Akulah Raja Termuda Didunia Sihir

Akulah Raja Termuda Didunia Sihir
ep. 83


__ADS_3

aku keluar seharian berarti sekarang waktu 1 bulan di dimensi ini telah selesai....


bagaimana caranya mereka berdua tidak makan dalam 1 bulan?.... sudahlah sekarang aku hanya harus menyusun strategi penghancuran kerajaan...


melakukan berbagai macam aktifitas kerajaan...


" apakah kau memiliki seorang anak laki laki?"


" emmm ada tapi ia diusir beberapa tahun oleh baginda raja"


" dimana dia sekarang?"


" syaa tidak tau tuan.." ucapnya sedih, aku tau kehilangan seorang anak bukanlah hal yang mudah.


" seperti apa rupanya?"


" dia kembaran davira... davura" ucapnya.


" davura? nama yang cantik..."


" emmm guru dia pria bukan wanita"


" aku tau aku hanya memuji namanya saja aku tau dia pria"


setelah itu aku pergi meninggalkan tempat itu aku memberikan wanita tua itu pada toto untuk meletakkannya dirumah ku sebentar, dan aku menyuruh clariva untuk lanjut berlatih.

__ADS_1


aku mengubah bajuku dengan yang baru dan keluar lagi...


saat sampai dipasar tampak sepi karena sudah malam aku melintasi lorong gelap.


seorang pria datang kepadaku.


" hay tuan kenapa kau disini malam malam? dan kenapa anda menggunakan pakaian serba hitam ditengah malam?"


" aku hanya keluar ingin mencari angin... kau kenapa kau jam segini masih diluar?"


" emmm anda tidak tau kalau saya adalah pangeran yang dibuang?"


" kau davura?"


" iya saya davura saya sekarang hanya tidur di pinggiran sini banyak juga teman teman saya yang tidur disini apakah anda juga ingin tidur di jalanan juga?"


" ooo... hidup ini kejam tuan anda bisa saja dibuang seperti barang yang sudah tak berguna... ibu saya dulu adalah seorang pelayan and a pasti sudah dengarkan?"


" iya saya tau"


" hu... saya tidak tau apakah ibu dan adik saya hidup dengan tenang di istana atau tidak..."


" ia hidup dengan damai..."


" ehh saya malah curhat dengan anda... eh... tunggu apakah anda tau dimana beliau?"

__ADS_1


" tau tapi tidak setau dirimu"


" maksud anda?"


" aku bertanya tanya apakah disini menggunakan koin emas sebagai alat pembayaran?"


" ehhh ti... tidak koin emas tak berlaku disini... apakah anda tidak berasal dari sini?"


" suut" ucapku sambil tersenyum aku mengeluarkan gelembung transparan lalu menyelimuti kami.


" ha... aku bukan dari sini... aku berasal dari benua tetangga... aku tak sengaja masuk kesini dan tak tau bagaimana caranya keluar... emmm jika tidak menggunakan koin emas maka menggunakan apa?"


" oo disini menggunakan alat debit... atau semacam kartu masing masing orang memiliki kartu uang jika anda ingin saya memiliki sedikit uang dikartu debit saya"


" wahhh canggih aku punya beberapa koin emas apakah bisa menukarnya dengan uang?"


" ahh bisa koin emas jarang digunakan disini tapi anda bisa menjualnya ditoko emas tapi pasti mereka akan bertanya dari mana ini didapatkan"


" baiklah bagaimana besok kita jual dan belikan beberapa makanan?" ucapku..


" ahhh anda serius?"


" iya... tidurlah besok kita jual" ucapku lalu mengelus kepala anak itu...


anak ini umurnya kisaran 10 tahun sama dengan clariva...

__ADS_1


" kau anak yang malang" ucapku dalam hati.


aku ingin mengangkatnya menjadi muridku namun aku ragu dia seratus persen seorang manusia biasa tanpa mana ataupun qi jika clariva bisa menyerap qi sedangkan anak ini takkan bisa menyerap qi bahkan dalam jumlah yang banyak sekalipun jika tidak tubuhnya akan meledak karena kelebihan energi sewaktu waktu akan mati dia bang oleh nasip dia campuran jadi tidak bisa menyerap qi ataupun mana nasipnya sungguh malang.


__ADS_2