
" emmm bisa sih... tapi... itu... itu"
" ehem... zion... apakah kau tidak jadi membawaku ke istana raja?"
" kau siapa?"
" maaf sayang... tapi... ini dia ingin ke istana yang mulia karena ada yang ini dia ambil... katanya yang mulia lupa membawa barang barang yang diperlukan untuk masuk kepelabuhan musuh makanya aku buru buru nanti aja ya sayang kita mainnya kamu mau berapa ronde?.. aku siap melayani" ucapku.
aku percaya pasukan Matteo bisa diandalkan pasukannya lumayan apalagi ada dekan iren disana pasti tak akan apa apa.
aku masuk keistana raja disana 2 orang pengawal.
aku tau dia temannya jadi ini adalah sebuah keberuntungan yang tak disengaja...
" zion ada apa?"
" siapa dia?" menunjuk kearah jendral alcot.
" dia? dia adalah anak buahnya putri dia ingin mengambil beberapa barang yang sudah yang mulia perintahkan apakah dia boleh masuk?"
" emmm tidak.."
" ayolah... jangan keras kepala..." ucapku.
" tak bisa zion... tanpa perintah yang mulia raja tak dibolehkan seorangpun yang masuk"
" sudahlah... eh.. kalian liat kepala dayang tidak?.."
" liat... kenapa? kamu rindu ya zion?"
" aku sudah jumpa malah... oia kalian mau tau gak kepala dayang itu badannya uhhh mantap"
" beneran?"
__ADS_1
" beneran... uhhh badannya yang bohay... saat berjalan susunya goyang goyang... dan saat di mainin... uhhh... kalian pernah coba gak?"
" gak... gak pernah soalnya kepala dayang galak zion cuma sama kamu yang baiknya mah.."
" bagaimana jika kita main sama dia tak akan keberatan jika aku yang minta bagaiman?"
" yakin kamu?"
" yakin.. ayo udah gak sabar nih.."
" iya pengen coba juga sih... tapi ini bagaimana zion..?"
" emmm hey kamu... sini"
" saya?"
" iya kamu siapa lagi.."
" kamu jagain jangan sampai ada yang masuk paham kami akan pergi"
" eh... ba.. baik"
" nah sudahkan ayo kita main" ucapku.
kami pergi akhirnya dia bisa kubijuk untuk pergi kini tinggal jendral alcot yang akan menangani sisanya.
saat kami pergi jendral alcol memukul pengawal itu dan masuk...
" ha... tinggal aku yang mulia raja sedang bersenang senang aku disuruh melakukan tugas ini..."
pertama aku pukul saja dianya biar aku masuk lalu menghilangkan ingatannya terlebih dahulu.
aku memukulnya dan menghilangkan ingatannya dan masuk ke ruangan raja... ruangan yang luas kira kira dimana raja itu menyimpan kekayaannya ya emmm...
__ADS_1
aku mencarinya kemanapun tapi tak menemukannya ia melihat sebuah dokumen disana dokumen itu adalah dokumen tanah kerajaan Tidore...
apa? ini... ada juga surat tanah di kerajaan ternate..
wahhh keberuntungan nih. harus cepat cepat kita simpan...
aku mulai mencari melihat dibuku buku, laci dan lemari namun tinggal 1 rak yang belum ku periksa aku memeriksanya dan melihat rak itu bergerak.
" ini sebuah ruangan?"
aku masuk dan melihat yang benar saja ini ruangan harta lumayan banyak harta didalamnya seperti gunung... aku memasukkannya kedalam cincin penyimpanan yang diberikan oleh sang raja.
setelah semuanya tak ada yang tersisa sedikitpun. aku keluar dari sana dan mencari barang barang yang lainnya.
setelah selesai aku mengambil semuanya termasuk buku buku dan yang lainnya yang harus aku ambil.
ruangan itu kosong sekarang aku ambil.
satu sisi...
"iris.... iris..."
" ehh zion... ada apa?"
" emmm aku datang untuk meminta jatah..."
" jatah?"
" iya tapi aku membawa beberapa orang teman apakah kau ingin bermain dengan kami bertiga?"
" ha... tapi... zion"
" ayolah... mereka juga ingin merasakannya lagipula mereka masih perjaka iris.."
__ADS_1