Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
36. perang batin


__ADS_3

" kamu tau sayang aku sangat menghawatirkan kamu" ucap arsad


" maaf ya mas , aku beneran sibuk banget kemarin , aku gak sempet pegang henfon" ucap ara


" iya gak papa , oh ya sayang maaf ya , kayak ya minggu ini kita gak bisa ke villa aku aku lagi sibuk banget sayang" ucap arsad yang merasa minggu ini akan sibuk di karenakan zaki ikut libur


" iya gak papa mas, kalau boleh tau mas sibuk apa ya" tanya ara


" sibuk di kantor sayang , hari ini zaki , sekertaris aku libur , jadi kemungkinan aku dan dia akan sibuk untuk beberapa hari kedepannya" ucap arsad


" oh gitu ya , aya udah gak papa , lain waktu kita bisa ketemu lagi" ucap ara


" tapi aku pasti bakal kangen banget sayang sama kamu" ucap arsad


" kan kita masih bisa VC mas" ucap ara


" ya tapi beda sayang " ucap arsad dengan manja


" gini aja nanti setelah mas menyelesaikan pekerjaan mas , kita liburan di villa mas deh untuk beberapa hari, mau gak" ucap ara


" mau banget, beneran ya sayang " tanya arsad memastikan


" iya mas " ucap ara


" kalau kaya gini kan aku jadi semangat kerja nya, oh ya sayang , udah dulu ya telfonan nya , di rumah ada temen temen aku lagi main , gak enak kalau di tinggal terlalu lama " ucap arsad


" iya mas , aku juga masih ada pekerjaan yang belum aku kerjakan" ucap ara


" ya udah aku matiin dulu ya sayang telfon nya , nanti malem kita telfonan lagi ya , aku masih kangen sama kamu" ucap arsad


" iya mas" ucap ara


" assalamualaikum sayang" ucap arsad


" wallaikumsalam mas" ucap ara


Sambungan telfon nya langsung di putus kan oleh arsad

__ADS_1


tanpa arsad sadari bima yang ingin memanggil arsad untuk bergantian giliran bermain PS,bima mendengar samar samar arsad sedang bertelfonan bersama perempuan dengan arsad memanggil sayang


' ternyata kamu memang gak bisa berubah sad , jangan salah kan aku, kalau aku memperjuangkan ara lagi' batin bima yang langsung pergi dari depan kamar arsad


Arsad yang baru saja selesai bertelfonan bersama hara pun segera keluar kamar untuk menemi teman teman nya


" dari mana aja sad, kita udah mau selesai ni , bentar lagi giliran kamu" ucap rudi


" mules tadi" ucap arsad berbohong


" pantesan tadi bima nyamperin kamu ke kamar , kata nya kamu gak jawab di panggil , ternyata lagi nyetor" ucap rudi


Arsad langsung melihat ke arah bima yang sedang sibuk bermain henfon nya, tanpa melihat ke arah arsad


" bos ni sekarang giliran mu , sama bima " ucap zaki menyerah kan setik PS kepada arsa


" lain kali gue yang kan menang zi ,ni bim , giliran kamu sama arsad" ucap rudi sambil memeberikan setik PS kepada bima , dan bima pun langsung mengambil nya


" ok , siap sad , bersaing sama aku ,kali ini aku gak akan kalah dari kamu" ucap bima sambil menatap arsad


" siapa takut ,asal kamu bersaing sehat , dan jangan bermain curang" ucap arsad yang tak kalah menatap tajam ke arah bima


" ok ,kita buktikan ,siapa yang akan menjadi pemenangnya" ucap arsad


Zaki dan rudi hanya menganggap mereka seperti bersaing dalam permainan , tanpa zaki dan rudi tau kalau mereka sedang berperang batin


Arsad dan bima terus bermain dengan sangat serius , mereka tidak ada yang mau mengalah , seolah olah meraka meluap kan sebuah perasaan meraka dalam permainan game


" yas , aku pemenang nya" ucap arsad dengan senyum sinis


" kali ini kamu boleh menang sad , tapi lain kali aku tidak akan mengalah lagi , aku akan berjuang lagi untuk memenangkan nya" ucap bima yang tak mau kalah dari arsad


" sudah lah bim , kamu gak akan menang melawan ku" ucap arsad dengan senyum mengejek


" kita liat aja nanti , aku akan berjuang lebih keras lagi untuk menang" ucap bima dengan penuh arti


" tak akan ku biarkan , kamu menang bim" ucap arsad yang tau maksud bima

__ADS_1


" sudah lah , masalah permainan saja , kalian mau ribut" ucap rudi yang melihat perdebatan arsad dan bima


" ya , kalian ini seperti anak kecil saja , ayo kita main lagi ,biar kalian puas " ucap zaki


" boleh juga , ayo sad , kita tanding lagi , kali ini aku tidak akan kalah dari mu" ucap bima menantang arsad


" ok , siapa takut , pasti nanti aku lagi yang menang" ucap arsad dengan percaya diri


Mereka pun bertanding lagi dengan salah satu permainan yang ada di PS arsad


" permisi , ini minuman sama cemilan nya untuk menemani , main PS nya" ucap ara yang abru datang dari dapur sambil membawa cemilan dan minuman segar untuk arsad dan teman teman nya


" terimakasih ara " ucap rudi dan zaki bersamaan


Sedangkan arsad dan bima masih sibuk bermain mereka tidak menghiraukan sekitar nya, mereka hanya fokus untuk menang, ara meletak kan minuman dan cemilan di meja , setelah itu ia pergi lagi kedapur


" hay kalian gak minum dulu" tanya rudi sambil menikmati makanan adan minuman yang di sediakan ara tadi


" biarin aja mereka rud , kita abisin aja semuanya" ucap zaki jahil


" kamu bener juga ya zi , mereka main PS serius banget , sampek gak memperdulikan sekitar nya" ucap rudi


" iya mereka seperti anak kecil aja , yang tidak mau ada yang mengalah" ucap zaki


arsad dan bima masih terus bertanding , di permainan , mereka tidak ada yang mau mengalah sehingga permainan selalu seri


" mereka tu main mai PS nya, kok kaya orang lagi bersaing yang sangat besar aja" ucap rudi yang melihat seperti ada yang aneh dri arsad dan bima


" kamu ini gimana sih rud, ya jelas mereka sangat bersaing , mereka kan gak ada yang mau kalah "ucap zaki yang masih melihat arsad dan bima biasa saja


" tapi ki , coba seh kamu perhatikan arsad dan bima , seperti nya mereka bukan hanya tarung dengan game , tapi seperti nya mereka bertarung dengan perasaan mereka" ucap rudi pada zaki


" ah, masa sih rud , aku melihat mereka seperti biasa aja , gak ada yang aneh dengan mereka" ucap zaki yang belum menyadari nya


" coba kamu perhatikan dengan baik ,dari cara mereka memegang stik, terus dari mereka menatap fokus tanpa bicara , tatapan ke layar tv terus , tanpa memperdulikan sekitar nya" ucap rudi


Zaki mulai mengemati gerak gerik arsad dan bima , memang seperti ada yang berbeda di antara mereka, tapi entah apa itu

__ADS_1


" iya rud kamu bener , seperti nya mereka sedang perang batin deh" ucap zaki yang baru menyadari nya


__ADS_2