Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
41. di persantren


__ADS_3

Ara dan ruri baru sampai di depan pesantren Al-Hidayah


" ayo ara ,kita masuk " ajak ruri pada ara, ara pun mengangguk kan kepalanya


"kita ke rumah umi dulu ya buat izin , kalau kamu mau tinggal di sini sama aku" ucap ruri


" emang nya boleh aku tinggal di sini" tanya ara


" boleh ,tapi kamu harus dalem disini, atau kamu bantu bantu di dapur pesantren, apa kamu mau , kalau kamu gak mau nanti aku carikan kerjaan lain nya" ucap ruri


" aku mau , asal aku punya tempat tinggal yang nyaman di sini" ucap ara


" baik lah, kalau begitu ayo kita langsung ke rumah umi " ucap ruri mengajak ara, mereka pun memasuki pesantren , terlihat pesantren sangat ramai dengan aktifitas para santri


" assalamualaikum" ucap ara dan ruri saat sudah di depan rumah pemilik pesantren Al-Hidayah


" wallaikumsalam , eh ruri ,kamu sudah kembali " ucap seseorang wanita paruh baya


"iya umi ,ini ada oleh oleh buat umi " ucap ruri memberikan sebuah bingkisan


" terimakasih ruri ,oh ya dia siapa ruri" tanya umi hasnah , istri dari kiai Ansor pemilik pondok pesantren Al-Hidayah


" oh ya , aku hampir lupa , perkenalkan umi ini humairah biasa di panggil ara, ara ini umi hasnah ,istri dari kiai Ansor ,pemilik pondok pesantren ini" ucap ruri memperkenalkan mereka


" perkenalkan saya humairah biasa di panggil ara bu" ucap ara yang mengulurkan tangan nya pada umi hasan , dan umi hasan pun menyambut tangan ara ,ara segera mencium tangan umi hasnah


" panggil umi aja ,ara" ucap umi hasnah


" baik umi" ucap ara dengan senyuman di balik cadar nya


" begini umi , saya mau minta izin ara tinggal di sini , dia mau dalem di sini umi" ucap ruri


" maaf sebelum nya apa umi boleh tau kenapa kamu mau dalem di sini" tanya umi hasnah, ara pun menceritakan masalah yang ia alami


" ya Allah , kasihan sekali kamu nak, ya sudah kamu tinggal di sini saja , kamu lulusan sarjana , sebaik nya kamu mengajar saja nak di sini, sayang ijazah kamu , kalau tidak terpakai" ucap umi hasnah


" benarkah umi aku nisa mengajar di sini" ucap ara memastikan


" iya nak , kebetulan di sini ada guru yang berhenti ,dan belum ada yang mengantikan nya" ucap umi hasnah

__ADS_1


" terimakasih umi " ucap ara yang langsung mencium tangan umi hasnah, ruri yang melihat hal itu pun tersenyum


" sama sama ara, sementara waktu tidak apa kan kamu tinggal dulu bersama ruri ya , karena di kamar yang mau kamu tempati belum di beresi" ucap umi hasnah


" iya umi gak papa , sekali lagi terimakasih umi" ucap ara


" assalamualaikum" salam seseorang laki laki yang baru datang,ia melihat ara yang merasa asing bagi nya , ara yang di lihat laki laki yang bukan mahrom nya pun langsung menunduk kan kepalanya


" wallaikumsalam" jawab ara ,ruri dan umi hasnah


" kamu baru selesai mengajar nak" tanya umi hasnah yang langsung memutus kan tatapan laki laki itu ke hara


" iya umi , oh ya dia siapa umi" tanya riki anak ke tiga dari umi hasnah dan ustad ansor


" oh ini ara , teman nya ruri yang mau mendaftar sebagai guru di sini" ucap umi hasnah


" umi kami permisi dulu ya" ucap ruri yang mendapat kode dari ara , mengajak nya keluar dari sana


" oh ya , ara kamu satu kamar dulu ya sama ruri ya , mungkin besok atau lusa kamu bisa pindak ke kemar kamu" ucap umi hasnah


" baik umi , sekali lagi terimakasih umi , kami mau langsung ke kamar dulu ya umi , mau istirahat" ucap ara, riki sedari tadi terus memandangi ara , ia tak sadar kalau ara merasa tidak nyaman dengan tatapan riki


" iya umi tidak papa " ucap ara


" assalamualaikum " ucap ara dan ruri


" wallaikumsalam" jawab umi hasnah dan riki , riki yang terus melihat ara sampai ar tak terlihat lagi


" hem , kamu ngeliatin apa ki" tanya umi hasnah pada anak nya


" eh umi , gak kok" ucap riki salah tingkah saat kepergok umi nya


" jangan terus menatap yang bukan muhrim nya" ucap umi hasnah memperingati anak nya


" iya umi , aku ke kemar dulu ya mi" ucap riki yang langsung meninggal kan sang umi di ruang tamu


" hem , dasar anak jaman sekarang kalau di ingetin langsung kabur" ucap umi hasnah sendiri


Riki yang sudah ada di kamar nya terus mengingat mata ara yang indah tadi

__ADS_1


" kenapa aku jadi kepikiran sama teman nya ruri tadi ya, apa ini yang di katakan orang orang kalau aku sedang jatuh cinta pada pandangan pertama" ucap riski dengan senyum senyum sendiri


" aku jadi penasaran sama perempuan itu, aku akan mencari tahu tentang perempuan bercadar itu" ucap riki yang mengingat pertemuan singkat nya tadi bersama ara


Ara dan ruri baru sampai di kamar ruri , kamar yang tidak terlalu besar namun cukup untuk ruri tinggal sendiri


" assalamualaikum" ucap ruri dan ara secara bersamaan saat memasuki kamar ruri


" ini lah kamar ku ra " ucap ruri


" kamar nyang nyaman " ucap ara yang melihat sekeliling kamar ruri


" ya sangking nyaman nya aku sering mengurung diri di kamar ini" ucap ruri sambil tersenyum


" oh ya , apa setiap guru di sini mendapat fasilitas seperti ini" tanya ara yang duduk di samping ruri, kamar yang terdiri dari kasur busa , lemari kecil , meja kecil , dan rak rak buku, serta tempat air minum, dan kamar mandi yang berukuran kecil


" ya , di sini bukan guru sebutan nya , kalau perempuan itu ustajah , kalau laki laki itu ustad" ucap ruri


" oh gitu ya " ucap ara baru tau


" oh ya ,kalau makan di sini langsng aja ke dapur pesantren , nanti aku tunjukin " ucap ruri


" iya , sekalian nanti ajak aku keliling pesanteren ini ya ruri" ucap ara


" kalau mau mengelilingi pesantren ini dalam satu hari aku gak sanggup ra , soal nya pesantren ini sangat luas , nanti aku ajak kamu jalan jalan ke tempat tempat yang seing kita kunjungi aja ya " ucap ruri


" em baik lah " ucap ara


" oh ya ra , kamu liat gak tadi ustad riki ngeliatin kamu terus " ucap ruri


" ustad riki yang mana" utanya ara yang tidak mengenal ustad riki


" itu lo , laki laki yang dateng ke rumah umi tadi , itu ustad riki , anak ke tiga dari ustad ansor dan umi hasnah " ucap ruri memberi tahu


" iya , aku gak nyaman di liatin sama dia " ucap ara


" aku rasa di suka sama kamu deh ra" ucap ruri


" ih , apaan sih kamu , aku ini masih sah istri nya mas arsad, jadi aku gak mau memikirkan laki laki lain dulu" ucap ara

__ADS_1


__ADS_2