
Keesokan hari nya arsad kembali bekerja seperti biasanya , namun arsad yang sekarang tidak seramah dulu , kini arsad berubah menjadi pria cuek , pendiam, dan dingin terhadap siapa pun, saat ini juga arsad sedang memperbaiki agamanya
Mengenai ara , ia telah menyewa dektektif terkenal untuk mencari ara, saat ini dia sedang mengerjakan pekerjaan nya yang menumpuk setalah ia tinggalkan beberapa hari lalu
Tok... Tok..
"Masuk" ucap arsad dari dalam ruangan dan ia masih fokus mengerjakan pekerjaan nya
" permisi bos , ada tamu dari pemilik perusahaan jaya sakti" ucap zaki yang baru masuk ke ruangan arsad, asad melihat ke arah zaki dengan tatapan bertanya dimana mereka
" mereka baru sampai di lobi bos" ucap zaki yang mengerti dengan tatapan arsad
" sur masuk ke ruangan ku " ucap arsad yang kembali lagi mengerjakan pekerjaan nya
" baik bos , kalau begitu saya permisi" ucap zaki undur diri , arsad tak menjawab ucapan zaki , ia hanya fokus pada pekerjaan nya saja
zaki pun keluar dari ruangan arsad ,untuk menyambut tamu yang datang
tak butuh waktu lama zaki mengajak tamu itu menuju ke ruangan arsad
tok...tok...
" masuk" ucap arsad yang masih fokus pada pekerjaan nya
" permisi bos ini nona Amara pemilik sekaligus ceo perusahan jaya sakti" ucap zaki yang baru masuk ke ruangan arsad bersama Amara dan sekertaris nya
' ganteng banget , pantesan dia jadi playboy , aku ingin memilikinya ,aku harus mendapat kan dia ,dan menjebak dia agar bisa menjadi milik ku' batin amara saat melihat arsad
' gila ganteng banget target nona kali ini' batin sekertaris amara
"selamat datang di perusahaan kami, silahkan duduk" ucap arsad menyambut kedatangan Amara dan sekertaris nya
" terimakasih tuan arsad" ucap amara yang langsung duduk di sofa yang ada di ruangan arsad di iringi oleh sekertaris nya
" zaki , suruh bob membawa kan minuman kemari" ucap arsad menyuruh zaki
" baik bos " ucap zaki yang langsung menghubungi ob untuk mengantarkan minuman untuk tamu
" taun arsad perkenalkan nama saya Amara dan ini jeni sekertaris saya dari perusahaan jaya sakti" ucap amara yang mengulurkan tangan nya kepada arsad
namun arsad tak membalas salaman dari amara ,ia mengatup kan kedua tangan nya di dadanya
" saya arsad , maaf saya tidak bisa membalas jabat tangan anda " ucap arsad
__ADS_1
" loh kenapa , saya tidak ada penyakit yang menular" ucap amara yang merasa kalau arsad tidak mau bersentuhan dengan nya karena arsad takut kalau ara punya penyakit yabg menular pikir amara
" bukan karena takut penyakit , namun kita buka muhrim nya" ucap arsad singkat padat dan jelas
Hal itu membuat zaki, amara dan jeni terpelongok , seolah olah tak percaya , seorang playboy cap kakap bisa bilang seperti itu
' ini beneran bos arsad , apa karena d tinggal ara dia jadi berubah derastis seperti ini' batin zaki
' katanya dia playboy cap kakap , kenapa dia sekarang seperti pak ustad ' batin jeni
'ada apa dengan arsad , apa dia amnesia atau apa' batin amara
" oh ya tidak apa apa , maaf kalau begitu" ucap amara yang masih merasa heran
" ya tidak masalah, langsung tudepoin aja , ada keperluan apa anda ke perusahaan sayang" tanya arsad
" kedatangan saya kesini hanya untuk mengajak perusahaan tuan arsad bekerja sama dengan perusahaan saya" ucap amara
