
Ruri sangat terkejut saat mendenger bawa ara hamil
" ara , kamu beneran hamil" tanya ruri memastikan , ara hanya tersenyum dan mengangguk kan kepalanya
" alhamdulilah , berarti sebentar lagi aku akan memiliki keponakan yang sangat lucu" ucap ruri dengan senang
" ya ruri" ucap ara ikut bahagia
" ara ,di sini kan sudah ada ruri ,umi pulang dulu ya ,takut nanti ustad ansor mencari umi , sebab tadi umi ke sini beliau sedang tidak di rumah" ucap umi hasnah
" iya umi, terimakasih umi atas semuanya" ucap ara
" sama sama ara ,ruri umi nitip ara ya ,umi mau pulang dulu" ucap umi dengan ruri
" siap umi ,aku akan menjaga ara dengan baik" ucap ruri
" ya udah kalau kaya gitu, umi pulang dulu ya , assalamualaikum" ucap umi hasnah
" wallaikumsalam" ucap ruri dan ara bersamaan, umi hasnah pun segera keluar dari kamar ara dan pulang ke rumah nya
" umi hasnah baik banget ya ruri" ucap ara
" iya umi hasnah memang sangat baik banget" ucap ruri
" oh ya ruri apa kamu tidak mengajar lagi " ucap ara
" ya ampun ara , aku hampir lupa aku masih ada satu jam lagi di kelas aliah" ucap ruri sambil menepuk keningnya
" kamu ini kebiasaan kalau udah seneng pasti lupa semuanya" ucap ara
" hehe kamu tau aja ,tapi kamu gimana" tanya ruri yang tidak tega meninggalkan ara sendirian
" aku gak papa kok ruri, aku cuma butuh istirahat aja" ucap ara
" ya udah kamu istirahat aja ya, jangan kemana mana , setelah kelas usai aku ke sini lagi" ucap ruri
" ya " jawab ara
__ADS_1
" hay boy ,kamu jangan nakal ya di perut umi kamu , jagain umi kamu ya boy" ucap ruri sambil mengelus perut ara
" boy, kita kan belum tau jenis kelamin nya ruri " ucap ara
" gak papa , aku yakin aja kalau anak kamu itu cowok " ucap ruri
" kamu ini " ucap ara yang tersenyum
" ya udah kamu istirahat lah , aku mau ke kelas aliah dulu ya " ucap ruri
" iya sana buruan para santri pasti sudah menunggu kamu ustazah ruri" ucap ara sambil tersenyum
" assalamualaikum ustazah ara" ucap ruri yang membalas ara
" wallaikumsalam" ucap ara, ruri pun langsung meninggalkan kamar ara ia langsung menuju ke kelas alian untuk mengajar kembali, sedangkan ara langsung tidur setelah ruri pergi dari kamar nya
umi hasnah baru saja sampau di rumah nya ,ia sudah di hadang oleh putra nya
" assalamualaikum" ucap umi hasnah saat memasuki rumah
" wallaikumsalam umi, bagai mana keadaan humaira umi" tanya riki yang sedari tadi menunggu umi nya pulang
" umi ,nanti dulu , riki masih mau bertanya tenteng ara, kenapa ara bisa muntah muntah seperti itu, apa kata dokter tentang ara , apa ara memakan makanan tidak sehat atau apa umi" tanya riki yang sangat menghawatirkan ara
" riki ,kamu ini nanya gak bisa satu satu apa ,umi pusing mau jawab yang mana dulu" ucap umi hasnah yang pusing mendengar pertanyaan putra nya ini
" hehe, maaf umi ,jawab aja tang umi bisa jawab" ucap riki
" begini ya nak , ara tidak apa apa ,ia muntah muntah seperti itu adalah hal wajar " ucap umi hasnah di potong oleh riki
" hal biasa seperti apa umi , sudah jelas jelas ara muntah muntah sampek lemes gitu,kok malah di bilang biasa sih , aneh umi ini" ucap riki yang kesal
" kamu itu kebiasaan kalau orang sedang memberikan informasi jangan di potong dulu ,biar informasinya akurat gak setengah setengah seperti ini" ucap umi hasnah yang ikut kesal dengan anak nya
" hehe maaf umi silahkan di lanjut kan" ucap riki yang merasa bersalah
" ara itu muntah muntah seperti tadi itu hal wajar bagi ibu hamil muda seperti ara" ucap umi hasnah
__ADS_1
" apa, ara hamil" ucap riki terkejut mendengar ucapan uminya yang mengatakan ara hamil
" ya , saat ini ara sedang hamil anak dari suaminya" ucap umi hasnah
" tapikan umi ara mereka kan sudah berpisah " ucap riki
" sebenernya mereka belum berpisah kalau belum ada kata talak atau akte cerai mereka" ucap umi hasnah, seketika riki terdiam ,hatinya merasa di tusuk ribuan jarum saat mendengar ara hamil anak dari suaminya dan mereka belum resmi bercerai , riki sebenernya ingin melamar ara dalam waktu dekat ini , namun rencananya gagal karena ara hamil
******
di tempat lain kini arsad sedang tertidur langsung terbangun akibat ia bermimpi tentang ara yang datang sambil menggendong bayi
" ara" teriak arsad terbangun dari tidur nya
" ya Allah kenapa aku bermimpi ara datang sambil membawa bayi, bayi siapa yang ara bawa" ucap arsad yang mengingat mimpinya barusan
arsad langsung melihat jam di samping tempat tidur nya jam menunjuk kan pukul 03:00
" ternyata sudah jam tiga , sebaik nya aku langsung sholat saja " ucap arsad sendiri ,ia langsung beranjak dari tempat tidur dan langsung menuju ke kemar mandi
selama di tinggalkan ara arsad sangat rajin melakukan ibadah sholat mau itu yang wajib atau pun sunah ,terkadang arsad juga sering mendatangi pengajian atau ceramah agama
setelah melaksanakan sholat tahajud arsad langsung berdoa
" ya Allah ya tuhan ku.... ampunilah dosa dosa ku... mau pun dosa yang di sengaja atau pun tidak di sengaja... ya Allah engkau lah yang maha segalanya.... ya Allah lindungilah dimana pun ara berada....jagalah dia ya Allah...ya Allah pertemukan lah hamba dengan ara , hamba ingin meminta maaf atas kesalahan hampa pada nya.... berikan lah hamba kesempatan untuk memperbaiki semuanya.... amin ya rabbal Al-Amin" doa arsad setelah sholat tahajud
setelah itu arsad langsung membaca Al quran sambil menunggu kan sholat subuh
****
di tempat lain ara baru bangun tidur ,ia melihat jam yang ada di sebelah tempat tidur nya
" udah jam tiga " ucap ara yang langsung bangun dari tidur nya ,ia langsung menuju ke kamar mandi untuk mengambil wudhu
setelah berwudhu ia langsung menunaikan sholat tahajud , stelah sholat ia langsung membaca Al quran untuk menunggu waktu subuh tiba, tak lama ara pun menyelesaikan membaca Al quan nya, entah kenapa ara sangat merindukan arsad
" sayang kenapa umi sangat merindukan abi mu ,apa kamu yang merindukan abi nak" ucap ara sambil mengelus perut nya yang masih rata
__ADS_1
" maafin umi ya sayang ,maafin umi ,umi belum sanggup untuk bertemu dengan abi mu , umi janji suatu saat nanti umi akan membawa mu bertemu dengan abi mu ,saat umi sudah siap bertemu abi mu ya sayang" ucap ara sambil menangis