
kabar tentang kehamilan ara pun menyebar ke seluruh pesantren , yang membuat orang bertanya tanya kemana suami dari anaya
" assalamualaikum " ucap ruri yang baru datang di kamar ara
" wallaikumsalam , masuk ruri" ucap ara yang ada di dalam kamar
ruri pun masuk ke dalam kamar ara ,terlihat ara sedang menggosok bajunya
" kamu gak ngajar hari ini ra" tanya ruri yang langsung duduk di atas ranjang ara
" ngajar siang " jawab ara
" ra , kabar mengenai kamu hamil sudah menyebar ke seluruh pesantren ini" ucap ruri memberi tahu
" ya terus" ucap ara yang masih fokus menggosok pakaian nya
" mereka semua bertanya tanya tentang keberadaan suami kamu" ucap ruri, seketika ara menghentikan kegiatan nya
" jawab saja kalau aku dan suami ku sedang berjauhan " ucap ara
"ya juga ya ,oh ya ada juga yang mengatakan kalau anak yang kamu kandung itu anak nya ustad riki" ucap ruri
" astagfirullah kenapa orang sampai berpendapatan seperti itu" ucap ara yang tidak menyangka kalau ada orang yang tega memfitnah nya
" mungkin orang itu beranggapan , kalau kamu ada hubungan dengan ustad riki" ucap ruri
" ya Allah padahal aku gak ada hubungan apa apa sama ustad riki,kenapa mereka sampai segitunya memfitnah aku" ucap ara yang sedih mendapat fitnahan dari orang orang
" kamu yang sabar ya ra , kalau aku boleh saran sih ,mulai sekarang kamu jaga jarak deh sama ustad riki ,biar orang orang gak memfitnah kamu lagi" ucap ruri mengusulkan
"sebenernya aku selalu menghindari nya ,tapi dia nya yang selalu mendekati aku" ucap ara
" sebaik nya kamu peringatkan saja ustad riki untuk menjaga jarak dengan kamu agar tidak menimbulkan fitnah lagi" ucap ruri
" baik lah nanti aku akan bicara padanya , semoga saja dia mengerti " ucap ara
"nah gitu dong ,mulai sekarang kamu harus tegas sama ustad riki ,sepertinya ustad riki sudah menaruh hati pada mu ra" ucap ruri
" ah gak mungkin dia kan sudah tau kalau aku masih status istri orang" ucap ara
__ADS_1
" itu sih menurut pandangan dari aku aja sih" ucap ruri
" udah ah gak usah bahas itu lagi ,mendingan kamu temenin aku ke supermarket aku pengen beli es krim" ucap ara mengajak ruri
" boy kamu lagi pengen es krim ya" ucap ruri yang melihat ke arah perut ara
" iya ama" ucap ara yang menirukan suara anak kecil
" ya udah ayo ama berikan es krim yang kamu mau" ucap ruri
" ayo " ucap ara
ruri dan ara pun meninggalkan kamar ara ,mereka berjalan menuju ke supermarket yang ada di dalam pondok pesantren
" humairah" panggil riki yang langsung menuju ke arah ruri dan ara
" duh ra sepertinya ustad zaki mau menghampiri kamu deh" ucap ruri sambil berbisik
" kita pergi aja yuk" ucap ara mengajak ruri
" ayo" ucap ruri, mereka pun terus berjalan tanpa menghiraukan ustad riki yang berjalan ke arah nya ,mereka juga sengaja mempercepat langkah nya
" ya sudah lah nanti saja aku memberikan ini pada ara" ucap riki yang membawa buah mangga yang di suruh umi nya memberikan kepada ara
ara dan ruri kini sudah sampai di supermarket
" untung saja ustad riki tidak mengejar kita sampai ke sini" ucap ruri
" iya kamu bener ,kalau dia sampai mengejar kita pasti nanti akan ada fitnah lagi" ucap ara