" silahkan serah kan proposal nya kepada sekertaris saya, apa ada lagi" ucap arsad
" perusahaan kami ini membangun sebuah proyek yang cukup besar , jika anda berkenan ingin bergabung di proyek kami " ucap amel menawarkan proyek di perusahaan nya
" nanti kalau saya berniat bergabung , zaki akan menghubungi alian " ucap arsad
"ada lagi yang ingin anda bahas" tanya arsad
" tidak ada tuan ,oh ya saya mau mengajak anda makan malam bersama saya malam ini, jika ada berkenan" ucap amara yang ingin lebih dekat dengan arsad
" maaf saya sibuk " jawab arsad
" kalau tidak bisa malam ini ,besok malam saja bagaimana" ucap amara yang tidak menyerah
" maaf nona amara saya sudah menikah, saya tidak mau makan malam bersama orang yang bukan muhrim saya , jika sudah tidak ada keperluan lagi anda di sini ,silahkan pergi dari ruangan saya ,karena saya masih harus mengerjakan pekerjaan sayang " ucap arsad menegaskan
' sabar amara , demi kamu mendapat kan nya kamu harus sabar' batin amara
" baik tuan arsad, kalau begitu kami permisi dulu, maaf sudah mengganggu waktu anda" ucap amara
" ya" jawab arad dengan cuek
Amara dan jeni pun keluar dari peerusahaan arsad di antar oleh zaki , zaki masih tak menyangka kalau arad sekarang berubah derstis seperti ini
********
__ADS_1
Di pondok pesantren ara saat ini sudah mengajar, tak terasa iya sudah dua minggu tinggal di pesantren
" humairah" panggil seseorang , ara pun mencari siapa yang mencari nya
" assalamualaikum humairah" ucap riki yang sudah di dekat ara
" wallaikumsalam" jawab ara yang langsung menundukkan kepalanya
" ara , apa aku boleh bicara sesuatu pada mu" ucap riki
" mau bicara apa ustad " tanya ara yang masih menunduk kan kepalanya
" maaf kalau aku telah lancang ,aku sudah mendengar cerita tentang kamu dari umi ku, aku ingin jujur pada mu humairah , kalau aku-" ucapan riki terpotong , kala ada yang memanggil ara
" ara" panggil ruri, ara pun langsung menoleh dan tersenyum
" assalamualaikum" ucap ruri yang telah sampai di dekat riki dan ara
" wallaikumsalam " jawab riki dan ara
" maaf ustad saya boleh meminjam ara nya sebentar , aku sedang membutuh kan pertolongan nya" ucap ruri
" ya silahkan , humairah lain kali aku akan melanjut kan ucapan ku tadi" ucap riki
" baik ustad "jawab ara
" kalau begitu saya permisi dulu ya , assalamualaikum" ucap riki
'"wallaikumsalam" jawab ara dan ruri, riki pun meninggalkan ruri dan ara
" ruri kamu tadi mau minta tolong apa" tanya ara
" maaf ya ara , aku tadi berbohong , aku sebener nya cuma mau bertanya pada kamu" ucap ruri
" bertanya tentang apa" tanya ara
" apa bener gosip yang beredar kalau kamu sama ustad riki ada hubungan" tanya ruri yang enasaran
" aku sama ustad riki gak ada hubungan apa apa , selain sesama guru yang mengajar disini" ucap ara
" tapi gosip yang beredar katanya kalian ada hubungan sepesial " ucap ruri
" ruri , aku ini belum tau setatus ku ini apa , apa aku janda atau aku masih istri dari mas arsad, jujur sampau sekarang aku belum bisa melupakan mas arsad, aku juga masih sangat mencintai nya" ucap ara
__ADS_1
" maafkan aku ra , aku telah percaya dengan gosip murahan itu, oh ya kamu harus berhati hati dengan ustazah halimah ya, dia itu sudah lama menyukai ustad riki namun dia tidak pernah di hirau kan oleh ustad riki" uca ruri memperingati ara