapan mas bima dan zaki benar atau cuma mau merusak hubungan aku sama mas arsad aja" ucap ara
" baik lah , oh ya aku mata matain nya di kantor sendirian , sepulang kantor sama kamu ya ra" ucap lisa
" ok nanti sepulang kantor kamu , kabarin aku ya , jadi aku bisa siap siap terlebih dahulu" ucap ara
" ok , udah dulu ya sebentar lagi aku mau sampek kantor" ucap lisa
" ok , semangat kerja nya ya sobat" ucap ara
" pasti, udah dulu ya ra bay, assalamualaikum" ucap lisa
" wallaikumsalam" ucap ara
panggilan telfon pun di putus kan oleh lisa, setelah bertelfonan denan lisa ara segera membereskan meja makan dan iya juga mengerjakan pekerjaan rumah lain nya
🌸🌸🌸🌸🌸
Lisa baru sampai di depan kantor arsad iya berjalan masuk dan menyenyakan ruangan HRD Pada resepsionis
Setelah dia mengurus segera keperluan di ruangan HRD lisa pun di tunjuk kan ruangan nya
__ADS_1
" perhatian semua nya ini lisa karyawan baru di sini, saya harap kalian bisa bekerja sama dengan baik, lisa perkenalkan diri kamu" ucap kepala HRD
" perkenalkan nama saya lisa" ucap lisa
" perkenalkan nama saya silvi dan ini dina dan sri" ucap silvi yang mengenalkan teman teman nya yang ada di ruangan
Setelah sesi perkenalan selesai meraka pun mengerjakan pekerjaan masing masing
Tak lama ada seseorang yang datang ke ruangan meraka
" silvi ke ruangan saya sekarang"ucap arsad yang memanggil silvi
arsad tak menyadari kalau di ruangan itu ada lisa
" baik say, eh maksud saya bapak" ucap silvi yang hampir saja keceplosam
' mencurigakan sekali' batin lisa
arsad langsung pergi dari ruangan itu dan di ikuti oleh silvi
" lis , kamu tau gak silvi itu sering banget di panggil keruangan nya bos" ucap dina teman satu ruangan
" mungkin bos ada pekerjaan sama silvi" ucap lisa yang tidak mau su'zon
" kalau masalah pekerjaan masa tiap hari sih , aku juga pernah lo liat silvi makan di restoran sama bos" ucap dina
" ah masa sih setau aku kata nya bos kita itu sudah menikah" ucap lisa yang pura pura gak tau
" kata nya sih memang udah nikah ,tapi istri nya gak pernah datang ke kantor, atau pun di kenalkan sama pegawai kantor sini"ucap dina
" iya betul kita cuma tau kalau si bos sudah nikah tapi gak tau nikah nya sama siapa" ucap sri
'istri nya itu sahabat aku' batin lisa
" sidah kita gak usah ikut campur urusan bos,nanti ketahuan bos bisa kena marah kita" ucap lisa
" iya betul jiga , ayo kita kerjakan pekerjaan kita" ucap dina
mereka pun mengerjakan pekerjaan mereka masing masing, dan tak lama silvi pun kembali keruangan mereka
' aku harus menyelidiki lagi , apa mereka benar benar punya hubungan , atau hanya sebatas rekan kerja aja' batin lisa
jam makan siang semua karyawan pergi ke kantin untuk makan siang namun beda dengan silvi ,dia menuju ruangan Arsad
' silvi mau kemana dia , bukan nya itu arah ruangan bos' batin lisa melihat silvi yang menuju ke ruangan arsad
__ADS_1
" kamu gak usah heran setiap jam makan siang silvi selalu ke ruangan bos" ucap dina yang menyadari tatapan lisa kemana
" mau ngapain silvi di ruangan bos jam makan siang seperti ini" tanya lisa penasaran
" kami juga gak tau , silvi juga gak pernah menjawab setiap kami tanya tentang bos dan dia" ucap sri
" udah gak usah mikirin silvi mendingan kita ke kanton aja makan siang aku udah lapar banget nih" ucap lisa
" baik lah ayo kita ke kantin" ucap dina
mereka pun menuju kantin bersama untuk makan siang, stelah selesai makan siang mereka kembali keruangan dan melanjut kan pekerjaan meraka
lisa pun menghubungi ara kalau diri nya sebentar lagi pulang kantor,setelah pulang kantor ternyata ara sudah menunggu nya di dalan taksi online
" hay assalamualaikum" ucap lisa saat memasuki taksi yang di sana sudah ada ara
" wallaikumsalam" ucap ara
" ra aku mau cerita tentang yang aku temukan informasi selama aku kerja" ucap lisa
" emang nya apa" tanya ara
lisa pun menceritakan semua informasi yang iya dapat kan
ara terdiam mendengar cerita dari lisa iya tak menyangka kalau ucapan Zaki dan bima benar kalau suami nya ternyata seorang playboy
" ra apa kita akan melanjutkan misi ini, atau cukup sampai di sini aja" tanya lisa
" kita lanjutkan aja lis , aku mau tau sejauh mana hubungan mereka" ucap ara
" baik lah mari kita tunggu bos , keluar kantor" ucap lisa
tak lama arsad pun keluar dari kantor bersama silvi saat karyawan kantor nya sudah pulang semua
" itu mereka ra" ucap lisa sambil menunjuk ke arah arsad dan silvi yang baru keluar dari kantor
ara pun melihat ke arah yang di tunjuk oleh lisa ,iya melihat suami nya bergandengan tangan dengan seorang wanita
" apa itu perempuan yang kamu ceritakan tadi lis" tanya ara
" iya ra itu perempuan nya" ucap lisa
" apa mereka sudah lama berhubungan lis" tanya ara
" belum sih kata temen seruangan aku , baru seminggu ini" ucap lisa
__ADS_1
" sudah cukup lis kita sudahi aja misi ini" ucap ara yang tak tahan melihat suami nya bermesraan bersama perempuan lain , itu sangat menyakitkan di bandingkan di cuekin arsad di rumah