Akulah Raja Termuda Didunia Sihir

Akulah Raja Termuda Didunia Sihir
ep. 57


__ADS_3

semua sudah disiapkan istana mulai riuh dengan semarak para pelayan menyiapkan semuanya.


perayaan ini juga bisa dibilang perayaan kelahiran pangeran dan sekaligus berdirinya cabang kampus nebula diwilayahku.


saat siang hari aku masuk ke kastil Loren.


" yang mulia anda datang?"


" bagaimana anak anakku...?"


" mereka baik baik saja yang mulia mereka sedang tidur"


aku melihatnya... sangat kecil tubuh mereka itu kecil seakan bisa hancur dalam genggaman tangan. bagaimana aku bisa membuat mereka bahagia jika aku hanya memedulikan rakyatku saja.


" anak anak ini akan ku beri nama Galen dan Galvin."


yang mata biru rubi Galvin sedangkan satunya Galen aku sengaja memberikan namanya dengan nama Galen yang berarti ketenangan.


ia memiliki wajah yang tenang dan enak dipandang namun sangat dingin jika bertindak itu hampir sama namanya.


" apakah perkembangannya bagus vitor??"


" ehemm sekarang yang mulia pangeran tengah belajar berjalan pangeran.. eh.. raja.."


" jangan kaku padaku kau yang membesarkan ku kau boleh memanggil namaku vitor"


" tapi... itu adalah tindakan yang tidak sopan yang mulia"


" tak masalah jika ada yang menentang bilang saja padaku maka akan kuhukum mati dia"


" ba.. baik yang mulia"


" kok yang mulia lagi?"

__ADS_1


" eh.. iya rey"


" nah gitu.."


kedua anak itu masih tidur namun saat aku keluar mereka terbangun...


" bu... ibu" ucap Gelan


" gelan sudah bangun? ia bisa bicara?"


" baru 1 kata yang mulia"


aku menggendongnya dan membawanya keluar.


" lihatlah sayang... tempat ini adalah tempat dimana kau akan tumbuh.... istana kerajaan"


setelah jalan jalan aku kembali dan menyuruh vitor untuk memindahkan Gelan dan Galvin kekerajaan utama.


saat malam...


" hemm... sepertinya yang mulia tambah kurus akhir akhir ini"


" benarkah?"


" hemm"


" jika begitu beri aku makan agar aku gemuk"


" bukankah anda selalu makan 3 kali sehari? saya kan sudah menyuruh momo membawakannya setiap kali jam makan datang"


" huh... yang ku maksud bukan itu tapi ini..." ucapku sambil menunjuk dan menempelkan jariku pada lehernya.


" ehh anda ingin meminum darah saya?"

__ADS_1


" apakah boleh?"


" tentu kenapa tidak"


"tapi aku ingin yang lebih.... bagaimana?"


" lebih.... mak...maksudnya?"


aku mencium keningnya dan mengangkat dagunya lalu turun kearah lebernya aku menggigit kecil dan darah keluar sedikit aku menjilatnya tubuhnya bergetar merinding.


" ya... yang mulia.... anda akan menambahkan bekas jika begitu..."


" benarkah tapi aku rasa kau akan memakai pakaian panjang nanti.." ucapku senyum.


" yang mulia.... ahhh jangan itu... sungguh geli..." ucapnya terpotong potong.


" yang mulia waktunya anda keluar para tamu menunggu anda... ehhh ma... maaf baginda saya akan keluar kalian lanjutkan saja"


" emmm yang mulia..."


" kenapa kau juga memanggilku yang mulia sayang..."


" emmm sa... saya akan ganti baju untuk menutup leher saya" ucapnya berlari masuk ruang ganti.


aku terkekeh melihat kelakuannya seperti anak kecil itu.


setelah ia siap mengganti bajunya aku membawa Gelan dan elsa membawa Galvin.


semua orang menyambut kami gelan yang sudah bangun melihat tempat itu ramai dengan orang orang ia menangis...


semua orang terasa aneh karena mata Gelan tak sama dengan mata sang raja. namun banyak orang yang bilang bahwa raja adalah seorang bangsa iblis.


ada juga beberapa dari mereka bahwa aku adalah seorang raja iblis...

__ADS_1


semua itu benar aku adalah raja iblis asura yang terlahir kembali dari tubuh dewi.


dulu namaku adalah dewa asura kini berubah menjadi raja iblis asura sama sama asura...


__ADS_2