Akulah Raja Termuda Didunia Sihir

Akulah Raja Termuda Didunia Sihir
ep. 76


__ADS_3

" iya alat transportasi jalur laut akan ada seorang yang mengirimkan alat itu dalam waktu 10 tahun"..


" ... apa?"


" maaf kami tidak bisa membawamu pulang kerumahmu dunia ini jauh berbeda dari duniamu"


" oke bisakah tunggu aku sembuh aku akan pulang"..


" naik apa?"


" uhuk... uhuk..." batuk ku darah keluar dari mulutku membasahi bajuku mereka terkejut.


" bisa... bisakah kau memberikan ku darah?"


" untuk apa?"


" aku haus"


" tapi kenapa kau meminta darah?"


" maksudku minuman aku biasanya meminum darah hewan purba seharga 900 koin emas" ucapku.


" apa 900 koin emas?"


" iya... tapi itu dulu... mungkin sekarang aku takkan bisa meminum itu"


" baiklah aku akan menyiapkan minum walaupun tak semahal itu tapi yah bisalah untuk melarutkan dahaga"


" terimakasih"


aku tak terfikir jika ini diatlante pulau bersejarah yang tidak pernah ditemukan oleh siapapun itu.


dengan teknologi yang canggih yang belum pernah ada didunia merekalah yang menemukan alat alat itu seperti kereta listrik penerangan jalan semua bertenaga listrik bahkan disini tidak ada namanya sihir ataupun mana disini kehidupan lebih penting karena tidak adanya sihir itu mereka mengurung diri mereka dan membuat benua ini tak ditemukan dalam peta ataupun dalam penjelajahan itu hanya akan menjadi dunia dongeng saja....


berhari hari aku tinggal disana melihat lihat apa yang ada disana waktu ku pulang cukup banyak waktu yang harus ku lalui untuk sembuh...

__ADS_1


ini tak berguna lukaku tak lekas pulih dan kekuatanku juga tak ada sama sekali, karena disini tidak ada namanya mana sedikitpun makanya aku tidak kunjung pulih.


" ha... sampai kapan aku akan terbaring diatas tempat tidur ini?"


" kanapa lukamu tidak kunjung sembuh rey?"


" entahlah biasanya aku akan sembuh dalam hitungan jam..."


" apa? hitungan jam?"


" iya, karena diluar sana banyak mana yang bisa ku serap dan itu akan mempermudah kan ku untuk sembuh"


" diluar sana?... seperti apa?"


" kau pasti belum pernah keluarkan? disana banyak macam macam makhluk tak hanya manusia saja namun ada juga klaen elf, klaen trol, dan banyak hewan hewan dan tanaman yang tumbuh dunia yang seakan surga tanpa teknologi... banyak dari mereka menggunakan transportasi sihir"


" benarkah? apa itu sihir?"


" sihir?"


" ingin lihat?"


" ingin bisakah kau menunjukkan nya padaku rey?"


" baiklah" aku mengeluarkan mana ku membentuk kupu kupu emas terbang dan memasukkannya kedalam toples mana.


" ini dia ini namanya kupu kupu mana jangan biarkan dia keluar dari toplesnya jika tidak ia akan menghilang"


" menghilang? kenapa?"


" karena dia adalah seekor binatang mana sedangkan disini tidak ada sirkulasi mana sedikitpun"


" benarkah aku tidak bisa melihatnya"


" ehh"

__ADS_1


" yang mulia tuan putri...."


" i.. iya rey?"


"apakah aku boleh meminum darahmu?"


" a.... apakah kau haus?"


" iya... aku melihat pancaran mana di tubuhmu apakah aku boleh menghisap nya?"


" apakah ini adalah obat untukmu?"


" iya"


" ba... baiklah ambillah"


" terimakasih"


aku menghisap darah pada jari jemarinya yang lentik dan putih. dia mengeluh kesakitan.


" apakah sudah?"


" sudah terimakasih" ucapku.


tubuhku bertambah segar dan kini wajahku kembali ke asal tidak keriput karena air dan rambutku kembali ke hitam mataku berwarna merah setelah menghisap darahnya.


aku terkejut dengan perubahannya mataku, telingaku, kembali mentajam seperti aku kembali kewujud iblisku...


" apa yang terjadi denganmu rey? kulit mu... rambut dan ahhh siapa kau?" semua penjaga datang dan melindungi tuan putri itu. aku tersenyum dan membungkukkan badanku.


" terimakasih yang mulia tuan putri karena saya telah sembuh total sebenarnya wujud saya yang tadi adalah wujud saya tanpa mana sekarang kekuatan saya telah kembali dan saya akan menjadi seorang guru untuk anda sebelum saya kembali"


" apa guru?"


" iya.. didalam tubuh anda ada sebuah darah dari klaen bangsa iblis saya merasa terhormat bisa berjumpa dengan klaen bangsa iblis lainnya"

__ADS_1


__ADS_2