Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
50


__ADS_3

setelah mendapat kan dua buah mangga untuk ara ,riki pun tutun dari pohon mangga


" ini , buat kamu " ucap riki menyerah kan dua buah mangga kepada ara


" makasih ya , maaf udah ngerepotin kamu" ucap ara yang merasa tidak enak


" terimakasih ustad , ayo ra kita balik ke kamar" ucap ruri mengajak ara


" ayo , ustad terimakasih buah mangga nya , kami permisi dulu"ucap ara


" ya sama sama , kalau mau buah mangga lagi jangan sungkan untuk meminta kesini lagi" ucap riki sambil tersenyum


" baik ustad , kami permisi dulu assalamualaikum" ucap ara


" mari ustad , assalamualaikum" ucap ruri


" wallaikumsalam" jawab riki , ara dan ruri pun langsung meniggalkan riki sendiri di bawah pohon mangga


" humairah,rasanya aku gak sabar bisa melihat wajah kamu , mata kamu sangat lah indah ,pasti wajah mu sangat cantik sekali, begitu bodoh nya suami kamu dulu , telah menyia nyia kan diri mu , semoga suatu saat nanti kamu bisa menerima ku humairah , aku janji akan menjadikan mu ratu di kehidupan ku, jika kita berjodoh" ucap riki yang melihat ara dan ruri menjauh dari nya


Tanpa merea sadari sedari tadi ustazah halimah memperhatikan mereka, i sangat kesal dengan ara , yang menurut nya telah berani menggoda ustad riki , orang yang ia suka dari pertama masuk ke pesantren ini


" genit banget sih ara itu , berani berani nya dia menggoda ustad riki , aku gak bisa tinggal diam terus seperti ini , aku gak mau sampai ustad riki jatuh hati pada ustad riki, ustad riki hanya untuk ku " ucap ustazah halima yang kesal melihat kedekatan ara dan riki


Setah sampai di kamar ara , ara pun langsung cepet cepat mencuci mangga itu setelah mencuci bersih langsung ia gigit buah mangga nya tanpa di kupas


" ara , di kupas dulu , jangan langsung di makan seperti itu, itu masih ada getah nya lo" ucap ruri


" aku udah gak sabar pengen memakan nya ruri , ini enak banget , kamu mau coba gak" ucap ara yang menyodorkan buah mangga yang sudah ia gigit tadi


" coba aku cicip dikit aja , ini kayak nya asem deh" ucap ruri yang melihat buah mangga itu masih mentah

__ADS_1


" gak , ini manis dan segar banget " ucap ara , ruri pun memotong sedikit buah mangga yang ada di tangan ara dan segera memakannya, namun baru sekali kunyah ruri langsung melepeh kan nya


" ara , ini asem banget , kamu gak ke aseman apa" ucap ruri yang ke aseman memakan buah mangga nya


" asem dari mana ini manis banget kaya gini" ucap ara sambil terus memakan buah mangga


" iii ngilu aku liat kamu makan mangga yang asem itu" ucap ruri yang tidak kuat melihat ara makan mangga asem


" emmm enak banget , mangga ini" ucap ara yang terus memakan mangga itu


" ra , kamu beneran kaya orang lagi ngidam tau gak" ucap ruri yang melihat ara sangat lahap memakan buah mangga yang sangat asam bagi nya


"tapi aku belum telat datang bulan kok " ucap ara mengelak


" emang nya kamu kapan terakhir datang bulan nya" tanya ruri


" tiga hari sebelum aku kesini aku sudah datang bulan " ucap arayang masih terus sibuk memakan mangga


" seperti nya sih beberapa hari lagi lah , kira kira" jawab ara


" tapi kok aku curiga kalau kamu itu hamil lo ra" ucap ruri, ara langsung seketika menghentikan makan mangga nya


" jujur ya ruri , sebener nya aku juga semper berfikir apa aku hamil , sebelum nya aku gak pernag suka makan asem , sekarang aku seperti nya suka banget dengan asem" ucap arabyang merasakan ada perubahan pada rdiri nya


" coba kamu tes ra , aku takut kamu beneran hamil " ucap ruri


" ya nanti , setalah aku telat datang bulan, kan aku sekarang belum telat " ucap ara


" ra , kalau kamu hamil beneran bagai mana , apa kamu akan kembali ke suami kamu" tanya ruri, ara terdiam sejenak


" aku gak tau ruri, aku bingung kalau beneran aku hamil , aku takut saat nanti aku kembali dalam ke adaan hamil , mas arsad tidak mau menrima aku dan anak ku" ucap ara sedih

__ADS_1


" tapi jika kamu beneran hamil , kasihan anak kamu dia pasti ingin sekali bertemu dengan ayah nya" ucap ruri


" entah lah ruri , aku belum kefikiran sampai kesana " ucap ara


" kamu jangan taku ya ra , aku akan selalu ada untuk kamu , dan aku akan selalu akan membantu kamu " ucap ruri sambil tersenyum


" terimakasih ya ruri , kamu sangat baik sekali , aku doakan semoga saja nanti kamu mendapat kan jodoh yang sangat baik untuk kamu" ucap ara


" amin, nanti saat kamu tes kehamilan , ajak ajak aku ya ra , aku penasarn banget loh" ucap riru


" y nanti aku akan mengajak kamu , sekalian kamu ikut masuk ke dalam kamar mandi" ucap ara sambil tersenyum menahan tawa


" dih kalau ikut kekamar mandi nya mah ogah, aku akan tunggu kamu di luar aja" ucap ruri


" ya deh , nanti waktu beli alat tes nya sama kamu , dan mencobanya barareng kamu , supaya kita sama sama tau hasik nya" ucap ara


" ok ,ihh aku gak sabar menenti nya, semoga aja di dalam perut kamu ada malaikat kecil nya" ucap ruri yang membayangkan kalau ara beneran hamil


" amin , tapi kamu siap siap ya kalau aku beneran hamil , kamu harus ekstra menjaga aku heheh" ucap ara


" siap komandan , aku kan selalu siap menjaga kamu dan malaikat kecil nya" ucap ruri


" ruri , apa gak masalh ya kalau aku hamil masih bisa mengajar disini, dan apa mereka sumua bisa menerima aku dalanm keadaan hamil tanpa suami " tanya ara


" aku yakin pasti kamu masih di prbolehkan mengajar disini ra , kamu hamil kan dari suami kamu , setatus kamu juga sekarang kan masih menjadi istri sah nya suami kamu , sampai ada akte cerai atau talak dari suami kamu" ucap ruri


" semoga saja ya ruri , aku bungung kalau aku tidak di perboleh kan lagi mengajar di sini, aku juga bingung harus kemana" ucap ara


" aku yakin kamu masih di perboleh kan di sini , asal nanti kamu cerita aja sama umi , saat sudah tau kalau kamu hamil kan umi sudah tau cerita kamu sebelum kamu kesini" ucap ruri


" terimakasih ya ruri kamu selalu menbantu aku di kala ku sedang kesusahan , kamu memang sahabat yang baik" ucap ara yang langsung memeluk ruri

__ADS_1


" sama sama , aku sudah menganggap mu sebagai sahabat dan sebagai saudara ku sendiri" ucap ruri sambil membalas pelukan ara


__ADS_2