
" dia bilang... mumu gak boleh deket deket sama ibu... katanya itu kan mumu takut"
" hahahaha kau ini lucu sekali"
di satu sisi....
" cepat pecahka. mantra pelindung ini"
" baik yang mulia" mereka memecahkan mantra pelindung kota dengan berbagai cara dari mulai menghancurkan dengan kayu, dengan mana dengan qi namun tak satupun berhasil membuka mana itu....
" yang mulia mana kami tak mempan bahkan batang kayu dan kami sudah kehabisa mana sekarang karena mantra pelindung ini menguras dan menghisap energi serta mana kami yang mulia"
" bodoh... bagaimana bisa kalian sebodoh ini lakukan apapun caranya agar mantra pelindung itu pecah"
" baik yang mulia "
mereka mencoba berbagai cara agar membukanya namun sia sia...
__ADS_1
" bagaimana cara kita membukanya yang mulia?"
" bagaimana jika kita netral kan saja terdapat aura jahat disana dengan menetralkannya maka akan terbuka mantra pelindung itu..."
" benar juga. cepat suruh seorang inti mana putih untuk menetralkan mantra pelindung itu" ucap pangeran kedua.
mereka mulai menetralkan pelindung mana itu namun tak ada kemungkinan mereka untuk masuk meski telah membuka mantra pelindung kota.
pelindung itu pecah namun mereka tidak bisa masuk karena pintu itu transparan dan terdapat arus listrik berteknologi lebih dari 700 amper yang diberikan disana jika sorang komandan tidak menonaktifkan pintu itu maka mereka takkan pernah masuk dan yang menghendelnya tak lain adalah arlo.
komandan jendral arlo tak mengizinkan siapapun untuk masuk maka tak ada yang berani tuk menonaktifkan nya.
mereka memanggil lagi ahli sihir tingkat atas untuk membuka pintu itu. namun itu sia sia karena itu adalah sebuah alat teknologi tingkat tinggi bahkan sihirpun takkan bisa menembusnya ataupun air mereka bisa menggunakan air tapi air itu akan membawa arus listrik pada pemiliknya karena tegangannya yang begitu tinggi.
" pangeran apa yang akan kita lakukan untuk membuka pintu itu? beberapa ahli gagal membukanya bahkan ada yang terkena sengatan listrik itu pangeran"
" ha... sungguh orang yang pintar pantas saja kota ini dalam kurung waktu 3 tahun sudah berkembang pesat bahkan perekonomiannya saja sudah sangat melimpah karena perdagangan teknologi luar yang ia ciptakan"
__ADS_1
" pergi ambilkan aku sebuah burung pembawa pesan aku ingin menuliskan surat pada sang raja pemilik ini agar kami bisa masuk dan mengambil seorang anak bernama elsa silvia"
setelah pesan dikirim. aku menemui mereka menggunakan topeng iblis asura dan juga jubah pelindungnya.
" hoh.... hoho... raja Elano kita berjumpa lagi kami datang dengan baik baik raja Elano kami ingin mengambil anak raja Selvie yang bersama anda yang bernama elsa Selvie yang termasuk putri dewa keabadian"
" ah... anak raja Selvie aku tak pernah mendengarnya sama sekali..."
" benarkah tapi yang aku maksud adalah ini" ucapnya menunjukkan elsa didepannya...
" hahahaha silvie.... dia.... hahahaha..."
" kenapa kau tertawa... apakah ada yang aneh ini dia istrimu kan?"
" benar tapi aku tidak mencintainya anda boleh membawa pergi atau membunuhnya silahkan aku tak akan keberatan dan lagi apakah kau tau pangeran kedua?"
" apa?"
__ADS_1
" aku selalu tak puas dengan tubuhnya karena rasanya kurang enak jika di tiduri karena tubuhnya yang yahh lumayan kurus.... aku jadi tak selera untuk berhubungan intim aku lebih puas dengan yang lain walaupun aku sudah mengangkatnya menjadi ratu tapi.... kau tidak tau bahwa ia hanya menjadi alat semata"
" hahahaha kau memang licik raja Elano... kau hanya tau bermain main tidak lebih ternyata hahaha tapi kau itu cukup bodoh"