
" ahhh yang mulia Elano... saya dekan iren dari sekolah nebula meminta kerjasama untuk menjadikan sekolah nebula sebagai salah satu sekolah kerajaan eden emmm maaf sebelumnya telah mengganggu kesenangan anda"
" hohohoho... tak masalah hanya mencoba barang baru. emm, sebenarnya kami juga mendirikan sekolah didalam namun sepertinya banyak warga dari luar masuk keeden untuk sekolah akan menyenangkan jika sekolah nebula masuk membantu eden untuk mendidik anak murid" ucapku sambil tersenyum yang membuat kepala sekolah dan beberapa orang yang ia bawa bergidik ngeri.
" hahaha terimakasih telah menyambut kami dengan sambutan yang meriah raja Elano" ucapnya.
" ahh saya sungguh tak sopan maaf para jendral apakah saya boleh meminta bantuan anda anda untuk mengurus mayat mayat tak berguna ini?" aura membunuh keluar dari tubuhku mengacu pada para jendral yang terpaku melihat kegilaanku disana.
" ahh ba... baik rajaku" ucap mereka glagapan. mereka mengurusnya, membersihkan perjalanannya.
" hahaha ayo perwakilan nebula silahkan masuk "
" terima kasih "
mereka masuk selangkah demi selangkah potongan potongan tangan kaki dan yang lainnya berserakan dimana mana mereka seperti ketakutan disana.
mereka melihat pangeran kedua disana bergidik ngeri melihatnya kaki yang ku potong tangan dan organ yang ada didalam tubuhnya tak utuh lagi seperti daging cincang yang berserakan.
" mari jangan sungkan anggap saja seperti tempat kalian maklum didalam agak ramai karena lumayan banyak orang orang perjalan ataupun kesatria yang berada disini jadi anggap saja rumah sendiri" ucapku tersenyum.
__ADS_1
kami masuk dan disambut baik oleh para warga kerajaan dengan suka cita atas kemenangan yang berarti bagi mereka sekarang mereka merasa bangga karena memiliki seorang iblis yang menyayangi mereka.
negara itu damai tak ada kekurangan pekerjaan tak ada yang kekurangan makan uang koin yang diubah menjadi mata uang kertas banyak warga yang bekerja dipabrik. anak anak akan mendapatkan pembelajaran gratis tentang teknologi dan hak cipta secara menyeluruh kecuali para duke ataupun bangsawan mereka dikenakan pajak dan pembiayaan sekolah anak anak mereka.
yahh walaupun ada perbedaan kelas disekolah antara yang gratis dengan tidak yang mengajarkan mereka anak anak gratis itu adalah pilihan dari sang sang raja mereka akan diberikan ilmu teknologi agar bisa membuat alat alat yang berguna untuk kerajaan kelak.
begitulah hari hari berjalan dengan baik.
" ada apa dekan iren repot repot mengunjungi saya?"
" ah.. raja Elano saya meminta izin untuk bergabung dengan kerajaan eden untun membangun sebuah sekolah baru"
" benar yang mulia"
" baiklah akan saya siapkan sekolah baru untuk anda dekan iren kebetulan kami kekurangan pengajar untuk mengajarkan beberapa teknik sihir disini" ucapku tersenyum...
"hahahaha terimakasih yang mulia"
" apakah ada hal lain?"
__ADS_1
" emmm saya rasa hanya itu yang mulia raja"
" baiklah anda bisa beristirahat disini sampai sekolah selesai direnovasi mungkin 2 sampai 3 hari akan selesai pembangunannya saya akan melakukan yang terbaik " ucapku dan pergi.
" yang mulia.... ratu... ratu melahirkan yang mulia"
" apa? bawakan tabib kerajaan" ucapku.. aku pergi menghilang sekejap saja.
" sungguh orang yanv mengerikan seakan akan nyawaku ada ditangannya" ucap dekan iren dengan pelan
"dekan iren siapa dia sebenarnya dan kenapa anda seperti ketakutan dan saya merasa tertekan bahkan saya tak bisa bernafas sama sekali" ucap salah satu dekan.
" dia... adalah seseorang yang melepaskan aura mematikan di akademi beberapa bulan yang lalu... aura mereka hampir sama namun yang ini seperti agak murni dari pada yang lama"
" benarkah lantas kenapa kita malah meminta bekerja sama dalam proses pendidikan bukan untuk menariknya ke akademi saja dekan"
" apakah kau bodoh guru ren kita akan mati jika kita meminta hal itu bahkan aku belum tentu bisa melawannya"
" apa?"
__ADS_1
....