Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
23. Memulai misi


__ADS_3

Ara menangis di dalam kamar mendapat perlakuan arsad


"kenapa mas arsad tidak pernah berubah , dia masih memperlakukan aku seperti ini" ucap ara yang tak kuat menahan tangis nya


" mungkin ini jalan terbaik untuk aku bisa mempertahan kan rumah tangga aku sama mas arsad" ucap ara yang sudah yakin akan menjalan kam misi nya bersama lisa


Keesokan hari nya ara bersikap seperti biasa nya pad arsad , iya menyiapkan sarapan dan membersihkan rumah nya, iya juga selalu izin saat akan meninggalkan rumah


Saat ini ara sedang menunggu lisa pulang dari kantor nya , iya menunggu di depan kantor suami nya didalam taksi


" assalamualaikum ra" ucap lisa saat memasuki taksi yang di tumpangi ara


" wallaikumsalam, tumben telat " ucap ara


" gak papa , oh ya ada berita baus buat kamu" ucap lisa


" apa" tanya ara penasaran


" silvi sama suami kamu udah putus" ucap lisa


" putus , maksud nya" tanya ara yang tak mengerti


" tadi silvi nangis nangis di ruangan, kata nya dia di putusin sama si bos " ucap lisa


" terus" ucap ara makin penasaran


" kata dia sih hubungan mereka gak di setujui sama orang tua nya bos, mangkanya bos memilih untuk memutus kan hubungan mereka" ucap lisa


" kalau itu benar ,kita gak usah melanjutkan misi kita " ucap ara


" kalau menurut aku sih ya kita lanjutin aja, ini malah kesempatan bagus buat kita" ucap lisa


" kok bagus buat kita sih , aku gak mudeng deh sama kamu" ucap ara


" gini ra, itu kesempatan bagus buat kita sebab, kita sekalian ngetes suami kamu , apa bener dia sudah bertaubat atau dia sudah bosan dengan silvi dan mencari pacar baru" ucap lisa menjelas kan


" kamu ada bener nya juga , ya udah ayo kita belanja keperluan yang kita butuh kan" ucap ara


mereka pun sampai di mall , mereka mencari baju ake up dan kebutuhan lain nya setelah sekitar satu jam mereka mencari baju dan make up dan yang lain nya


" lita cari apa lagi ni lis " tanya ara

__ADS_1


" udah semuanya deh kayak nya ayo kita pulang , besok tinggal belajar make up nya ya nanti aku ajarin " ucap lisa


" ok , oh ya aku semalem juga abis liat tutorial cara ber-make up " ucap ara


" terus kamu bisa" tanya isa


" kan aku gak ada alat make up nya lis , ya mana bisa aku " ucap ara


" ya udah nanti kamu coba coba deh belajar make up nya , nanti aku nilai bagus apa gak dan kekurangan nya" ucap lisa


" ok" ucap ara


" oh ya kamu jangan lupa hubungi suami kamu , kamu memulai misi nya dengan cara mengechet nya terlebuih dulu " ucap lisa


" tap kan dia pasti liat dulu foto PP nya "ucap ara


" Oh iya ya" ya udah kalau begitu kita ke kosan aku dulu nanti aku dandanin kamu terus kamu pasang PP kamu , biar nanti suami kamu bisa langsung liat PP kamu" ucap lisa


" tapi ini udah mau malem lis , aku takut nanti mas arsad marah sama aku" ucap ara yang takut arsad akan marah padanya


" kita cuma sebentar kok gak akan lama" ucap lisa


Meraka pun menuju ke kosan lisa, setelah sampai lisa langsung memake up in ara, setelah beberapa menit akhir nya selesai


" ya, Allah ra kamu cantik banget, aku yakin pasti suami kamu akan langsung kelepek kelepek deh sama kamu" ucap lisa yang melihat kecantikan ara


" udah ayo cepet poto aku, aku mau langsung pulang" ucap ara


" ok ok sini kamu bergaya seperti ini nanti aku fotoin " ucap lisa memberi contoh kepada ara


" seperti ini" ucap ara


" ya seperti itu, tahan ya sebentar , satu dua tiga, sudah selesai" ucap lisa yang memperlihat kan hasil foto nya


" apa ini tidak berlebihan lis" ucap ara sambil memakai lagi kerudung dan cadar nya


" gak , udah sana katanya mau pulang" ucap lisa


" ya udah deh aku pulang dulu ya" ucap ara


" ya , oh ya nanti jangan di hapus dulu make up nya takut nya sumi kamu mau vc , liat muka kamu " ucap lisa memperingati

__ADS_1


" ok , aku pulang dulu ya assalamualaikum" ucap ara


" wallaikumsalam" ucap lisa


Ara menaiki ojol untuk pulang ke rumah nya dia dan arsad, sesampai di rumah ternyata arsad belum pulang


" sukur lah mas arsad belum pulang" ucap ara yang langsung memasuki rumah nya , iya langsung menuju ke kamar nya


" saat nya memulai misi " ucap ara yang langsung berganti baju dan langsung menghubungi no arsad dengan menggunakan no baru


" hay arsad 🤗, apa kabar " isi pesan ara kepada arsad


" apa ini gak terlalu alay ya" ucap ara setelah mengirim pesan pada arsad


" hay juga ,ini siapa ya🙄" balasan dari pesan arsad


" aku humairah , temen kamu masa kecil dulu , apa kamu tidak mengingat ku☺️" pesan ara


" jangan mengaku ngaku kamu ya😑" pesan arsad


" ternyata dia gak langsung percaya" ucap ara saat membaca pesan sari arsad


" aku gak mengaku ngaku kok , apa kamu mengingat saat aku di suruh ibu ku membeli gula pasir, terus aku di hadang sama rombongan anak anak nakal yang ingin meminta uang ku dan ingin memukul ku , terus kamu datang menolong ku , kamu juga bilang kalau akan melaporkan mereka pada polisi , dan mereka langsung lari ketakutan mendengarkan kamu mau lapor polisi , setelah itu kamu juga mengantar kan aku pulang dan ternyata di rumah ku ada orang tua mu , jad kita di suruh main ke taman belakang , dan kamu menjanjikan kalau kita besar nanti kamu mau menikahi ku, apa kamu mengingat nya sad" pesan ara yang mengingat kan kejadian masa kecil mereka


" semoga aja dia gak mau , dan mau memilih berubah dan memperbaiki rumah tangga kami " ucap ara setelah mengirim pesan pada arsad


ara sedang mnunggu balasan pesan dari arsad namun ara mendengar suara mobil arsad


" pantesan dia lama bales nya ternyata dia lagi di jalan , aku harus bersiap siap menyambut nya seperti biasa , jangan sampai mas arsad curiga" ucap ara yang segera memaiak baju gamis , kerudung dan cadar nya


Iya ber lari menuju ke depan untuk menyambut arsad


" baru pulang mas " tanya ara saat sudah ada di dekat arsad


" hem" jawab arsad yang berjalan menuju kamar nya


" mau makan malam mas , nanti aku panasin" ucap ara


" gak usah aku udah makan " ucap arsad yang langsung pergi meninggal kan ara


Ara langsung berlari lagi menuju ke kamar nya untuk melihat apa sudah ada pesan deri suami nya

__ADS_1


__ADS_2