
" berarti...." ucap ibuku terpotong dan menangis tak lama ituibuku pingsan.
" ibu.....?"
" yang mulia ratu..."
" jangan sentuh aku saja yang mengangkatnya"
"ibu.... lepas aku mau sama ibu" ucapku ketika badanku ditahan dibawa ke kerajaan utama.
aku dan vitor pergi kesana menyusul. namun tampak wajah ayahku marah.
" apa yang terjadi ayah?" tanyaku namun dia tak merespon sedikitpun.
" ibu... apakah ibu baik baik saja penyihir istana"
" yang mulia ratu baik baik saja pangeran ia hanya syok"
" lalu kenapa ayahku marah?"
" itu.... sayapun tidak tau yang mulia"
" ada apa dengan ayahku?"
" ayah anda akan baik baik saja yang mulia apa lagi ibu anda dia kan baikan jadi jangan khawatir"
__ADS_1
" terimakasih"
" sama sama yang mulia jikalau begitu saya izin dulu"
" baik semoga anda sampai ke tujuan dengan selamat" ucapku.
" aneh ditubuhnya bau racun"
" ada apa yang mulia"
" aku memegang pergelangan tangan ibuku dan aku tau itu anak perempuan apa.... jangan jangan ayahku marah karena ibuku akan melahirkan anak perempuan tapi jadinya agak lain" ucapku dalam hati
saat ia bangun...
" Rey kau tertidur? seharusnya kau tidak menemaniku disini" ucapnya sambil mengelus kepalaku.
" ibu kau sudah bangun?"
" sudah... ukhh"
" ibu apa yang terjadi?"
" duduk sini" ucapnya sambil menepuk kasuk yang ada disampingnya.
"dulu seorang wanita jatuh cinta pada seorang pria. mereka saling cinta pertama kali mereka bertemu disalah satu kedai kopi dipinggir jalan pada saat itu pria itu habis perang lalu merayakannya disana namun ia bertabrakan dengan wanita itu mereka jatuh cinta pada pandangan pertama namun wanita itu dari keluarga kerajaan ia tak bisa menikah dengannya sang pria. dia adalah jendral kerajaan dan tidak mudah baginya tuk menikahi putri kerajaan."
__ADS_1
" lalu bagaimana dengan pria itu?"
" pria itu mencoba namun tidak berhasil malah ia dinikahkan dengan salah seorang wanita anak dari sang putri ia berusia 14 tahun. pria itu adalah salah satu dari bangsa kelompok langit dia takkan bisa tergores dengan pedang dan akan sembuh dengan sendirinya biasanya mereka ini disebut dengan bangsa abadi. setelah mereka menikah pria itu tidak pernah menyentuh sehelai rambut pun sang putri itu mereka tetap berhubungan hingga dia menemukan jalan keluar yakni kawin lari namun sang ibu dari putri itu tadi melepas tugaskan sang jendral namun karena cinta mereka mereka melakukan yang seharusnya tidak mereka lakukan raja marah dan pada akhirnya sang jendral dibunuh dan sang putri dibuang keluar istana pergi ke salah satu tempat pegunungan dan menetap di mulut gua air terjun selama bertahun tahun dan pada akhirnya ia ditemukan oleh bangsa klopak langit."
" terus bagaimana keadaannya sekarang?"
" dia baik baik saja namun sang wanita itu hamil dan memiliki anak ia lahir dalam keadaan sehat namun 1 yang janggal dia memiliki sebuah tanda Aray kuno didahinya seorang anak yang dia lahirkan akan menjadi luar biasa namun yang kedua kalinya..."
" apa? kenapa dengan anak terakhirnya?"
" emmm anak yang dilahirkannya kedua kalinya akan mengalami si multi atau ia tidak bisa menyerap mana yang ada didunia ini"
" jadi.... adikku takkan bisa menyerap mana dan membentuk inti mana?"
" benar sayang" ucapnya sambil menangis.
sang raja artur mendengar semuanya namun ia merasa bersalah andai saja dia tau dari awal kalau ibunya sang ratu lah yang membunuh ayahnya apa yang akan terjadi?.
" renata apakah kau sudah baikan?"
" sudah yang mulia"
" mulai sekarang kau harus tetap di tempat tidur jangan pergi ke mana mana."
" tapi yang mulia"
__ADS_1
" ia ibu ayah benar ibu harus istirahat nanti setiap hari Rey akan pergi menemui ibu"
" ha... baiklah"