Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
85


__ADS_3

Setelah di rawat beberapa hari ara pun di perbolehkan pulang , semenjak kepulangan ara dari rumah sakit , arsad lebih waspada menjaga ara , arsad selalu melarang ini dan itu, dan untuk sementara waktu arsad tidak ke pesantren terlebih dahulu , ia mementingkan keselamatan istri nya.


Ya meski pun ustazah halimah sudah tidak ada lagi di pesantren , tapi arsad masih takut hal seperti itu akan terulang lagi . sedangkan ara hanya pasrah dan mengikuti apa kata suami nya , toh itu juga demi kebaikan nya


Para teman teman arsad dan ara termasuk riska , mereka terus melanjutkan belajar mereka ke pesantren


hari demi hari ara lalui dengan kehamilan nya yang semakin hari semakin besar, tak terasa kini usia kandungan nya sudah memasuki sembilan bulan , hal itu terkadang menyulitkan untuk ara beraktivitas, terkadang arsad sangat kasihan melihat istri nya kesusahan saat menjalan kan aktivitas biasa nya


" sayang , aku pergi ke kantor dulu ya , kamu di rumah aja , hari ini seperti nya akan pulang agak terlambat , karena aku harus rapat tentang pembangunan proyek baru yang akan segera di luncurkan " ucap arsad di depan ara yang sibuk dengan memasangkan dasi untuk arsad


" ya gak papa " jawab ara yang masih fokus memasangkan dari untuk arsad


" nanti aku usahain pulang untuk makan siang di rumah "


" ya , sudah selesai " ujar ara yang baru selesai memasangkan dasi untuk arsad


Arsad pun tersenyum melihat hasil pasangan dasi ara , arsad langsung berjongkok di hadapan ara , ia mengelus perut ara


" Assalamualaikum boy , papa kerja dulu ya , jangan nakal ya , kasihan mama mu , papa akan usahain pulang cepet , biar bisa jengukin kamu" ucap arsad yang langsung mencium perut besar ara


" mas , apaan sih , kenapa ngomong kaya gitu" ucap ara yang malu dengan ucapan arsad tadi


" ya gak papa , kan siapa tau aja anak kita kangen sama papa nya , pengen di jengukin papa nya" goda arsad pada ara


" kan setiap malem udah di jengukin , masa kangen terus" gumam ara yang sedikit kesal


bagai mana tidak kesal setiap malam arsad selalu meminta berhubungan suami istri, dengan beralasan ank nya kangen lah, anjuran dokter lah , ini lah itu lah


" kan biar ikatan batin seorang ayah dan anak nya itu semakin kuat sayang" jawab arsad sambil tersenyum manis


" ada aja jawaban nya" ucap ara


" udah ah , jangan cemberut gitu, nanti malem aku servis yang bagus" arsad menggoda ara, sekarang menggoda ara adalah kegiatan yang paling menyenangkan bagi arsad, mereka sambil berjalan menuju ke luar rumah

__ADS_1


" ii udah ah , bahas nya itu lagi itu lagi, semoga aja aku lahiran hari ini , jadi kamu harus puasa selama empat puluh hari" ujat ra yang kesal dengan suami nya


" masa lama banget sayang" protes arsad


"Ya memang seperti itu, jadi siap siap puasa selama empat puluh hari sayang" ucap ara sedangan senyum meledek


" alah palingan cuma seminggu, seperti perempuan datang bulan kaya biasanya" elak arsad yang tak percaya


" kalau kamu gak percaya bisa tanya sama mama, atau cari aja di internet" ujar ara


" ya nanti aku cari di internet aja , kalau nanya sama mama bisa bisa dia membenarkan ucapan mu" ujat arsad yang tidak percaya dengan sang mama , karena mama nya suka berpihak kepada ara


" ya silahkan , udah sana berangkat , kata nya banyak kerjaan hari ini" ujar ara, saat mereka sudah sampai di depan rumah


" oh iya , ya udah aku berangkat ya sayang" pamit arsad


" ya hati hati di jalan , dan semangat kerja nya" ucap ara yang langsung menyalimi tangan sang suami , arsad pun langsung mencium kening ara


" wallaikumsalam " jawab ara , arsad hanya pamit kepada sang istri , karena mama dan papa nya sedang pergi berolah raga pagi di taman komplek


Arsad pun langsung masuk ke dalam mobil nya dan menjalankan mobil nya meninggalkan rumah nyasambil melambay kan tangan nya kepada ara


Ara pun ikut melambaikan tangan nya kepada arsad, setelah mobil arsad tidak terlihat lagi ara pun masuk ke ke dalam rumah


Ara langsung menuju ke kamar nya , untuk membersih kan kamar nya, sengaja ara yang membersih kan nya, karena ara masih sanggup mengrjakan nya


saat sedang membersihkan kamar nya, tiba tiba ia merasa mulas di perut nya , ara langsung menuju ke kemar mandi, ia mengira kalau ia ingin buang air besar


namun saat sudah di dalam kamar mandi sakit nya hilang dan ara langsung keluar lagi dari kamat mandi


" aneh , tadi mules , pengen buang air besar , tapi pas sudah masuk kamar mandi , rasa sakit nya hilang" ucap ara yang kebingungan


Merasa sakit nya tidak lagi terasa ara pun langsung melanjutkan aktivitas nya, setelah membersih kan kamar , ara langsung bmenuju ke dapur , ia ingin memasak makan siang untuk arsad

__ADS_1


"non , mau apa?" tanya art yang ada di rumah mama arsad


" aku mau masak buat mas arsad bi" jawab ara


" ya udah bibi bantu ya" tawar art


" ya ay bik" ucap ara yang menerima tawaran ara


" assalamualaikum" salam mama risa dan papa hasan saat baru pulang dari olah aga


" wallaikumsalam" jawab ara


" kamu lagi apa ra?" tanya mama risa yang langsung mengambil air dingin di kulkas


" aku mau masak ma , buat maka siang mas arad nanti" jawab ara


" gak usah ra , perut kamu udah besar begitu , kamu pasti capek , udah biarin bibi aja yang masak, kamu istirahat aja" ujar mama risa


" aku yang ingi memasak ma , aku gak kesusahan kok , kan ada bibi yang membantu aku ma, sekalian aku olahraga ma" ucap ara


" ya udah deh terserah kamu , yang penting kamu harus hati hati ya , kalau capek istirahat aja , biar nanti bibi yang lanjutin" ujar mama risa


" ya ma" jawab ara


" mama anter minum dulu buat papa ya , sekalian mama mau mandi , nanti mama bantuin kalau belum selesai" ucap mama risa


" ya ma" jawab ara


mama risa langsung meninggalkan ara dan bibik art di dapur


Saat ara sedang memasak ara pun merasakan mules lagi , ara pun segera izin kepada bibik art untuk ke kemar mandi , dan lagi lai saat sampai di kamar mandi rasa sakit itu hilang lagi


Ara pun merasa heran , tapi ia tak terlalu menanggapi , ia kembali memasak makan siang untuk suami nya nanti , setelah masak nya selesai ara langsung ke kamar nya untuk mandi , setelah mandi ia langsung istirahat , karena ia merasa lelah hari ini

__ADS_1


__ADS_2