Akulah Raja Termuda Didunia Sihir

Akulah Raja Termuda Didunia Sihir
ep. 95


__ADS_3

yang kedua batu mana berukuran bisi salak, dan yang ketiga sebesar kepalan tangan.


" lumayan" aku mengecek apakah bulan masih mengikuti aku atau tidak.


ia masih terus mengawasi ku, aku punya ide gila. aku pergi kekamar mandi lalu aku menghilang tanpa aura. ia kebingungan lalu ia masuk kekamar mandi dan melihat seketika pintu itu tertutup.


aku membuka pakaianku tanpa pikir panjang ia terkejut, aku pura pura tidak tau jika ada dia disini. aku masuk ke bak mandi dan berendam. ia terus berusaha untuk membuka pintu tapi itu tak berguna aku memantrai pintu itu dengan mantra pengikat jika ditarik pintu itu akan menarik kearah berlawanan dengan yang mereka tarik.


aku tertawa melihat tingkahnya yanv salah tingkah itu. aku mulai lagi memakai handukku dan kembali melihat kearahnya smbil tersenyum. ia menyadari bahwa aku menatapnya, ia tersadar bahwa ia dikerjai olehku.


aku tertawa lepas. melihat wajah merahnya itu.


" kau bahkan mengikutiku sampai kekamar mandi nona?"


" a... apa ti.. tidak aku hanya salah masuk kamar aku kira ini kamarku"


" hahhaa ini memang kamarmu kok tapi bukan hanya kamarmu saja ini juga kamarku apakah kau setuju untuk bersenang senang sebentar nona?" ucapku menggoda.


" a... apa... yang ingin kau lakukan?"


" tak ada hanya ingin membuka pintu bersiaplah akan kutunggu kau diluar" ucapku dan keluar mendorong pintu kamar mandi ia tercengang pintu itu dipasang mantra jika didorong ia akan terbuka bukan ditarik ya...


" ba... bagaimana bisa seperti itu bukankah pintu seharusnya memiliki 1 arah?" ucapnya bingung.

__ADS_1


aku pergi mengganti pakaianku ia keluar dari sana mengenakan pakaian basah.


" apakah kau serius ingin mengenakan pakaian itu ha?"


" emmm mau bagaimana lagi kan hanya tinggal ini"


" kenakan ini aku akan pergi sebentar ingat jangan mengikutiku jika kau belum mengganti pakaian ini aku mengantuk aku akan tidur dikamar sebelah" ucapku dan pergi.


" dia... sebenarnya baik juga" ucapnya tersenyum.


ia mengganti baju sedangkan aku tidur dikamar sebelah saat aku bangun aku melihat bulan di kamar ku yang sedang menyiapkan makanan.


" apa yang kau siapkan?"


" aku tak bisa memakannya"


" kenapa?"


" aku alergi makanan pedas kau makan saja sendiri aku mau mandi dan siap siap pergi"


" apa? secepat itu?"


" iya ada sesuatu yang harus ku lakukan di eden" ucapku dan siap siap mandi.

__ADS_1


setelah mandi aku dan bulan bertemu dengan clariva.


" guru..."


" sudah siap?"


" hemm sudah"


saat aku sampai semua pasukan kerajaan memberi hormat padaku. dan memberikan ku beberapa barang termasuk uang.


" apa ini?"


" emmm ini uang terimakasih karena anda sudah membantu kami menyelamatkan banyak orang disini" ucapnya.


" ck... maksudku apa ini parade? untuk apa? kau ingin membuatku mati seperti ini?" ucapku marah.


" sudah sudah tidak perlu aku akan pergi setelah ini... dimana badak bercula dan si tanduk kerbau itu?" ucapku keras mereka lambat sekali seperti kura kura raksasa yang tidak memiliki tempurung


" saya disini tuan."


" emm cepat aku ingin pergi apakah kalian sudah menemukan orang yang ingin kalian cari?"


" tidak ada tuan kami tak menemukan mereka selama 2 hari ini"

__ADS_1


" baiklah ayu pergi aku sudh capek" ucapku.


__ADS_2