
Arsad baru terbangun dari tidur nya , ia melihat ke kanan ke kiri tidak mendapati siapa siapa
" duh pusing sekali kepala ku" ucap arsad yang memijit lekuk lehernya
" eh , tadi aku tidur dengan ara atau hara ya" ucap arad yang bingung
" pas silvi mau masukin aku ke mobil aku melihat ara yang membawa ku , terus pas sampai di hotel aku dengan jelas melihat kalau aku tidur bersama hara " ucap arad yang bingung
" tu kan ini ada bekas darah di seperai ini , aku yakin kau aku telah memperawani hara , karena aku sempat bilang kalau aku akan memilih dia dari pada ara, aku harus mencari hara , aku akan bertanggung jawab atas apa yang telah aku lakukan pada nya" ucap arad yang langsung beranjak dari tepat tidur nya , ia menuju ke kamar mandi untuk membersih kan diri dulu sebelum ia meninggalkan hotel
Setelah selesai arsad langsung keluar dari kamar hotel ia menuju ke resepsionis untuk mengembalikan kunci dan ingin bertanya siapa yang memesan kamar hotel
" permisi mbak , saya mau tanya , siapa ya yang memesan kan kamar hotel no 203" tanya arsad pada resepsionis
" sebentar ya pak , saya periksa dulu" ucap resepsionis itu yang langsung mencari data para pengunjung
" ini pa , kamar no 203 di pesan atas nama bapak arsad " ucap resepsionis itu membacakan data pelanggan nya
" oh , baik lah terimakasih ya mbak" ucap arsad
" sama sama pak" ucap resepsionis
Arsad langsung pergi meninggalkan hotel itu ia mencoba menghubungi no hara namun tidak aktif
" kemana sih hara , tidak seperti biasanya no nya gak aktif seperti ini" ucap arsad yang kesal karena berulang kali ia menghubungi no hara tidak aktif
__ADS_1
Arsad langsung menuju ke rumah nya , setelah sampai di rumah nya ia langsung membuka pintu dan ia langsung masuk ke dalam rumah
Ting...
Arsad menendang kunci yang ara masuk kan lewat bawah pintu, arsad langsung mengambil nya
" kunci , ini kan kunci rumah , kenapa kunci rumah ada di sini , mungkin saja ara yang tak sengaja menjatuh kan nya" ucap arsad yang langsung mengantongi kunci itu
Ia langsung menuju ke kemar nya , ia belum sadar kalau ara sudah tidak ada di rumah nya , arsad terus menghubungi hara , namun nihil no hara tidak aktif
setelah menghubungi hara tak bisa bisa , arsad pun merasa lapar ia menuju ke meja makan , ia juga hendak mengembalikan kunci rumah kepada ara
" ara" panggil arsad saat ia sudah duduk di meja makan
" ara" panggil arsad lagi yang tidak mendapatkan sahutan dari ara
" ah aku makan dulu lah , perut ku lapar sekali ,dari tadi siang belum makan " ucap arsad yang langsung membuka tudung saji
" tumben dia masak banyak banget gini" ucap arsad yang melihat makanan yang ara masak untuk nya
Arsad langsung memakan nya dengan lahap ,setelah makan ia langsung kembali lagi ke kamar untuk istirahat
Di pagi hari arsad baru bangun , ia langsung mandi dan bersiap siap untuk berangkat ke kantor, arsad keluar dari kamar nya menuju ke meja makan untuk sarapan
" loh , ini semua kan bekas aku makan semalam , kenapa belum di beresin sama ara" ucap arsad yang bingung
__ADS_1
" ara" panggil arsad namun tidak ada sahutan dari ara
" ara , apa kamu masih tidur jam segini" teriak arsad yang menuju ke kamar ara
Tok... Tok...
" ara , bangun ini sudah siang ,buat kan sarapan untuk ku" teriak arsad di depan kamar ara, namun tidak ada sahutan dari ara
Arsad langsung membuka pintu kamar ara , ia takut terjadi apa apa dengan ara,ia melihat kamar ara rapi dan tidak melihat keberadaan ara di kamar itu
" loh kok gak ada , kemana dia" ucap arsad bingung , arsad tak sengaja melihat henfon , kartu keredit yang ia berikan kepada ara dan sebuah surat di atas meja
" apa itu" ucap arad yang penasaran ,ia langsung melihat nya
" ini kan kartu keredit yang aku berikan untuk ara , ini juga henfon milik nya , ini seperti nya surat " ucap arsad yang langsung mengambil surat itu dan membacanya
" assalamualaikum mas arsad , setelah mas membaca surat ini mungkin aku sudah pergi jauh dari kehidupan mas arsad, aku mau minta maaf mas , selama ini aku telah membohongi mu , aku mau mengaku pada mu mas , sebenar nya aku ini adalah hara , pacar kamu dan sekaligus selingkuhan kamu"arsad membaca surat itu baru sebagian
" gak ,gak mungkin hara itu ara" ucap arsad yang tidak percaya , ia melanjut kan membaca surat ara lagi
" maaf kan aku mas arsad, aku melakukan itu semua , supaya mas arsad berhenti berpacaran dengan wanita lain , aku juga mendengar cerita dari mas bima , kalau mas arsad menjadi playboy itu untuk mencari seorang gadis kecil yang dulu nya mas janjikan untuk mas nikahi, maaf kan aku ya mas aku tidak berterus terang kepada mu , aku takut kalau aku mengatakan , kalau aku lah gadis kecil yang pernah kamu jinjikan dulu , aku takut mas gak percaya sama aku , selaki lagi maaf kan aku mas , aku memilih untuk pergi karena aku tidak sanggup untuk mendengar kalau kamu mau menceraikan aku , dan maaf kan aku kalau aku sudah menaruh hati pada mu mas , tapi saat ini aku sudah ikhas jika kamu mau mencerai kan aku, semoga setelah kamu menceraikan aku , kamu bisa menemukan wanita yang lebih baik lagi dari aku ,dan wanita yang sesuai dengan apa yang mas ingin kan , sekali lagi aku minta maaf ya mas atas kesalahan ku selama ini , jaga kesehatan ya mas , jangan telat makan , dan jangan sering begadang, aku pamit ya mas arsad suami humairah 😘 assalamualaikum " arsad langsung terduduk lemas di lantai setelah membaca surat dari ara
" kenapa aku begitu bodoh , sampai sampai aku tidak bisa melihat kesamaan dari hara dan ara, padahal waktu itu aku sudah curuga dengan masakan yang hara bawakan untuk ku, ahhhh KENAPA KAMU BODOH SEKALI ARSAD" ucap arsad yang kesal dengan diri nya sendiri
" kamu juga kenpa tidak pernah melihat ketulusan ara padamu , dasar kamu bodoh kamu bajingn arsad" ucap arsad sambil memukul mukul kepalanya sendiri sambil menangis
__ADS_1
" ara , maafkan pria berengsek ini , aku sangat menyesal ara , kembalilah kepada ku , maaf kan aku telah menyianyiakan diri mu " ucap arsad sambil menangis alam penyesalan nya