Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
40. kepergian ara


__ADS_3

Setelah menyelesaikan mandi ara segera mengenakan pakaian yang tadi sedikit agak basah , setelah mengenakan pakaian nya ia menghampiri arsad yang masih tertidur pulas


" mas , maafin aku ya kalau aku pergi tanpa pamit dulu sama kamu , aku gak sanggup kalau harus mendengarkan kata kata kamu saat kamu ingin melepas kan aku,aku sudah terlanjur sayang dan cinta sama kamu mas , maaf untuk kebohongan yang selama ini aku buat, selat tinggal mas , semoga nanti kamu bisa mendapat kan perempuan yang lebih baik lagi dari aku" ucap ara mencium kening arsad sebelum ia meninggalkan arsad di hotel


Setelah itu ara langsung keluar dari hotel , menuju ke rumah nya untuk mengemasi barang barang nya , ia memutus kan untuk pergi dari kehidupan arsad


Setelah sampai di rumah ara langsung menuju ke kamar nya , ia mengemasi barang barang nya sambil menangis , setelah selesai ara meninggalkan kartu keredit , henfon di atas meja kamar nya dan sebuah surat untuk arsad


Setelah itu ara menuju ke kamar arsad , dan mengambil salah satu kemeja arsad


" maaf ya mas , aku mengambil satu kemeja kamu , ini untuk mengobati rasa rindu ku sama kamu nanti " ucap ara yang memasuk kan satu kemeja arsad kedalam tas nya , ia juga mengambil sala satu poto arsad yang ada di meja samping tempat tidur


" ganteng banget sih mas kamu" ucap ara sambil tersenyum melihat poto arsad


Setelah itu ara langsung keluar dari kamar arsad ia menuju ke lantau dasar


" apa aku masak dulu ya untuk mas arsad , jadi saat dia pulang nanti dia tidak kelaparan " ucap ara yang meletak kan kopernya di samping meja makan


Ara masak makanan kesukaan arsad , setelah setengah jam ara masak ia langsung meletak kan nya di meja makan , ia langsung memberes kan dapur bekas ia masak


" semua sudah selesai , sudah waktu nya aku meninggalkan rumah yang penuh dengan kenangan kamu mas, selamat tinggal suami ku sayang" ucap ra sambil menangis keluar dari rumah arsad


Ia langsung menguncinya kembali rumah arsad dan memasuk kan kunci nya kedalam ruah dari bawah pintu


Setelah itu ia pergi menggunakan taksi yang ia pesan tadi sebelum keluar dari rumah arsad


" kita mau kemana neng " tanya supir pada ara


Ara terdiam sejenak , memikirkan ia mau kemana


" ke terminal aja pak" ucap ara , ia memutus kan untuk pergi jauh dari kota ini , ia ingin melupakan kenangan indah bersama arsad di kota ini


" baik neng" ucap supir taksi itu yang langsung menuju ke terminal


Sesampai di terminal saat azan isya ara memutus kan untuk melaksanakan sholat isya terlebih dahulu , ia langsung menuju ke masjid yang ada di terminal


setelah ara sholah ia berdoa dalam hati sambil menangis meratapi nasip nya

__ADS_1


Tanpa ara sadari sedari tadi ada yang tengah memperhatikan ara yang sedang berdoa sambil menangis


" assalamualaikum mbak" seseorang yang menghampiri ara


" wallaikumsalam ada apa ya mbak" jawab ara


" maaf kalau saya lancang , apa emak ada masalah, oh sebelum nya perkenalkan saya ruri" ucap ruri seseorang yang memperhatikan ara tadi


" saya humairah , biasa di panggil ara , jngan panggil saya mbak panggil ara ara" ucap ara yang memperenalkan diri nya juga


" baik lah ara , maaf kalau saya lancang apa kamu sedang ada masalah , saya dari tadi memperhatikan kamu saat berdoa , kamu menangis maaf saya gak bermaksud apa apa ara" ucap ruri


" ya saya memang sedang ada masalah mbak ruri " ucap ara


" jangan panggil saya mbak , panggil saja saya ruri" ucap ruri


" baik lah ruri " ucap ara sambil tersenyum


" kalau boleh tau, apa masalah mu ara , siapa tau aku bisa membantu mu" tanya ruri


" aku ingin pergi dari kota ini , apa kamu bisa membantu ku" tanya ara


" benarkah , baik lah aku mau ikut dengan mu , kalau begitu ayo temani aku membeli tiket yang satu tujuan dengan mu" ucap ara dengan gembira


" kalau kamu mau ini aku ada tiket untuk dua orang , yang satu nya sebenernya untuk adik sepupu ku , namun ia tidak jadi pergi , ini untuk mu saja" ucap ruri yang mengeluarkan satu tiket dari tas nya dan di berikan kepada ara


" aku bayar saja ya tiket nya" ucap ara yang ingin membayar tiket dari ruri dengan uang yang i ambi dari kartu yang di berikan arsad pada nya, ia sengaja mengambil uang itu sedikit untuk ongkos ia di perjalanan


" tidak usah , aku memberikan ini gretis untuk mu" ucap ruri


" jangan begitu , aku berasa tidak enak" ujar ara yang merasa tidak enak mendapat kan tiket secara gratis


" tidak apa ara , gunakan saja uang mu untuk kebutuhan mu nanti di pesanteren" ucap ruri


" terimakasih ruri , kau baik sekali" ucap ara


"Sama sama , ayo kita menuju ke bis nya , mungkin sebentar lagi bis nya akan berangkat" ajak ruri

__ADS_1


" sekali lagi aku sangat berterimakasih pada mu ruri " ucap ara


" sudah jangan terimakasih terus pada ku , aku ikhlas kok membatu kamu , aku tau kamu itu arang yang baik" ucap ruri


Mereka pun keluar dari masjid dan menuju ke bis yang ingin mereka tumpangi


" ruri , aku membeli makanan dulu ya , untuk di makan di mobil" ucap ara


" ayo aku temani , aku takut kamu nanti salah masuk bis" ucap ruri


" terimakasih ruri" ucap ara dengan senyum di balik cadar nya


" berhentilah berterimakasih terus kepada ku ara , aku bosan mendengar kan nya" ucap ruri, ara hanya tersenyum mendengr ocehan ruri


Setelah selesai ara membeli beberapa roti , cemilan dan air minum mereka langsung masuk ke dalam bis dan mencari tempat duduk mereka


" ara , apa kau boleh tau kenapa kamu inin meninggalkan kota ini" tanya ruri yang penasaran, ara terdiam sejenak mendengar pertanyaan ruri


" baik lah aku akan menceritakan nya pada mu , mungkin ini akan terdengar konyol menurut mu , namun inilah yang sebenernya" ucap ara , ara menceritakan tentang kehidupan nya selama manjadi istri arsad


" jadi kamu rela, menjadi selingkuhan suami kamu ,demi suami kamu tidak berselingkuh dengan wanita lain" tanya ruri yang tak habis fikir dengan ara


" ya , aku melakukan itu" ucap ara


" malang sekali ara nasip mu, semoga saja nanti kamu akan bertemu dengan jodoh yang baik untuk mu , di dunia mau pun di akhirat" ucap ruri


" amin " cap ara mengaminkan ucapan ruri


arsad



ara



hara

__ADS_1



__ADS_2