Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
34. kedatangan para sahabat


__ADS_3

Ara baru terbangun saat cahaya yang masuk lewat jendela menyilaukan diri nya


" em,.. " ara membuka mata nya ,ia langsung terkejut saat teringat ia sekarang ada di mana


" ini kan kamar nya , mas arsad , loh kok aku tidur di kasur , seingat aku aku lagi ngaji kan , terus ketiduran di bawah sofa, apa mas arsad yang mindahin aku ke sini ya , ah .. Kayak nya gak mungkin deh , tapi.. masak sih aku tidur sambil jalan, auahh... Pusing aku mau keluar aja sebelum mas arsad balik ke kamar nya dan marah sama aku" ucap ara yang langsung beranjak dari tidur nya


Ara langsung keluar dari kamar arsad, menuju ke kamar nya


" kok aku merasa ada yang aku lupa kan ya , ya Allah kak harun " ucap ara yang langsung berlari keluar dari kamar nya menuju ke kamar tamu


" kak harun..... Mbak lia... " teriak ara mencari kak nya dan kak ipar nya


" mereka udah pulang" jawab arsad yang sedang duduk di ruang tv


" kok mereka gak pamitan sama aku sih " protes ara


"kamu masih tidur , aku gak tega bangunin kamu , mereka titip salam buat kamu, oh ya makasih sudah ngerawat aku semalem " ucap arsad pada ara


" itu udah kewajiban aku mas , oh ya apa mas sekarang udah baik kan " tanya ara


" ya aku udah baik kan" jawab arsad


" mas udah sarapan" tanya ara


" belum " jawab singkat arsad


" ya udah aku buat sarapan dulu ya mas , mas mau sarapan apa" tanya ara


" terserah kamu mau buat sarapan apa" jawab arsad yang masih fokus pada henfon nya


" baik lah mas kalau begitu , mas tunggu sebentar ya" ucap ara yang langsung pergi ke dapur untuk membuatkan sarapan untuk diri nya dan arsad


Ting.... Tong....

__ADS_1


Bel berbunyi pertanda ada yang datang, arsad pun beranjak dari duduk nya , dan langsung membuka kan pintu


" assalamualaikum" salam zaki, rudi ,dan bima , ya mereka lah yang datang untuk menjenguk arsad yang kata zaki arsad sedang sakit


" wallaikumsalam , lo kalian , ayo mari masuk" ucap arsad mempersilahkan mereka masuk ke dalam rumah nya


' duh ada bima lagi , gimana kalau dia tau aku nikah sama ara' batin arsad yang belum tau kalau bima sudh tau tentang pernikahan nya dan bima juga pernah ke rumah nya


" sad , sepi banget nih rumah , ara mana" tanya bima yang membuat arsad langsung mlotot


' kok dia bisa tau , kalau di sini ada ara' batin arsad lagi


" gak usah heran , aku udah tau kok tentang pernikahan kalian " ucap bima yang mengerti dengan raut wajah yang terkejut


" dia udah tau , waktu itu dia pernah kerumah orang tua kamu , terus mereka ngasih alamat ini dan bertemu lah dengan ara , ya kan bim" ucap rudi menjelas kan


" ya , tapi kamu jangan salah faham dulu sad, aku datang ke sini untuk menemui mu dan ternyata aku ketemu dengan ara , dan aku sama ara cuma ngobrol di teras depan ,itu juga gak lama kok terus aku pulang" jelas bima yang tidak mau sahabat nya salah faham dengan nya


" kok ara gak ngomong ya kalau kamu datang" tanya arsad


" iya kalik ya, oh ya ada acara apa nih kalian pada kesini semua" tanya arasd


" kata zaki kamu sakit , jadi kita kesini buat jengukin kamu lah" ucap rudi


" sakit apa kamu sad" tanya bima


" alergi aku kumat , kemarin kami kedatangan kak nya ara dan ara masak kerang yang udah di kupas , aku gak sengaja ikut makan nya " ucap arsad menjelas kan


" emm bau apa ini , enak banget kayak nya" ucap zaki yang mencium bau masakan


" itu mungkin ara yang lagi masak ,oh ya sebentar ya aku ambilik kalian minum dulu"ucap arsad yang langsung beranjak dari duduk nya , dan langsung menuju ke dapur untuk mengambil minuman


" mas , mau ambil apa" tanya ara saat melihat suami nya yang membuka kulkas

__ADS_1


" mau ambil minuman , di depan ada temen temen aku ,kamu masak agak banyakan ya ,aku mau ajak mereka buat sarapan " ucap arsad sambil mengambil minuman di kulkas


" iya mas, ini mas nampan nya ,biar mas gak susah bawa nya" ucap ara yang memberikan nampan kepada arsad , arsad langsung mengambil nya dan langsung pergi dari dapur sambil membawa minuman untuk teman teman nya


" nih , minum dulu , nanti sarapan di sini aja ya , ara lagi masak buat kita" ucap arsad sambil meletak kan minuman di atas meja


" emang ya kamu gak ada asisten rumah tangga sad , sampai sampai ara di suruh masak" tanya bima


" kami memang sengaja gak ada asisten rumah tangga , agar kami bisa membagi tugas kami di rumah" ucap arsad sambil tersenyum untuk meyakinkan mereka kalau ia dan ara hidup harmonis


" apa kau udah insaf sad" tanya rudi


" ya , aku udah insaf jadi playboy" ucap arsad


" apa bener ki" tanya bima ke zaki , sebab zaki lebih tau semua tentang arsad


" aku gak tau" jawab zaki , zaki sebenar nya tau kalau arsad sering pergi ke hotel , namun ia tidak tau dengan siapa arsad di hotel itu


" masa kamu gak tau ki , kamu kan yang selalu bersama arsad" tanya bima


" ya kalau di kantor enggak ada, tapi kalau di luar aku gak tau , kan aku juga punya kerja lain bukan ngikuti arsad terus " ucap zaki


" sad , ara itu perempuan baik baik , jangan kamu sia siakan dia , kamu akan menyesal kalau kamu menyianyiakan nya , kalau kamu menikahi ara hanya untuk menyakiti nya , atau untuk menutupi keburukan mu , mendingan kamu lepas aja dia , biarkan dia bebas dan dia bisa bahagia dengan orang yang tepat" ucap bima pada arad


" apa maksud mu bicara begitu, mau sampai mati pun aku tidak akan melepas kan ara , jadi buang lah niat mu untuk menunggu janda nya" ucap arsad dengan tegas ,entah kenapa arsad sangat tidak suka mendengar ucapan bima tadi


" sabar sad, bima bicara begitu untuk menasehati mu , agar kamu tidak menyia yiakan ara " ucap rudi menengahi


" aku minta maaf sad kalau ucapan ku menyinggung mu , aku gak ada niat untuk menunggu janda nya ara , aku sudah ikhlas melepas ara pada mu" ucap bima pada arsad


" sudah sudah , jangan kesalah pahaman ini merusak persahabatan kita" ucap zaki


" maafin aku juga ya bim aku terbawa emosi tadi" ucap arsad yang juga merasa bersalah

__ADS_1


" gak papa , aku memaklumi kok kalau kamu marah aku bicara seperti itu" ucap bima


__ADS_2