Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
31. harun dan lia menginap


__ADS_3

arsad mencari keberadaan ara, ia mencari sampai setiap ruangan yang ada di rumah nya


" hey , tu kk kamu udah dateng" ucap arsad saat menemukan ara di kamar nya arsad sedang memberes kan pakaian nya


" iya mas" ucap ara yang langsung beranjak dari duduk nya ,ia dan arsad pen keluar dari kamar nya menuju ke ruang tamu untuk menemui harun


" assalamualaikum kk" ucap ara yang menghampiri kk nya, ia langsung memeluk kk nya karena ia sangat merindukan sang kk


" wallaikumsalam ara , kamu sehat dek" ucap harus setelah mereka melepas pelukan nya


" alhamdulilah sehat kk , mbak lia " ucap ara yang langsung memeluk kk ipar nyudan di balas pelukan nya oleh lia


" kamu nambah berisi aja ya ra" lia yang melihat kalau ara sekarang tak sekurus dulu


" gimana gak berisi aku di sini kerjaan nya makan tidur aja, ari tidur ya mbak , ayo mbak tidurin aja di kmar tamu , kasihan dia kalau tidur di sofa gini" ucap ara yang melihat keponakan nya tidur di sofa


" ia mbak , di sini banyak kamar kosong pilih aja mau kamar yang mana " ucap arsad menimpali


" ya udah kalau begitu, mas aku nidurin anggi dulu ya" ucap lia pada suami nya


" ya " jawab harun


Ara dan lia pun pergi ke kamar tamu yang tak jauh dari ruang tamu


" rumah kamu bagus sad , adem dan nyaman " puji harun saat melihat lihat rumah arsad


" ya sengaja, aku memilih yang adem dan nyaman kk , biar betah di rumah " ucap arsad


" ya kamu bener sad, oh ya bagai mana hubungan mu dengan ara" tanya hasan


" sejauh ini hubungan kami baik kk " ucap arsad


" sukur lah kalau begitu , aku senang dengar nya , oh ya kenapa ara di dalam rumah masih menggunakan cadar nya" tanya harun penasaran

__ADS_1


"maaf ya kk , kalau masalah itu memeng aku yang menyuruh nya, aku takut tiba tiba temen ku bertamu dan melihat ara tak memakai cadar nya, sebab kalau teman ku sering main ke sini mereka suka ambil sendiri minuman atau makanan di kulkas , ara hanya membuka nya saat berada di kamar saja kk" ucap arsad berbohong


" ya kamu benar juga , sekarang bagai mana masalah pekerjaan kamu" tanya harun


" lancar kk , aku mau membangun pabrik baru yang ada di dekat desa kk , aku mau buat lapangan pekerjaan untuk orang orang yang ada di sana" ucap arsad


" wah selamat ya sad , kamu hebat banget sad dalam menjalan kan bisnis" puji harun pada arsad


" kk bisa aja, kalau kk bagai mana " tanya arsad


" kk masih menjadi karyawan papa kamu , yang ada di kantor cabang " ucap harun


" tapi ku dengar perusahaan yang di pimpin sama kk sangat maju pesat loh kk" ucap arsad


" itu juga berkat bantuan papa kamu sad" ucap hasan yang tek mau menyombongkan diri nya


🌸🌸🌸🌸🌸


" ra , enak ya kamu sekarang sudah jadi nyonya di sini" ucap lia


" mbak bisa aja " ucap ara


" ra, kenapa kamu tidak menyewa asisten rumah tangga aja , biar kamu bisa santai di rumah" ucap lia


" mas arsad tidak suka ada orang lain di rumah ini mbak, lagian juga kami masih menikmati kebersamaan kami masak" ucap ara sambil tersenyum , ia tidak mau maslah rumah tangga nya ada yang tau


" iya juga ya , kan kalian di jodoh kan , jadi kalian harus saling bersama agar rasa cinta kalian semakin tumbuh dan semakin besar" ucap lia


" hehe mbak bisa aja , oh ya mbak istirahat aja ya , aku mau masak buat makan malam kita nanti" ucap ara


" ya , ra mbak capek banget tadi di mobil gak boleh tidur sama kk kamu , kata nya nanti dia ngantuk kalau gak ada temen nya" ucap lia


" ya udah aku tinggal dulu ke dapur ya mbak " ucap ara

__ADS_1


" ya" jawab lia,ara pun keluar dari kamar tamu dan ia menuju ke dapur untuk memasak makan malam


Ara memasak berbagai menu makanan untuk menyambut kedatangan kk nya , setelah ber kutik di dapur sendirian ia pun menyelesai kan masak nya


" lo ra , kamu lagi masak " tanya harun saat ingin menuju ke kamar mandi yang ada di dekat dapur


" ya kk , ini udah selesai kok , kk mau ke mana" tanya ara


" kk mau ke kamar mandi " ucap harun


"kamar mandi nya ada di sebelah sama kk" ucap ara sambil menunjuk ke arah amar mandi


Harun pun menuju ke kamar mandi yang ara tujuk tadi


ara melihat arsad yang tampak gelisah memegagi henfon nya sambil duduk di meja makan


' kenapa mas arsad seperti nya sangat gelisah , apa yang dia fikir kan ' batin ara yang melihat arsad


' astaga aku belum mengabari mas arsad , kalau aku sudah sampai , pasti dia sangat menghawatir kan hara, henfon nya juga aku matikan tadi' batin ara yang baru mengingat kalau dia belum mengabari arsad


Ara menyusun hasil masakan nya di meja makan , ia melirik ke arah arsad namun arsad tak memperdulikan ara


Ara hanya menghembuskan nafas panjang nya. melihat arsad yang tek perduli dengan nya


Setelah menyelesai kan pekerjaan nya , ara langsung menuju ke kamar untuk mandi dan menjalan kan shalat magrib


Setelah sholat ara mambuka henfon nya dan saat henfon nya aktif banyak sekali pesan dari arsad yang menanyakan diri nya sudah sampai apa belum dan masih banyak lagi


" dengan hara aja dia seperhatian ini , sampai hara tak mengabari nya baru sebentar saja mams arsad seperti orang kebingungan , aku rasanya ingin cepat cepat mengakhri perselingkuhan ini, tapi aku takut mas arsad tidak bisa menerima ke nyataan kalau hara adalah ara isrti nya" gumam ara sendiri


Arsad tak memasuki kamar nya ia menyibuk kan diri nya di ruangan kerja


"hara , andai saja kamu itu istri ku , aku pasti akan sangat bahagia sekali,seandai nya kamu bisa di tukar denga ara , apa aku harus menghamili kamu dulu arag kamu bisa bersama dengan ku, bener juga ya kan hara tidak pernah di sentuh oleh suami nya , kalau dia tiba tiba hamil kan , otomatos akan di cerai kan oleh suami nya dan aku ada alasan untuk menikahi hara, ya aku akan membuat hara hamil anak ku, agar aku bisa bersama dengan nya. Tap bagai mana dengan ara ... Nanti aku akan memberi nya pilihan dia mau minta cerai atau mau menerima hara menjadi madu nya " ucap arsad sendiri

__ADS_1


__ADS_2