Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
32. Arsad alergi


__ADS_3

saat ini ara sedang menyiapkan piring dan galan untuk makan malam bersama.


" ra , arsad kemana" tanya hasan saat sudah sampai di meja makan


" lagi di ruangan kerja nya kk, ayo makan kk , mana mbak lia sama anggi" ucap ara


" lagi di kamar ,sebentar lagi juga ke sini" ucap harun


" mas ,ra kamu masak apa" ucap lia baru datang bersama anggi


" banyak mbak ,anggi mau udang gak tante masak udang , kesukaan anggi" ucap ara pada keponakan nya


anggi yang di ajak bicara oleh ara pun sembunyi di belakang ibu nya


" dia malu ra sama kamu , kan udah lama gak ketemu" ucap lia


" duh ponakan tante ini , masa baru beberapa bulan gak ketemu udah lupa sih sama tante" ucap ara yang sedih, namun tiba tiba anggi langsung memeluk ara


" tete" ucap anggi dengan cedal nya


" anggi ,Tante sayang anggi" ucap ara yang langsung berjongkok dan memeluk ponakan nya


" kita makan tuk , tante mask udang buat anggi , anggi mau kan" ucap ara pada anggi


" au tete" jawab anggi


" iii lucu banget sih ponakan tante, gemes deh" ucap ara sambil mencium keponakan nya


' ternyata aku selama ini salah menilai ara , ternyata dia sangat sayang pada kami semua' batin lia yang melihat ara dan anggi


" ra kamu panggil arsad sana , kita makan bersama" ucap Harun


" iya kk , anggi tante panggil om arsad dulu ya " ucap ara, dan di jawab anggukan oleh anggi


ara pun pergi menuju ke ruang kerja arsad , setelah sampai di depan ruang kerja arsad ,pintu nya tak begitu tertutup rapat


" kemana sih hara ,kenapa chat aku cuma di baca aja , di telfon juga gak aktif lagi " ucap arsad sambil mondar mandir memegangi henfon nya


' ternyata mas arsad , lagi memikirkan hara ' batin ara


tok... tok...


" mas " panggil ara

__ADS_1


" masuk" ucap arsad dari dalam ruangan


Ara pun masuk ke dalam ruangan kerja arsad


" mas ayo makan malam , kk harun sama mbak lia udah nunggu di meja makan" ucap ara


" ya " jawab arsad yang masih meliha henfon nya


Ara pun menghela nafas nya melihat tingkah laku suami nya, ia langsung keluar dari ruang kera arsad menuju ke meja makan, arsad pun mengiringi ara dari belakang nya


"maaf kk lama nunggu ya" ucap arsad saat diri nya dan ara sampai di meja makan


" gak juga kok , kamu lagi ada pekerjaan apa sad" ucap harun


" iya kk , tapi udah selesai kok , ayo kk , mbak kita makan malam " ucap arsad


" mas mau makan sama apa " tanya ara pada arsad seperti biasa nya sebelum makan


" sama apa aja yang kamu ambilin buat aku , akan aku makan" ucap arsad dengan senyum terpaksa


" wah romantis nya kalian , kalah kita dek" ucap harun sambil tersenyum pada istri nya


" kalah apa biasanya juga kamu makna juga aku yang ngambilnya" ucap lia


" mas bisa aja" ucap lia dengan senyum malu


' bahagia nya jika memiliki keluarga yang harmonis seperti merek' batin ara yang melihat kemesraan kk nya


' mungkin nanti saat aku menikahi hara , aku bisa seromantis kk arun sama mbak lia' batin arsad yang melihat kemesraan kk ipar nya


" nanti lagi mesra mesraan nya , kita makan dulu , tu anggi udah kelaparan " ucap ara pada kk nya dan kk ipar nya


" bilang aja kamu iri , ya gak mas" ucap lia meledek ara


" iya , sad , ara iri tu pengen mesra mesraan juga" ucap harun pada arsad, arsad hanya tersenyum tak menjawab apa apa


" iihh siapa juga yang iri, udah ayo kita makan nanti keburu dingin gak enak makan nya" ucap ara


Mereka pun makan dengan lahap nya , ara memasak banyak menu makanan sehingga semua makanan yang ada , termasuk arsad, tanpa sadar arsad memakan kerang , yang ara masak untuk kk nya


Setelah makan mereka mengobrol ringan di ruang keluarga , bercanda tawa


" ra kk besok pulang ya" ucap harun pada ara

__ADS_1


" loh kok cepat banget kk " ucap ara


" pekerjaan kk gak bisa di tinggal ra " ucap ucap harun


' yes , aku bisa bertemu dengan hara lagi ,kalau kk harun pulang ' batin arsad kegirangan


" biar kan saja ra , kk harun pulang nanti kapan kapan kita yang ke rumah kk harun , kalau aku lagi gak banyak pekerjaan " ucap arsad , dengan tujuan agar ara tak melarang kk nya untuk pulang


" iya ra , bener kata arsad , kalian kapan kapan main lah ketempat kk " ucap harun


" sebenar nya , kalau kk mu gak lagi banyak kerjaan mbak masih ma lama lama di sini ra , rumah kalian itu betahin " ucap lia


" ya udah deh , nanti kapan kapan aku sama mas arsad yang gantian main ke rumah kk" ucap ara


" ya udah , kk istirahat lah besok kan mau nyetir , takut nanti mengantuk" ucap arsad


" iya mas aku juga mau tidur , nanti pasti aku gak di bolehin kamu tidur kalau di jalan " ucap lia


" ya udah kk sama mbak mu tidur dulu ya sad , ra" ucap harun pada arsad dan ara


" iya kk , kita juga mau istirahat" ucap arsad


"ya udah kk ke kamar dulu ya" pamit harun


" iya kk, ayo ra kita juga istirahat " ucap arsad mengajak ara, ara pun mengangguk kan kepala nya


Mereka pun menuju ke kamar masing masing , ara dan arsad terpaksa tidur satu kamar , karena tidak mau harun dan lia tau kalau mereka tidak tidur satu kamar


Sesampai di kamar arsad terus bergaruk garuk di seluruh tubuh nya, ara yang heran melihat suami nya


" mas , mas kenapa" tanya ara


" gak papa" ucap arsad masih menggaruk garuk badan nya dan tak lama seluruh badan arsad di penuhi dengan bintik bintik merah


" mas , kok kamu tumbuh bintik bintik merah gitu di wajah mu, apa jangan jangan kamu makan kerang yang aku masak buat kk harun mas" tanya ara


" jadi kamu masak kerang tadi , kenapa kamu gak bilang sama aku, cepat ambilin obat alergi aku yang ada di laci" ucap arad yang langsung membuka baju nya , sambil menggaruk garuk badan nya


" ini mas obat nya, ucap ara sambil menunduk kan kepalanya iya malu melihat arsad telanjang dada


Arsad langsung mengambil nya dan meminum obat itu, setelah itu arsad langsung memasuki kamar mandi untuk mandi , agar mereda kan gatal nya


Setelah dua jam arsad berada di kamar mandi , ara sangat khawatir dengan arsad , namun ia tak ada keberanian mengetuk pintu kamar mandi arsad

__ADS_1


__ADS_2