Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
58


__ADS_3

arsad tengah bersiap siap untuk pergi ke kota sebelah ,lebih tepat nya ia ingin pergi, milik teman papa nya


" bismilah, semoga au bisa memperdalam ilmu agama ku" ucap arsad yang langsung pergi meninggalkan rumah nya dan menuju ke pesantren


Selama di perjalanan ia melihat ke kanan ke kiri , siapa tau di perjalanan arsad bisa bertemu dengan ara


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh, akhir nya arsad sampai di pesantren AL-Hidayah, arsad langsung memasuki pesantren itu, ia langsung memarkirkan mobil ke sayangan nya tak jauh dari rumah ustad Ansor


ia keluar dari mobil nya , kebetulan ada beberapa santri wati yang lewat dan melihat arsad



" wah , ganteng banget , apa dia saudaranya ustad riki ya" ucap salah satu santri memuji ke tampanan arsad


" aku gak tau , tapi sumpah dia ganteng banget seperti artis korea aja" ucap santri yang lain nya


" ya Allah semoga dia jodoh ku"ucap santri yang lain nya lagi


Arad merasa risih jadi ia langsung saja menuju ke rumah nya ustad Ansor


" assalamualaikum" ucap arsad


"wallaikumsalam" ucap ustad Ansor saat membuka kan pintu rumah nya


" permisi pek ustad , saya arsad anak nya papa hasan" ucap arsad memperkenalkan diri


" ya Allah jadi kamu anak nya hasan, anteng dan gagah sekali kamu nak , ayo mari masuk" ucap ustad Ansor


" terimakasih pak ustad " ucap arsad


" panggil saya abah aja nak arsad , biar lebih akrab, silahkan duduk dulu ya sad , oh ya kamu tunggu sebentar ya saya panggilkan istri dan anak saya dulu" ucap ustad Ansor


" baik bah " ucap arsad


Uatad Ansor langsung beranjak dari duduk nya dan langsung menuju ke dalam rumah untuk memanggil anak dan istri nya


Tak lama umi hasnah dan riki pun datang menemui arsad


" wah teryata tamu nya sudah datang " ucap umi hasnah pada arsad, arsad dan umi hasnah pun melakukan salam jarak jauh


" ih iya bu " ucap arsad yang kaku , ia bingung harus memanggil apa

__ADS_1


" panggil saja umi" ucap umi hasnah


" baik umi" ucap arsad sambil tersenyum


" nak arsad perkenalkan ini anak saya namanya riki " ucap Abah Ansor yang memperkenalkan anak nya


" riki " ucap riki yang langsung mengulurkan tangan nya


" arsad" ucap arsad yang menyambut tangan riki


" sebentar umi buat kan minum dulu ya " ucap umi hasnah


' tidak usah repot repot umi" ucap arsad yang merasa tidak enak


" gak sama sekali ko, tunggu sebentar ya" ucap umi hasnah yang langsung menuju ke dapur


" jangan merasa sungkan nak , anggap lah ini rumah kamu sendiri , kalau kamu mau tau pesantren ini bisa sebesar ini juga kerena donatur dari papa kamu " ucap abah Ansor


" benarkah abah , kenapa papa gak pernah cerita" ucap arsad yang baru mengetahui kalau papa nya seorang donatur pesantren


" mungkin papa mu terlalu sibuk nak, sehingga tak sempat untuk menceritakan nya " ucap abah Ansor


di pesantren berita kedatangan arsad sudah sangat menyebar ke seluruh penghuni pesantren , mereka mengatakan kalau ada opa opa Korea yang datang ke rumah ustad Ansor , berita itu sampai terdengar sampai ke ruri , ruri langsung mencari keberadaan ara


" assalamualaikum ra" ucap ruri yang melihat ara hanya duduk sendirian di bawah pohon rindang


" wallaikumsalam , kamu kenapa ngos ngosan kaya abis di kejar setan aja" ucap ara


" kamu tau gak , kalau rumah ustad Ansor ada tamu seorang opa opa korean" ucap ruri antusias


" ya terus apa hubungan nya dengan ku" tanya ara yang tidak terlalu perduli


" ih kamu ini , memang nya kamu gak penasaran apa sama orang itu" tanya ruri


" gak , bagi aku tu yang mirip banget sama opa opa korea tu cuma suami aku" ucap ara


" yang bener ra , suami kamu mirip opa opa korea" tanya ruri memastikan


" ya iya lah , dia tu ganteng tinggi putih , pokoknya kalau dari pisik sih bisa di bilang sempurna lah" ucap ara


" apa kamu punya fotonya ra , kok aku jadi penasaran ya" ucap ruri

__ADS_1


" kamu gak boleh liat foto suami aku nanti kamu malah naksir lagi" ucap ara yang tidak memperbolehkan ruri melihat foto suami nya


" pelit banget sih kamu , oh ya aku jadi penasaran sama tamu yang ada di rumah nya umi hasnah , kita kesana yuk ra" ucap ruri


" gak ah , kamu kalau mau ke sana silahkan , aku mau ke supermatket dulu mau beli es krim" ucap ara yang langsung beranjak dari duduk nya


" ii kamu kerjaan nya makan es krim muluk , nanti gendut baru tau rasa kamu" ucap ruri


" biarin gendut , kan kalau sedang hamil badan memang harus meral lah sedikit" ucap ara santai


" iii ara ada aja jawaban nya, ya udah deh aku ikut kamu aja ke supermarket , kebetulan aku juga mau beli pembalut " ucap ruri ,Mereka pun pergi e supermarket


Di rumah ustad Ansor , setalah banyak bercerita tentang masa lalu papa hasan dan abah Ansor , arsad pun hendak pamit ke supermarket , untuk membeli keperluan mandi selama ia tinggal disini , setiap weekend


" abah , kalau boleh tau di mana di sini supermarket terdekat , aku ingin membeli perallatan mandi , dan yang lain nya" tanya arsad


" di dalam pesanteeren ini juga ada supermarker sad , kamu tinggal lurus aja mengikiti jalan itu nanti belok ke kanan , nak di sana lah supermarket nya" ucap abah Ansor


" mau aku temani sad" tawar riki


" tidak usah , biar aku pergi sendiri aja, sekalian aku mau liat liat pesantren ini" ucap arsad


" ya sudah kalau begitu, hati hati saja , kamu tu pria ganteng , bisa bisa jadi pusat perhatian d pesantren ini" ucap riki


" gak papa lah sad , siapa tau nanti ada yang nyangkut jadi jodoh kamu" ucap abah Ansor menggoda arsad


" maaf abah saya sudah menikah" ucap arsad sambil menunjuk kn cincin di jari manis nya


" kapan kamu menikah sad , kenapa papa mu tidak mengundang kami" ucap abah Ansor


" udah hampir setengah tahun lah bah , anti aku ceritakan semuanya , aku ingin ke supermarket dulu , sku udah kepenngen mandi bah , udah gerah soal nya


" ya udah kalau begitu , hati hati di jalan nak ucap abah


" baik bah , assalamualaikum" ucap arsad


" walaikumsalam" ucap riki dan abah Ansor


Arsad berjalan keluar dari rumah abah Ansor , banyak para santri wati yang melihat arsad, namun arsad cuek tak perduli


Saat sampai di supermarket ia langsung mencari yang ingn ia cari setalh itu ia langsung membayar nya, saat hendak keluar tak sengaja berpapasan dangan ara dan ruri yang hendak masuk ke supermarket

__ADS_1


__ADS_2