
di pagi hari ara seperti biasa menyiapkan sarapan untuk arsad, iya menata sarapan nya di meja makan
tak lama arsad turun dari kamar nya dengan wajah yang gembira, iya langsung duduk di meja makan
" mas mau sarapan apa" tanya ara
" nasi goreng " ucap arsad yang masih melihat ke arah ponsel nya
ara pun mengambil kan nasi goreng untuk arsad
" ini mas nasi goreng nya ucap ara yang memberikan sepiring nasi goreng untuk arsad
arsad langsung mengambil nya tanpa berkata apa pun
" em mas ,nanti aku mau keluar bertemu teman aku apa boleh" tanya ara meminta izin pada arsad
" hem" jawab arsad yang masih sibuk menghabis kan sarapan nya
" baik lah mas terimakasih" ucap ara sambil tersenyum dari balik cadar nya
sebenar nya ara meminta izin pada arsad untuk bertemu dengan nya
setelah menyelesaikan sarapan nya arsad seperti biasa langsung meninggalkan ara di meja makan
" mas , aku mau salim dulu" ucap ara sambil mengejar arsad
Arsad tak menghiraukan ara iya langsung menuju ke mobil nya dan langsung menjalan kan mobil nya
" ya Allah kenapa setiap hari perlakuan mas arsad semakin buruk terhadap ku , kamu memang tak menyakiti fisik ku mas tapi kamu menyakiti batin ku" ucap ara yang melihat kepergian arsad
"semoga nanti kamu gak menyesali perbuatan kamu ini mas" ucap arsad lagi yang langsung memasuki rumah nya untuk mengerjakan pekerjaan rumah nya
Setelah mengerjakan pekerjaan rumah nya ara masuk kedalam kamar nya, iya melihat henfon nya ternyata di henfon nya sudah ada panggilan tak terjawab dari arsad dan ada juga pesan masuk dari arsad
" selamat agi bidadari tak bersayap" isi pesan arsan
" nanti jadi kan kita ketemu, ku aku sabar ingin bertemu sama kamu" isi pesan arsad yang lain
" ya Allah mas giliran sama hara aja kamu , sampek segini nya , aku mau saliman aja kamu langsung kabur" ucap ara yang membaca pesan dari arsad
Ara tak menjawab pesan dari arsad iya langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan iya rencana nya ingin belajar berdandan untuk bertemu dengan arsad nanti
🌸🌸🌸🌸🌸
Arsad baru sampai di perusahaan nya dengan wajah gembira , iya sangat senang akhir nya perempuan yang selama ini di cari cari ketemu juga , rasanya iya tak sabar ingin bertemu dengan gadis yang iya janjikan dulu
__ADS_1
" selamat pagi bos " ucap aryawan arsad
" pagi" jawab arsad dengan senyuman
Silvi yang melihat arsad baru datang pun langsung menghampiri nya
" selamat pagi" ucap silvi dengan senyuman
" hem" jawab arsad yang ingin memasuki life yang menuju ke ruangan nya
Dengan gerakan cepat silvi pun ikut masuk ke file yang di naiki arsad
" tidak sopan sekali kamu memasuki life bos kamu" ucap arsad yang kesal
" aku cuma mau ngomong sama kamu sayang" ucap silvi yang langsung memegang lengan arsad
arsad langsung melepas kan tangan silvi
" kamu yang sopan ya sama bos kamu "ucap arsad dengan tegas
" aku gak mau putus sama kamu sayang , aku sudah terlanjur mencintai kamu , tolong jangan putusin aku" ucap silvi memohon pada arsad
" kita udah putus ya , dan kita sudah tidak ada hubungan apa apa lagi, ingat jangan membahas masalah peribadi di kantor kalau kamu tidak mau saya pecat secara tidak hormat" ucap arsad yang langsung keluar dari life saat pintu life terbuka di lantai ruangan nya
Iya langsung turun dengan life menuju ruangan nya
" sial mengacau mud ku saja " kesal arsad
" pagi bos ,kenapa bos pagi pagi kaya kesel banget" tanya zaki yang melihat arsad sangat kesal
" kamu jangan biarkan silvi masuk dalam ruangan aku , dan mulai sekarang jangan biar kan karyawan perempuan masuk ke dalam ruangan ku kecuali aku yang mengizinkan nya" ucap arsad dengan tegas
" baik bos" ucap zaki
arsad langsung memasuki ruangan nya
" tumben si bos gak membiarkan karyawan cewek masuk , apa dia udah taubat kalik ya" ucap zaki yang heran melihat arad
Arsad sedang sangat sibuk mengerjakan pekerjaan kantor nya , tiba tiba henpon arsad berbunyi pertanda ada pesan masuk, arsad langsung memebukannya
" assalamualaikum mas , nanti kita ketemuan nya di hotel aja ya , aku gak mau kalau kita ketemuan di tempat yang terbuka nanti ketahuan oleh suami ku, aku akan menunggu di hotel xxx kamar no 1212 ☺️" isi pesan dari ara
" aaa hara kamu seketika mengembalikan mud ku lagi, ok sayang kita akan bertemu , gak masalah sih kita ketemu di hotel asal aku bisa bertemu dengan mu, tapi jangan salah kan aku ya kalau aku gak kuat iman heheh" ucap arsad sendiri membayang kan bertemu dengan ara
" wallaikumsalam hara , jam berapa kita bertemu😁" isi pesan dari arsad
__ADS_1
" terserah kamu aja mas , sekarang aku juga sudah ada di hotel😊" isi pesan ara
" baik lah aku akan segera kesana sekarang , oh ya apa kamu sudah makan siang" pesan arsad
" kebetulan aku belum makan siang mas😅" isi pesan dari ara
" nanti aku bawain kamu makan siang ya , kamu mau makan siang apa" pesan arsad
" terserah mas aja😁" isi pesan dari ara
" baik lah kamu tunggu sebentar ya aku OTW ke sana🏃" pesan arsad
" ok mas aku tunggu ya , assalamualaikum💪" isi pesan ara
" wallaikumsalam bidadari tak bersayap ku😘" isi pesan arsad
arsad langsung mengambil jas nya dan keluar dari ruangan nya
" zaki kosong kan jadwal ku untuk siang ini sampai sore, aku ada kepentingan" ucap arsad saat sudah di depan meja zaki
" baik bos, bos mau kemana" tanya zaki penasaran
" kerjakan saja pekerjaan mu " ucap arsad yang langsung meninggalkan zaki
" mau ke mana ya si bos , " ucap zaki saat arsad sudah meninggalkan nya
Arsa langsung keluar dari perusahaan nya dengan wajah gembira
Iya mengendarai mobil nya menuju ke hotel tempat ara berada, iya tak lupa membalikan makan siang untuk nya dan ara
Sesampai nya iya di hotel iya langsung bertanya pada resepsionis hotel itu
" di mana kamar no 1212 " tanya arsad
" kamar 1212 ada di lantai tiga pak lorong sebelah kanan pak" ucap resepsionis
Arsad langsung menuju ke life menuju ke lantau tiga , setelah sampai di lantai tiga iya segera mecari kamar 1212 tempat ara berada
" itu dia , kok aku jadi degdegkan seperti ini ya" ucap arsad saat iya melihat pintu kamar bertulisan 1212
Tok... Tok...
Cekerek
pintu terbuka arsad segera masuk ke kamar hotel itu
__ADS_1