
tahap 1 berjalan dengan lancar aku lulus namun pada tahap ke 2 seseorang mengolok olok ku ia mengatakan aku adalah pecundang memang dia adalah pemain level A.
" hey kau anak baru bangun aku ingin melihat seperti apa wajahmu itu?"
" hahaha anak baru kau mengenakan topeng buat apa ha??? mau pamer kau punya kekuatan"
" badan kurus kering kok mainnya di guild klo mau mainnya tu di petarung anak anak kau bisa menggunakannya hahaha"
" hey... yang ada dia yang akan mati dengan anak anak guild tu hahaha"
" apa yang kalian lakukan menyingkir kalian seharusnya mematuhi peraturan yang ada disini jangan hanya menindas orang saja dong" ucap seorang wanita disana.
" ha... tu anak manis wanita murahan itu menyelamatkan mu berterimakasih lah pecundang hahaha"
" sana "
" hey kau siapa mentang mentang kau simpanan paman eden kau bisa seenaknya saja ha??"
" sudahlah ayo pergi"
" ha... kata kata mereka sungguh menyakitkan" ucapnya lagi.
" kau tidak seharusnya melakukan itu "
" kenapa? terserah aku dong"
" maaf"
" maaf? buat apa?"
" kau diejek sama mereka"
__ADS_1
" mereka bener kok gak salah aku simpanan nya eden "
" kok mau?"
" cerinya panjang pokonya oia kamu mau daftar babak ke 2 kan? aku juga mau samaan gak?"
" emmm"
" duluan"
" ya... oia namamu siapa?"
" Elano"
aku memasuki babak ke 2 seorang penguji meletakkan sebuah batu pengukur disana.
" oke tahap ke 2 ini kalian harus mencapai berat pukulan sebesar 3 ribu kinton akan lolos masuk le babak 3 sedangkan yang ada dibawahnya akan di eliminasi"
sekarang giliran ku maju banyak orang meremehkan ku dengan mengolok olok aku yang berdiri disana.
" hey anak pecundang turun kau tidak berhak berada disana"
" ia turun umurmu masih kecil siapa yang ingin menerima mu turun saja buat malu orang tuamu"
" semua orang harap tenang"
" silahkan"
aku memukulnya dengan kekuatan tubuh tanpa mana aku memukulnya dengan 2 persen kekuatanku.
bugg. ....batu itu pecah......
__ADS_1
"apa pecah bagaimana mungkin" ucap penguji itu.
"batu ini hanya sampai 40 ribu kinton bagai mana bisa apakah kekuatannya melebihi 40ribu kinton?"
" bagaiman bisa?"
seorang kepala guild datang ketengah tengah panggung dan menyuruhku mengikutinya tanpa ku sadari aku mendengar seseorang berteriak....
" ahhh... ahhh.... pelan sedikit tuan" ucap seorang wanita.
"..."
" apa itu? kenapa ada yang seperti ini disini?" ucapku dalam hati.
"jangan dengarkan itu anggap saja angin lalu" ucapnya...
"siapa dia?"
" dia edon pemegang sertifikat internasional setiap orang yang memiliki sertifikat itu akan di berikan ruangan di guild dan apa yang mereka mau akan diberikan disini"
" benarkah?"
" benar"
dari ujung banyak terdengar suara itu hingga tepat diujung kolidor...
aku seperti mengenal suara itu... tapi dimana? suara itu mirip dengan suara seorang wanita yang baru aku temui saat masuk ke babak ke dua suara erangannya membuatku pusing hentah apa yang mereka lakukan.
hey ayolah kau berumur 200 tahun di kehidupan mu dulu dan kau belum pernah merasakan itu sebelumnya tragis banget aku ini... nyebelin....
aku disuruh duduk olehnya seorang wanita datang memberikan sebuah air padaku. ia menyuruhku meminum air itu dan bertanya pada soal sesuatu.
__ADS_1