
sudah tiga hari arsad di rawat di rumah sakit kini ia sudah di perbolehkan pulang
" arsad kamu tinggal di rumah mama sama papa ya" ucap mama risa
"gak ma ,aku mau pulang ke rumah aku aja" tolak arsad
" tapi sad di sana gak ada siapa siapa" ucap mama risa arsad hanya diam tak menjawab ucapan mama risa
" sad kamu pulang ke rumah mama aja y , biar mama bisa merawat kamu " ucap mama risa membujuk arsad
" aku bisa menjaga diri ku sendiri ma " ucap arsad menolak
" tapi nak-" ucapan mama risa di potong arsad
" aku sudah besar ma ,aku bisa menjaga diri ku sendiri , jadi mama tolong mengerti aku" ucap arsad menolak dengan tegas
" baik lah kalau itu sudah menjadi keputusan kamu , mama akan kirim kan bik sum ke rumah kamu untuk membantu kamu membersihkan rumah " ucap mama risa , arsad hanya diam
" ayo kita pulang , nanti papa kamu akan langsung menyusul kita ke rumah kamu" ucap mama risa mengajak arsad pulang
Mereka pun pulang ke rumah arsad , karena arsad tidak mau pulang ke rumah orang tua nya, sesampai nya di rumah arsad , arsad langsung menuju ke kamar ara yang dulu
" ara semoga kamu cepat pulang nak , kasihan suami kamu seperti ini" ucap mama risa yang melihat arsad yang menuju ke kamar ara, mereka semua sudah tau kalau ara dan arsad tidak tidur satu kamar
Arsad langsung tiduran di atas kasur yang biasanya tempat ara tidur, arsad menangis lagi saat mengingat perlakuan nya kepada ara
" ara, maaf kan aku , maafkan kesalahan ku , kembalilah sayang , aku berjanji tidak akan mengulangi lagi kesalahan ku ,maaf kan aku ara, aku merindukan mu sayang ,pulang lah ara" ucap arsad sambil menangis dengan penyesalan nya
di depan rumah, papa hasan datang bersama harun dan lia
" assalamualaikum" ucap papa hasan , harun dan lia
" wallaikumsalam " jawab mama risa yang langsung menghampiri ke depan pintu
" harun ,lia" ucap mama risa melihat harun dan lia datang bersama suami nya
__ADS_1
" iya buk " ucap harun sambil tersenyum
" mari masuk , sebentar saya ambil kan minum dulu " ucap mama risa yang merasa takut akan kedatangan harun dan lia ,ia takut kalau harun menyuruh arsad menceraikan ara
" ayo run , masuk" ajak papa hasan
" iya pak , ayo sayang" ucap harun yang mengajak juga istri dan anak nya ,mereka pun duduk di ruang tamu , tak lama mama risa pun datang membawa kan minuman dan makanan ringan
"silahkan di minum dulu , harun, lia dan kamu si kecil , itu ada biskuit untuk kamu" ucap mama risa sambil tersenyum ke arah anak harun dan lia
" terimakasih buk" ucap harun
" ma , arsad mana " tanya papa hasan
" dia lagi di kamar pa " jawab mama risa
" panggil dia suruh kesini" perintah papa hasan
" baik pa" ucap mama risa yang langsung menuju ke kamar ara
" iya pak " ucap harun
mama risa sudah sampai di depan pintu kamar ara yang di mana arsad berada
Tok.. Tok..
" sad , keluar nak ada harun di depan mencari mu" ucap mama risa yang ada di depan pintu kamar ara, tak lama arsad pun membuka kan pintu
" ada apa ma" ucap arsad dengan mata sembab nya , sehabis menangis
" ada harun , mencari mu" ucap mama risa
" kak harun , mau apa dia ke sini ma" tanya arsad dengan rasa takut, arsad takut kalau harun menyuruh nya bercerai dari ara
" mama juga gak tau sad , sana kamu temui dulu" ucap mama risa
__ADS_1
" apa kak harun mau menyuruh aku mencerai kan ara ma" tebak arsad
" mama tidak tau sayang , sebaik nya kamu keluar temui mereka,dan bicara lah baik baik nak" ucap mama risa menasehati anak nya
" aku takut kak harun menyuruh ku untuk menceraikan ara ma" ucap arsad yang meneteskan air matanya lagi
" tidak nak , masalah menceraikan ara , itu sudah menjadi keputusan mu , mama, papa dan harun tidak berhak untuk memisah kan kalian , kalau kalian tidak mau di pisah kan" ucap mama risa menenangkan anak nya
" baik lah ma , akua akan menemui kak harun , aku akan meminta maaf atas kesalahan ku pada ara" ucap arsad yang mengusap air matanya
" iya nak , temui lah harun , mama yakin kalau harun tidak akan menyuruh mu menceraikan ara" ucap mama risa
" iya ma " ucap arsad ,mereka pun keluar menuju ke ruang tamu tempat , papa hasan , harun dan lia berada
" assalamualaikum" ucap arsad yang baru memasuki ruang tamu
" wallaikumsalam " jawab mereka semua yang ad di ruang tamu
Arsad pun duduk di sofa yang kosong, ia hanya menunduk kan kepalanya
" arsad , kedatangan harun ke sini ingin menanyakan sesuatu pada kamu, silahkan harun , kamu gak usah sungkan , bicarakan apa yang ingin kamu bicara kan , kalau bila perlu kamu hajar dia juga gak papa, kami tidak akan membela nya " ucap papa hasan yng sudah geram dengan kelakuan arsad yang tak pernah berubah
" baik pak , saya tidak akan ain kekerasan di sini , arsad , jujur saya sangat kecewa dengan apa yang kamu perbuat pada adik satu satu nya saya, tapi saya di sini tidak mau menghakimi kamu , saya cuma minta sama kamu , kalau kamu merasa tidak sanggup menjadi suami ara , sebaik nya kamu kembalikan dia pada saya , saya akan menerima adik kembali" ucap harun dengan tutur kata yang halus
Arsat langsung mengangkat kan kepala nya mendengar ucapan harun
" aku minta maaf kak , aku tau perbuatan aku selama ini salah , aku sudah menyesali nya , aku berjanji tidak akan melakukan kesalahan yang ke dua kali nya,dan maaf kak ,kalau kedatangan kakak ke sini hanya untuk meminta aku menceraikan ara, aku sampai mati pun tidak akan menceraikan ara " ucap arsad dengan tegas
" untuk apa kamu mempertahan kan ara kalau kamu terus menyekiti nya" ucap papa hasan
" aku tau pa , aku dulu sering menyakiti hati ara , namun aku sudah berjanji dengan diri ku sendiri kalau aku tidak akan mengulangi kesalahan yang ke dua kali nya" ucap arsad
" halah , paling jiga nanti kamu ingkar lagi sama janji mu , sudah lah sad timbang kmau menyakita banyak arong di sini lebih baik kamu lepas kan saja ara , bair kan dia hidup bahagia" ucap papa hasan
" papa , kenapa papabicara seperti itu , apa papa tidak melihat betapa terpukul nya arsad saat di tinggal ara" ucap mama risa yang geram dengan suami nya
__ADS_1
" sudah ku katakan , sampai mati pun aku tidak akan menceraikan ara , aku kan mencari keberadaan ara dan membawa nya kemali" ucap arsad yang langsung beranjak dari duduk nya dan menuju ke kamar ara