" kamu bener ra ,mulai sekarang kamu harus segera pergi kalau ada ustad riki mendekati mu" ucap ruri
" ya ,udah ah jangan bahas ustad riki lagi , sekarang aku mau beli eskrim " ucap ara yang langsung ke bagian eskrim , ara langsung mengambil eskrim yang ia ingin kan
" kok cuma satu" tanya ruri
" aku pengen nya cuma yang ini " ucap ara yang menunjuk kan eskrim yang ia ambil
" keliatan nya enak , aku juga mau yang kaya kamu juga ah" ucap ruri yang ikut mengambil eskrim seperti ara
__ADS_1
" hay ara" ucap ustazah halimah menyapa ara yang sedang menunggu ruri mengambil eskrim
" assalamualaikum ustazah" ucap ara pada ustazah halimah
" wallaikumsalam , sedang apa kamu di sini" tanya ustazah halimah
" kami sedang membeli eskrim ustazah , apa ustazah mau ,biar nanti sekalian saya yang bayar" ucap ara menawarkan eskrim kepada ustazah halimah
" tidak saya suka eskrim , apa kamu sedang mengidam eskrim ara" tanya ustazah halimah
" sepertinya begitu ustazah , karena saya sangat ingin sekali memakan eskrim ini" ucap ara sambil menunjuk kan eskrim yang ada di tangan nya
" kenapa ayah dari anak mu tidak membelikan nya untuk mu" ucap ustazah halima
" ayah dari anak saya jauh , jauh ustazah dia ada di kota seberang" ucap ara yang masih berusaha tidak tersinggung
" bukan nya ayah dari anak kamu itu ustad riki"ucap ustazah halimah
" astagfirullah ustazah, kenapa ustazah sampai berfikiran kalau anak yang saya kandung ini anak ustad riki" ucap ara
" hay ustazah ,tolong di jaga lisan mu ,itu bisa menimbulkan fitnah " ucap ruri yang sedari tadi hanya mendengarkan
" sudah lah ara ,kamu tidak usah munafik ,selama ini kamu menutupi hubungan kamu sama ustad riki kan" ucap ustazah halimah
" ya Allah ustazah , saya gak ada hubungan apa apa dengan ustad riki , saya ini masih berstatus istri dari suami saya" ucap ara
" sudah lah ara , semua orang yang ada di pesantren sini sudah tau kalau kamu itu hamil anak ustaz riki" ucap ustazah halimah yang terus mendesak ara
"ustazah ,kalau anda tidak tau masalah yang sebenar nya jangan sembarangan bicara , anda bisa kami tuntut atas pencemaran nama baik" ucap ruri yang sudah geram dengan ustazah halimah
" ruri kamu gak usah terus terusan membela ara atau nama kamu juga akan ikut tidak baik " ucap ustazah halimah
" saya tidak perduli mau nama saya jelek atau gak ,yang penting bagi saya itu saya lebih tau bagai mana ara yang sebenar nya dan saya juga tau apa yang sedang di hadapi ara, bukan seperti anda yang hanya menuduh seseorang tanpa bukti , anda itu seorang ustazah senior seharus anda itu memberikan contoh yang baik untuk juniornya ,bukan malah mengajari mereka untuk mengabarkan fitnah yang tidak bener itu" ucap ruri yang menceramahi ustazah halimah
" kamu ya" ucap ustazah halimah yang geram dengan ruri ,ia langsung pergi begitu saja tanpa mengucap kan salam terlebih dahulu
" ara kamu gak papa kan "tanya ruri yang menghawatirkan ara
" aku gak papa ruri , terimakasih sudah membela ku dan selalu ada untuk ku" ucap ara
__ADS_1
" sama sama ra ,kita kan sekarang sudah menjadi saudara ,jadi aku akan selalu melindungi kamu dalan bahaya sekali pun" ucap ruri sambil tersenyum leber