Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
67


__ADS_3

tok... tok...


" assalamualaikum" ucap zaki , rudi , bima dan lisa


" wallaikumsalam" ucap semuanya yang ada di ruangan ara


" ara , aku merindukan mu" teriak lisa yang langsung berlari menuju ke ara ,ia ingin memeluk ara


" lisa stop " teriak arsad yang menghentikan langkah lisa


" kenapa sih bos , aku kan merindukan ara " protes lisa


" kalau kamu mau memeluk ara ,ya pelan pelan , aku gak mau kamu menyakiti ara dan calon anak ku" arsad memperingati lisa


" apa!! kamu hamil ra?" tanya lisa yang terkejut mendengar kabar kalau ara sedang hamil


Ara hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya


" Alhamdulilah , berari sebentar lagi aku akan punya keponakan" lisa dengan senang mendengar ara hamil


Zaki sedari tadi memperhatikan ruri yang berdiri tak jauh dari ara ' siapa gadis cantik ini ' batin zaki yang memuji kecantikan ruri


" ra aku boleh peluk kamu kan? Aku kangen banget sama kamu ra!!" ujar lisa


" ya boleh kok sini peluk , aku juga kangen banget sama kamu "


Lis pun langsung memeluk ara dengan perlahan


" kamu kemana aja sih ra? Kita selalu mencari keberadaan kamu, pokok nya setelah kita pulang kerja selalu menyempatkan untuk mencari kamu" ucap lisa yang langsung melepaskan pelukan nya


" maaf ya !! sudah merepotkan kalian , sebenernya aku ikut ruri , ke pesantren , oh ya kenalin ini teman aku " ucap ara yang memperkenalkan ruri


' jadi gadis cantik ini namanya ruri, nama yang cantik secantik orang nya' batin zaki yang terus memandang ruri tanpa berkedip


" hay , nama saya ruri , teman ara " ruri memperkenalkan diri dan menyodorkan tangan nya ke lisa


" saya lisa " ucap lisa yang menyambut tangan ruri


" saya zaki, teman , sekaligus sekertaris bos arsad" zaki yang menyodorkan tangan nya ke arah ruri


" saya ruri" ruri yang mengatupkan tangan nya di dada nya


" oh , maaf saya lupa" zaki sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


" ya gak papa mas zaki" ruri tersenyum manis pada zaki

__ADS_1


' ya ampun, meleleh abang dek, melihat senyum mu' batin zaki yang melihat senyum ruri yang menurut nya sangat manis


"geser ki ,kita juga mau kenalan!!" rudi yang menggeser badan zaki yang ada di hadapan ruri


" gak usah, sini biar aku kenalin , ruri ini rudi dan ini bima !! Rud , bim ini ruri , udah kan jadi gak usah kenalan lagi sekarang kalian sudah kenal" ucap zaki yang memperkenalkan mereka


" ii apaan sih kamu , aku mau kenalan sendiri sama orang nya, sana geser " ucap rudi sambil menggeser badan zaki namun zaki tetep tidak mau menggeser


" kan tadi sudah kenalan , buat apa sih kenalan lagi"zaki yang masih tidak mengizinkan rudi berkenalan sama ruri


Bima dan arsad melihat tingkah zaki yang terus melarang rudi untuk berkenalan dengan ruri


" kalian ini kenapa sih pada ribut " tanya lisa yang melihat zaki dan rudi


" gak tau ni zaki , aku cuma mau kenalan sama cewek cantik ini kok gak boleh sama dia" rudi yang kesal sama zaki


" hay , ini di rumah sakit , kalian ini ribut aja , kasihan anak yang ada di dalam kandungan ara , pusing denger kalian berdebat" bima memperingati kan zaki dan rudi


" ya betul tu apa kata bima , kalian kalau mau ribut mendingan keluar aja " usir arsad


" eh bos , tega banget mau ngusir kita"


" iya sad , kita kita datang jauh jauh datang kesini mau jengukkin ara , kenapa kamu tega mengusir kita , ya gak ki" ucap rudi yang tidak terima di usir arsad


" arsad , ara papa sama mama pamit pulang dulu ya , papa ada kerjaan yang harus papa kerjakan " ucap papa hasan yang hendak pamit


" iya pa hati hati di jalan" ucap ara pada papa mertuanya


" iya , run saya pamit dulu ya " ucap papa hasan pada harun


" iya pak ,saya juga mau sekalian pamit juga , takut nya anggi nangis di titipin sama keluarga nya lia kelamaan" ucap harun yang juga mau ikut pamit pulang


" ya udah sekalian kita ke parkiran bersama" ajak papa hasan


" baik lah pa , ara kakak pulang dulu ya , besok kakak kalau gak sibuk ke sini lagi " ucap harun pada ara


" iya kak , hati hati di jalan"


" ya , sad saya titip ara ya , jaga dia , jangan ulangi kesalahan kamu yang dulu" harun memperingatkan arsad


" iya kak , terimakasih sudah memberi kesempatan untuk memperbaiki semuanya" ujar arsad pada harun


" sama sama ,jaga ara dan keponakan ku ya sad , ara kaka pamit dulu ya , kalau ada apa apa segera hubungi kakak ya ra" ucap harun


"iya kakak" jawab ara dan arsad bersamaan

__ADS_1


" ara mbak pamit dulu ya " ucap lia pada ara


" iya mbak ,titip salam pada anggi " ucap ara


" ya nanti mbak sampaikan " ujar lia sambil tersenyum


" sad jaga ara , kalau ada apa apa segera hubungi kami" ucap mama risa


" iya ma" jawab arsad


" ara mama sama papa pulang dulu ya semoga kamu cepet sehat ,biar cepet pulang dari sino" ucap mama risa pada ara


" iya ma " jawab ara sambil tersenyum


" ya udah kita pulang dulu ya" ucap papa hasan


" iya pa" jawab ara dan arsad bersamaan


" assalamualaikum" ucap papa hasan , mama risa , lia dan harun bersamaan sebelum meninggalkan ruangan rawat ara


" wallaikumsalam" mereka semua nyang ada di ruangan rawat ara


papa hasan ,mama risa , harun dan lia pun meninggalkan ruangan rawat ara ,mereka pulang ke rumah masing masing


" sayang kamu makan lagi ya ,tadi kamu makan cuma sedikit" ucap arsad yang menyuruh ara makan lagi


" nanti aja mas , aku pengen makan buah aja , aku takut mutah mas kalau makan nasi" ujar ara yang masih takut mutah saat makan nasi


" ya udah sini aku bukain ,kamu mau buah apa" tanya arsad


" oh cocuit sekali kalian , mas aku juga mau kaya gitu" ucap lisa dengan manja pada bima


" emang nya kamu mau buah yang mana ,sini aku bukain juga" jawab bima


ara dan arsad heran melihat lisa yang manja pada bima, mereka saling pandang


" jangan heran sad ,ra , mereka itu udah jadian " ucap rudi yang memberi tahu kalau lisa dan bima sudah berpacaran


" kok bisa" tanya arsad yang penasaran


" semenjak ara pergi ,mereka selalu bersama , sehingga menumbuhkan benih benih cinta di antara mereka" jelas zaki


"berarti kamu gak mengharapkan ara lagi kan bim? " tanya arsad


" gak lah ,kan aku sekarang udah ada lisa , ya gak yang" ucap bima sambil mengedipkan matanya kepada lisa ,lisa yang mendapat perlakuan seperti itu oleh bima pun merasa malu

__ADS_1


__ADS_2