Akulah Raja Termuda Didunia Sihir

Akulah Raja Termuda Didunia Sihir
ep. 72


__ADS_3

kami menggunakan itu hanya untuk umpan para prajurit yang tersisa untuk keluar. satu kapal yang berada di ternate. aku melakukan teleportasi kesana dan saat tiba semua orang tengah sibuk menurunkan barang barang.


anak buah ku aku masukkan ke cincin dimensi semua dan pergi kesalah satu penginapan.


memesan beberapa makanan dan memastikan keadaan sekitar setelah selesai.


aku pergi ke istana masih dengan menggunakan teleportasi kini aku muncul di atas nya disalah satu istana milik tuan putri yang tengah terlelap tidur.


aku tersenyum semilir dan mengeluarkan para prajurit dan mengenakan pakaian prajurit istana ternate.


" wah.. kalian lebih cocok dengan pakaian itu boleh juga jadi inspirasi"


" a.. apa? raja jangan"


" kenapa?" ucapku spontan.


pakaian itu berwarna merah jambu dan beberapa helai berwarna merah yang dihiasi dengan bulu pada topi pengawal yang berwarna merah muda juga.


" ehh i.. itu..."


" rey... kau ingin membunuhku pakaian seperti ini..." ucapku menutup mulutnya.


" ada orang yang datang"

__ADS_1


darel memanggut keatas.


seseorang berjalan kearah kamar itu. aku dan darel menyembunyikan diri kami.


dialah sang pangeran mahkota dari kerajaan tedore. dia datang dan melihat kamar itu yang tidak dikunci sama sekali.


dia menutup mulutnya dengan mana dan mengikat tangannya diatas ranjang sang putri itu tidak mengetahuinya tidurnya benar benar nyenyak.


setelah ia mengikatnya ia memegang tubuhnya aku merasa jijik melihat kelakuannya itu.


" yaampun... bosa bisanya aku melihat hal seperti ini saat sedang tugas..." ucapku dalam hati.


darel melihatnya tanpa berkedip aku menutup matanya dengan tanganku ia terdiam.


setelah putra mahkota kerajaan tedore itu melepaskan pakaian putri itu. wanita itu terbangun...


aku merasa iba tapi lucu juga jika aku melihat adegan seperti itu disini...


tapi... yah mau gimana lagi aku harus membunuh putra mahkota itu untuk mempercepat pekerjaanku.


aku melemparkan belati kecil ke tubuhnya dan menancap dipunggung sang putra mahkota.


aku keluar dari persembunyianku dan membuka ikatan yang ada di ranjang nya. aura mana ku aku sembunyikan agar tidak ketahuan.

__ADS_1


aku mengirimnya ke dunia dimensi. dan pergi dari tempat itu...


kami menuju istana utama untuk menguasai tempat itu aku harus menghancurkan kekuasaannya dan menghancurkan semua istana dan mengambil seluruh harta karun serta simpanan harta diruangan harta.


kami berpencar aku darel dan yang lainnya membagi menjadi beberapa kelompok kelompok 1 kearah timur istana sang putri, istana pangeran, putra mahkota, putri mahkota, istana ratu, istana selir dan istana raja aku memberikan mereka beberapa cincin penyimpanan untuk menampung semua harta.


aku pergi ke istana raja dan melihat seorang prajurit disana dia sendirian aku memukulnya dan mengambil pakaiannya.


wajah suara hingga bentuk tubuh aku gunakan serta tak hanya itu identitasnya juga aku gunakan aku menguras isi otaknya dan mengambil ingatannya.


" orang yang super bodoh" ucapku.


" dia memperkosa kepala dayang?.... gila ni orang... kepala dayang diperkosa mentang mentang kepala dayangnya perempuan kalo kau di negara ku ni ya ku pasti kan kau tak akan bisa memperkosa kepala dayang mah..."


" iyalah yang mulia ditempat kita kepala dayangnya itu laki laki... gak akan bisa diperkosa kalau bisa bakalan brabe tu yang mulia" ucap jendral alcot.


" hahaha iyalah tak akan bisa mau gimana lagi.. ayo pergi."


kami berjalan hingga di istana seseorang memanggil pemilik tubuh ini.


" zion..."


" mampus aku... kepala dayang?"

__ADS_1


" ya kepala dayang?"


" ucapanmu kok begitu sih... aku rindu denganmu bagaimana jika kita bermain lagi bagaiaman?"


__ADS_2