
saat ini ara dan arsad telah sampai di pondok pesantren Al-Hidayah , berita tentang ara dan arsad sangat menjadi perbincangan yang hangat fi pondok pesantren , banyak dari mereka yang tidak menyangka kalau arsad adalah suami ara
" ayo sayang ,kita keluar" ajak arsad setelah melepas sabuk pengaman nya, ara pun hanya mengangguk kan kepalanya , ia juga segera melepas sabuk pengaman nya dan segera keluar dari dalam mobil
" mas ,kita ke rumah umi hasnah dulu" tanya ara yang saat ini baru keluar dari dalam mobil
" iya sayang, ayo" ucap arsad yang langsung mengandeng tangan ara, mereka pun berjalan menuju ke rumah abah Ansor, ada beberapa santri yang melihat ara dan arsad bergandengan tangan menuju ke rumah abah Anson
mereka berbisik bisik memuji ketampanan arsad dan mereka memuji ke Mesran meraka
" assalamualaikum" salam ara dan arsad saat mereka ada di depan rumah abah ansor
" wallaikumsalam , eh kalian , ayo masuk " ucap umi hasnah yang membuka pintu
" terimakasih umi" ucap arsad ,mereka pun masuk ke dalam rumah abah Ansor
"silahkan duduk , apa kamu sudah sehat ra" tanya umi hasnah
" alhamdulilah sudah umi " jawab ara sambil tersenyum di balik cadar nya
" alhamdulilah kalau begitu" ucap umi hasnah
" oh ya , umi , abah sama riki kemana" tanya arsad yang tidak melihat abah Ansor dan riki
" abah sedang keluar ,katanya ada keperluan , kalau riki sedang mengajar " jawab umi hasnah
" oh begitu, oh ya umi ,kedatangan kami ke sini , kami ingin mengambil barang barang ara yang ada di kamar nya" ucap arsad
" apa ara tidak akan mengajar lagi di sini?" tanya umi hasnah
" maaf umi , saya yang tidak mengizinkan ara untuk mengajar lagi , saya mau ara menjadi istri dan ibu untuk saya. dan anak anak saya saja " arsad yang menjawab pertanyaan umi hasnah
__ADS_1
" iya ,umi maaf kalau ara tidak bisa mengajar lagi di sini" ujar ara sambil menundukkan kepalanya , sebenernya ia masih ingin mengajar di pondok pesantren ini , namun apalah daya ,ia harus menerima nya karena arsad todak mengizinkan nya
" gak papa ara ,umi sekarang senang kamu sudah berkumpul lagi dengan suami dan keluarga kamu , jadi lah istri yang baik dan berbakti kepada suami kamu , umi yakin pasti arsad ingin yang terbaik untuk kamu ara" ucap umi hasnah
" ya umi , ara akan menurut dan berbakti kepada suami ara " jawab ara
" umi tenang saja kami akan sering ke sini , kami akan ke sini setiap weekend ,dan akan menginap di sini" ujar arsad
" benarkah?!" tanya umi hasnah memastikan
" ya umi , aku kan ingin memperdalam agama ku ,jadi kami memutuskan kalau weekend kami akan ke sini , untuk aku belajar agama dan ara bisa main ke sini " jawab arsad
" wah ,umi senang sekali mendengar nya ,padahal umi sudah sedih kalau kamu gak akan ke sini lagi ra " ucap umi hasnah dengan senang
" mas ,apa aku boleh mengajar di sini setiap weekend? , aku merasa tidak enak kalau ke sini hanya untuk bermain sajak!!" tanya ara dengan hati hati,ia masih berharap untuk bisa mengajar di pondok pesantren ini
" kita lihat nanti ya sayang , aku gak mau kamu terlalu capek ,dan berujung kamu dan bayi kita tidak sehat" ucap arsad yang masih belum mengizinkan ara untuk mengajar
