Aku Selingkuhan Suamiku

Aku Selingkuhan Suamiku
47. mama risa kesal


__ADS_3

Setelah kepergian arsad ke kamar dengan menolak untuk mencerai kan ara


" bagai mana pendapat kamu run" tanya papa hasan


" kalau menurut saya , jika arsad tidak mau mencerai ara, sekarang kita cari keberadaan ara , kita serah kan semua keputusan nya pada ara " ucap harun


" mas , bagai mana nanti kalau ara juga tidak mau di ceraikan arsad , terus nanti arsad menyakiti ara lagi" ucap lia pada suaminya


" lia , ibu minta maaf sebelum nya , ibu bukan mau membela arsad , namun baru kali ini arsad sangat terpukul , di tinggal kan seorang perempuan , jadi saya yakin kalau arsad tidak akan mengulangi kesalahan nya yang kedua kali nya" ucap mama risa membela arsad


" ya ibu bicara seperti itu karena arsad , itu anak ibu , coba kalau ibu ada di posisi kamu , pasti ibu juga sangat kecewa dengan apa yang di perbuat arsad pada adik kami" ucap lia


" sayang " tegur harun pada istri nya , hasan mengisyaratkan agar diam tidak banyak bicara


" ya , saya aku kalau perbuatan anak saya sangat lah fatal , tapi saya mohon berikan lah anak saya kesempatan kedua, saya yakin kalau arsad bisa berubah " ucap mama risa


" udah lah ma , gak usah memohon seperti itu demi anak gak tau diri dan bajingan itu" ucap papa hasan


" cukup pa , terserah pa mau bilang mama seperti apa , tapi mama tidak terima kalau arsad papa bilang seperti itu" ucap mama risa dengan emosi kala papa hasan mengatai arsad


" sudah sudah pak bu, masalah ini kita selesaikan nanti setelah ara ketemu , sebaik nya sekarang kita fokus dalam pencarian ara terlebih dahulu" ucap hasan menengahi


" baik lah run jika seperti itu" ucap papa hasan


" kalau begitu kami permisi dulu ya pak bu" ucap harun berpamitan


" gak nginep aja run di sini, atau di rumah kami" ucap papa hasan


" tidak pak terimakasih kami mau langsung pulang aja" ucap harun


" baik lah ,kalau kalian tidak mau menginap , hati hati di jalan run" ucap papa hasan

__ADS_1


" iya pa , mari pak bu , assalamualaikum" ucap harun


" wallaikumsalam" ucap papa hasan , sedang kan mama risa langsung masuk ke dalam kamar tamu yang tak jauh dari ruang tamu


Setalah memastika harun dan istri nya sudah tidak terlihat lagi ,Papa hasan segera menyusul mama risa ke kamat tamu yang tak jauh dari ruang tamu, namun saat papa hasan ingin membuka pintu ternyata pintu nya di kunci dari dalam oleh mama risa


" ma , buka pintu nya" ucap papa hasan dari balik pintu


" papa pulang aja sana , mama mau nginep di sini memenin arsad" ucap mama risa dari dalam kamar


" buka dlu dong sayang pintu nya , papa mau minta maaf ni , maafin papa ya , papa tu cuma udah kesel aja sama arsad, dari dulu udah papa nasehati tapi dia masih aja gak bisa berubah" ucap papa hasan dari balik pintu


" papa pulang aja , mama belum mau ketemu sama papa" ucap mama risa


" ya udah deh , kalau mama sudah maafin papa , mama telfon papa ya , nanti papa kesini buat jemput mama, papa pulang ya ma assalamualaikum" ucap papa hasan yang langsung pergi meninggalkan rumah arsad


" wallaikumsalam" jawab mama risa


" sebaik nya aku masak aja deh buat arsad , siapa tau aja nanti dia mau makan" ucap mama risa yang langsung keluar dari kamar nya dan menuju ke dapur untuk memasa


Sedangkan arsad tengah menangis sambil memeluk bantal guling ara


" ara pulang lah , maaf kan aku ara , aku sangat menyesal , pulang lah ara " ucap arsad sambil menciumi bantal guling ara sampai arsad tertidur


Tak lama arsad tidur ia mencium ba masakan , hingga ia terbangun dari tidur nya


" siapa yang masak , apa jangan jangan , ara udah pulang ya" ucap arad yang langsung beranjak dari tempat tidur nya menuju ke dapur


" ara , ara" teriak arsad


" arsad , ada apa nak " tanya mama risa yang langsung menghampiri arsad yang kebingungan

__ADS_1


" ma ,aku mencium bau masakan , apa ara udah pulang ma , mana ara ma" anya arsad yang melihat kesana kemari


"ara gak ada nak , itu bau masakan mama , mama yang sedang memasak untuk kamu makan siang" ucap mama risa , seketika arsad yang tadi nya sangat senang dan semangat , langsung berubah lesu


" aku masih kenang ma,nanti aja makan ny" ucap arsad yang hendak kembali ke kamar


"arsad , apa dengan kamu hanya tiduran di kamar ara akan kembali , tidak nak , kamu garus bangkit dan mencari keberadaan ara , bukan kerjaan kamu malah tiduran dan menangis , arsad , kamu itu anak laki laki seharus nya kamu itu harus kuat dan berusaha , tidak bermalas malasan dan tiduran terus seperti kamu, apa ara akan senang melihat kmau yang seperti ini , dulu ara yang berjuang ingin mendapat kan cinta kamu , sekarang giliran kamu arsad untuk berjuang ,kalau kamu hanya seperti ini , mama yakin kalau ara akan segera menemukan laki laki lain " ucap mama risa yang sudah kesal dengan arsad


" ya ma , mama bener , aku tidak boleh seperti ini aku hatus mencari ara , dan memperjuangkan cinta ku , aku tidak mau kalau ara sampai di abil sama orang" ucap arsad, mam risa pun tersenyum dan langsung memeluk anak nya


" berjuang lah nak , mama akan selalu mendoakan kamu " ucap mama risa


" terimakasih ma, mama selalu ada buat arsad , mama selalu membela arsad, terimakasih banyak ma" ucap arsad yang membalas pelukan mama nya


" iya nak , mama melakukan ini karena mama itu sayang sama kamu , jadi berjuang lah , jangan jadi seseorang yang lemah , meskipun hati mu saat ini sedang lemah" ucap mama risa


" iya ma , aku janji akan berjuang dan berusaha untuk mencari ara " ucp arsad


" sekaang kamu makan ya , mencari ara juga harus banyak makan untuk tenaga dan fikiran " ucap mama risa sambil tersenyu


" baik lah mama ku sayang" ucap arsad yang membalas senyuman mama nya


Mereka pun pergi menuju meja makan , yang di mana mama risasudah menata makanan nya di sana , ia sengaja memasak makanan kesukaan arsad


" ayo nak makan lah yang banyak" ucap mama risa pada arsad


" iya,ma" ucap arsad yang melihat semua makanan kesukaan nya di meja makan


' ini kalau ada ara , pasti dia langsung bertanya aku mau makan ama apa' batin arsad


" mau mama ambilin buat kamu sayang" tanya mama risa yang melihat anak nya hanya melamun

__ADS_1


" gak usah ma , aku bisa ambil sendiri" ucap arsad yang langsung mengambil piring beserta nasi dan laik nya


__ADS_2