Akulah Raja Termuda Didunia Sihir

Akulah Raja Termuda Didunia Sihir
ep. 78


__ADS_3

aku terbangun... mata dan rambutku tetap sama dan pandanganku masih seperti predator.


" aku muak pandangan seperti ini... dasar tua bangka kembalikan pandanganku.." teriakku menunjuk keatap dengan bahasa klaen iblis asura.


" tu... tuan... anda bicara pada siapa?"


" ha... menyebalkan dan sekarang aku punya murid... ha... dasar kau setelah merasuki tubuhku kau menghilang begitu saja... aku ingin kembali seperti awal..."


" ha?" mereka saling pandang.


sekarang aku sudah sembuh aku harus kembali keeden. bagaimanapun caranya.


" apakah kalian ingin ikut denganku?"


" bawalah putriku tuan agar ia bisa melihat dunia luar"


" kalau aku pergi bagaimana dengan ibu?"


" aku tak papa kau pergilah dengannya"


" emmm gini deh... aku akan mengajarkan mu kultivasi serta pembentukan inti mana iblis setelah kau memiliki sayap baru kita akan pergi"


" ehh ba.. baik"


" aku akan pergi dalam jangka waktu 1 tahun jika kau tak bisa melakukannya dalam jangka 1 tahun kau akan kutinggalkan"


" ba... baik tuan... eh.. guru"


" ayo ikut denganku" ucapku dan melemparkannya kecincin dimensi.


dia takjub disana tumbuhan lemayan besar... dan banyak juga tumbuhan tumbuhan herbal di seluruh dunia.

__ADS_1


" ini... cengkeh? rempah rempah... dan tumbuhan apa ini?" ucapnya dan memegang tumbuhan yang bersinar itu.


" ahh"


" apa yang kau lakukan? ingin mati ha?" ucapku datang dan memukul tangannya saat wanita itu ingin memegang pohon itu.


" aa... ada apa?"


" itu adalah pohon Bat-thorn pohon pelindung vampir... kau ingin mati ha?"


" ti... tidak...hanya saja dia seperti memanggilku..."


" itu ilusi..."


" ha? ilusi?"


" iya cepat siap siap ganti baju kamu disana bajunya ribet amat.."


" siap guru... emmm dimana? kan gak ada rumah atau apa pun disini"


" iya dimana"


aku menariknya dan membuka pintu dimensi disana dan pintu itu terbuka aku melemparnya dikasir dan melemparkan pakaian laki laki ke dia.


"siapa namamu?"


" ehh kau tidak mengetahuinya?"


" iya tidak"


" tapi kemarin aku baru saja bilang"

__ADS_1


" tidak ada"


" namaku.."


" nama saya... aku ini gurumu jika kau masih menggunakan kata aku salam kalimatmu akan ku hukum kau"


" ba.. baik nama saya davira..."


" davira? kini aku ganti jadi clariva"


" ke.. kenapa nama saya diganti guru?"


" kau akan keluar dari sini dan jangan pernah keluar dari dunia dimensi ini... jika kau keluar tanpa pemberitahuan ku maka benua ini akan ku obrak abrik apakah kau paham?"


" pa... paham"


ia ganti pakaiannya dan aku duduk disalah satu bagian disana aku mencoba menghubungi momo.


" momo..."


" ayahhh kau dimana.... disini sangat kacau semenjak kau pergi..."


" tenang momo... aku ada diattlante sampaikan pesanku bahwa aku baik baik saja aku akan pulang 1 tahun kemudian dan yang akan menjalankan kerajaan selanjutnya akan kuberikan pada darel dan Matteo... dan kau harus sering patroli jika ada sesuatu yang tidak beres sampaikan padaku aku sedang dalam masa penyembuhan untuk sementara waktu"


" ehh... tapi 1 tahun itu lama ayah..."


" tak masalah... aku percaya padamu oia dan aku akan memberi tau si kembar burung bulan itu untuk membantumu patroli sekaligus mengurus kedua kembaran nakal itu" ucapku.


aku menutup kedua percakapan itu dan kembali mentelepati si burung bulan mumu dan kiki untuk membantu momo melakukan tugas tugasnya.


setelah aku selesai dengan tugasku mengendalikan kerajaan. aku melihat kearahnya ia terkejut...

__ADS_1


" clariva pelajaran pertama adalah penyerapan mana ingat konsentrasi bila ada secercah cahaya disana tarik dan satukan pada satu titik dan tarik ia hingga cahaya itu membentuk sebuah bola utuh" ucapku penjelasan itu sangat mudah untuk dicernah...


ia melakukannya terus hingga hari hampir sore aku membawanya ke perpustakaan. aku menyuruhnya membaca dari bagian bawah hingga atas dimulai dari kanan ke kiri.


__ADS_2