" benar apa kata arsad ra, kamu harus mengerti kalau arsad sangat menghawatirkan kalian, nanti setelah anak kamu sudah lahir dan kanu marasa tidak memiliki kesibukan , kamu boleh mengajar lagi di sini " ucap umi hasnah yang menasehati ara
" ya , kalau sekarang kamu harus fokus sama anak kalian dulu , jaga kesehatan dan jangan terlalu lelah " ujar umi hasnah
" terimakasih umi , umi sangat baik sekali pada ku" ucap ara yang langsung memeluk umi hasnah yang berada di sampingnya
arsad tersenyum melihat istri nya sangat bahagia
' sebenernya, bukan itu saja yang menjadi alasan aku melarang kamu mengajar di sini sayang, aku takut kehilangan kamu lagi , apa lagi aku melihat dari gerak gerik riki ,yang sepertinya menyukai mu, aku tidak akan rela membiarkan kamu berdekatan dengannya tanpa ada aku di samping kamu sayang' batin arsad sambil melihat ara dan umi hasnah berpelukan
" sayang ,kita langsung saja membereskan barang barang kamu yuk , aku takut nanti kita kemalaman pulang nya" ucap arsad
" iya betul apa kata suami kamu ra ,ini udah siang sana beresin dulu ,takut naya nanti kalian kemalaman pulang nya ,itu sangat gak bagus buat janin kamu ra" ucap umi hasnah
__ADS_1
" baik lah ,umi kamo membereskan barang barang aku dulu ya , nanti weekend aku ke sini lagi ,kita bisa mengobrol banyak hal " ucap ara pada umi hasnah
" iya ,oh ya , kamu nanti tawarin mama mertua kamu untuk ikut main ke sini ,biar rame"umi hasnah yang juga masih ingin bertemu dengan mama risa
" iya umi nanti kalau kami ingin ke sini , aku akan mengajak mama, beliau pasti senang kalau di ajak ke sini" ujar ara
" iya ,umi juga pasti senang bertemu dengan mama mertua kamu, udah sana beresin dulu barang barang nya , nanti main ke sini lagi , kita ngobrol ngobrol lagi"
" baik umi, kalau begitu kami pamit dulu , ke kamar ara ya umi" ucap arsad yang langsung berdiri dari duduk nya, di ikuti dengan ara
" ya , jangan lupa nanti ke sini lagi kalau sudah selesai" pinta umi hasnah
" baik umi , kami permisi dulu ya umi , assalamualaikum" ucap arsad
" kita beres beres dulu ya umi , assalamualaikum" ucap ara
" ya ,wallaikumsalam" ucap umi hasnah
ara dan arsad pun pergi meninggalkan rumah abah Ansor , mereka menuju ke kamar yang dulu di tempati ara saat ia masih mengajar di pondok pesantren
sepanjang perjalanan banyak para santri yang mengagumi ketampanan arsad ,dan banyak juga yang masih tidak menyangka kalau ara adalah istri dari arsad
" assalamualaikum ara, dan mas arsad" sapa ustazah halimah yang menghadang perjalanan ara dan arsad
" wallaikumsalam" jawab ara dan arsad , arsad yang sedari tadi terus menggandeng tangan ara
" maaf mau pada kemana ini" tanya ustazah halimah
" kami mau ke kamar saya yang dulu ustazah ,kami mau membereskan barang barang saya " jawab ara
" oh begitu ,oh ya mas arsad ,apa ara ini adalah istri anda" tanya ustazah halimah pada arsad
__ADS_1
" ya dia istri saya" jawab arsad singkat
" mas arsad kan sudah lama tidak tinggal bersama dan tau tau ara saat bari satu bulan di sini dia di nyatakan hamil , apa mas arsad yakin kalau anak yang di kandung ara itu anak nya mas ,jangan jangan dia hanya mengaku kalau anak itu anak nya mas , padahal itu anak dari pria lain" ucap ustazah halimah dengan senyum sinis nya kepada ara