
beberapa tahun telah ku lewati untuk menyembuhkan ku usiaku sekarang adalah 9 tahun waktunya para murid baru datang untuk belajar. mereka sungguh antusias.
aku telah masuk ke tingkat inti kuniang memasuki silver yahhh aku dibilang jenius disana kamarku dahulunya adalah kamar yang berukuran kecil 1 kamar terdapat 2 orang sekarang kamarku hanya 1 orang saja.
semenjak aku menelan sitrus dan mengolah bahan bahan kekuatan dan penyerapan mana ku pun meningkat.
kepala sekolahku adalah guruku sebenarnya namanya adalah reren sitrus megapius mantras nama belakangnya adalah sebutan julukan ia termasuk penyihir paling hebat di sekolah nebula bahkan beberpa kerejaan takut padanya.
aku selelu giat latihan dalam 3 tahun ini aku ingin melindungi orang orang yang aku sayangi.
aku melihat dari kejauhan dari atap maksudku hehehe... banyak dari kerajaan kerajaan sebelah bahkan kerajaan lain yang mendaftarkan pangeran ataupun keluarga bangsawan mereka disini.
pandanganku tepat disalah satu seorang wanita disana dari ribuan orang pria aku melihat seorang wanita.
" ha.?? kenapa ada wanitanya bukannya tidak ada wanita yang masuk saat umur 8tahun... ehh tunggu itu bangsa elf yang ada di hutan sebelah mereka biasanya tidak mengirimkan anak anak mereka kesini karena mereka membenci manusia"
aku makin penasaran dengannya apa yang membawanya kesini.
namun saat gilirannya yang mendaftar ia diusir oleh seorang anak senior yang mendaftar.
ia seleting denganku tapi... aku tidak bersamanya aku diajari khusus dan tidak pernah keluar dari halaman itu selain untuk makan latihan dan membentuk kekuatanku sendiri aku terkadang tidur... saat malam aku akan pergi ke ruang perpustakaan orang disana sedikit dan aku akan leluasa melakukan semuanya disana terkadang seseorang hanya ingin melihatku saat itu mereka jarang sekali tidak membicarakan ku.
aku hanya melihatnya lalu mereka mulai melakukan kekerasan padanya seperti mengejek dan melakukan hal yang tidak diinginkan.
aku melepaskan tekananku aura membunuh yang sangat pekat semua orang terdiam dan sebagian siswa menggelitik merasakannya sama seperti para senior itu.
__ADS_1
wanita itu pergi dengan menangis.
aku menyusulnya tepat disana ia menangis disebuah taman depan sekolah.
" kenapa kau menangis bangun seorang anak elf takkan cengeng"
" apakah kau tidak takut padaku?"
" untuk apa berdiri aku bisa membuatmu masuk kesekolah dengan 1 syarat ceritakan semuanya kenapa kau ada disini?"
" apakah aku bisa?"
"hemm mau tidak atau aku akan kembali kau teruskan menangis disini?"
"baiklah berdiri" dia mengikuti apa yang aku minta.
aku membacakan mantra dan mengubah penampilannya, akuengubah telinganya dan aku mengubah pakaiannya itu dengan sebuah gaun bangsawan yang indah ia tampak cantik dengan penampilannya itu.
" ada yang kurang tapi apa ya? ahhh aku lupa" ucapku lalu mengayunkan tongkatku dan mengikat rambutnya itu dia tampak cantik dan anggun.
"apakah ini akan berhasil"
" ya... sepertinya kau takkan diejek lagi cepat sana sebelum pendaftarannya selesai"
" terimakasih" ucapnya lalu menundukkan kepalanya.
__ADS_1
di satu sisi seorang melihatku dengan selidik itu salah satu senior tadi aku menghilang dan muncul tepat dibelakangnya dan menghapus ingatannya yang tadi. dia pingsan dan aku pun pergi.
ia lolos dalam pendaftaran dan aku masih berada diatap sampai dekan reren menemui ku.
"kenapa kau disini?"
" tidak ada hanya melihat yah... berbagai macam manusia ada disini yang kaya menghina yang miskin kaum kerajaan menghina para rakyat yah... lumayan" ucapku...
" hahaha kau bisa berbicara panjang juga rupanya?"
" aku? tidak lupakan"
" hahaha"
" momo kau dimana?" ucapku melalui telepati.
" emm ayah aku ada di...."
" dimana?"
" di... gunung nebula"
" kau ini selalu saja berburu apakah kau tidak ingin memakan kue lagi jika tidak aku yang akan menghabiskannya sendiri" ucapku lagi menggodanya.
" aku mau... kau jahat sekali ayah aku mau sisakan aku sedikit saja aku akan kembali membawa hadiah untukmu" ucapnya gembira.
__ADS_1