
mereka menelusuri tempat itu satu persatu dan melihat lihat...
akan ku pastikan kau takut bocah gembul... hahaha rasanya aku tak terpikir untuk melihat pertunjukan seperti ini saat keluar.
aku menjatuhkan gelas mereka terpancing dan masuk ke perangkap ku mereka masuk lewat pintu dan mereka mulai melihat lihat dan merinding aku mengendalikan mana anginku untuk menerbangkan kain putih ke seluruh tempat dan aku juga meletakkan kain diatas kepalaku dan menggunakan mantra penghilang.
" apaaan tu woy gendut aku takkan tertipu dengan begituan..."
" hey... kau kira aku mau melakukan trik konyol seperti itu.."
" ha.. bukan kau yang melakukannya?"
" bukanlah...."
" dut... lalu siapa aku jadi takut"
" hey... i... itu kau yang melakukannya kan ti.. Tila... itu tidak lucu Tila"
" apaan orang gak ngapa ngapain kok"
" apa? lalu ini... si... siapa?"
" heleh palingan orang iseng" Tila menarik kain itu tak ada siapapun disana mereka berusaha menahan ketakutannya dan berusaha menyentuh tubuhku namun aku mengelaknya.
__ADS_1
" ha... hantu... ibu kami takut..." ucap mereka serentak.
aku keluar dari istana itu menggunakan teleportasi dan pergi kepasar.
" ini dimana sih..."
aku melihat sekeliling dan melihat sebuah toko daging lumayan... aku pergi kesana dan masuk lewat pintu... hehehe masa lewat jendela...
aku melihat dan bertanya... wajah seram itu memandang kearahku.
" berapa satu potong pak?"
" kau ingin membelinya?"
" ahh tidak... hanya bertanya."
" baunya wangi ini mengingatkanku dengan daging manusia rasanya... hufff... ahhh pasti enak" ucapku lalu mengeluarkan 2 buah taring disudut bibirku. mereka bergidik ngeri dan kabur aku mengambil semua daging disana dan beberapa rempah rempah bahan makanan.
semuanya lenyap masuk kedalam cincin penyimpanan ku. kini aku melakukan mantra penghilang wujud. kini wujud ku tak terlihat aku mengambil semua kain dan pakaian disetiap toko kini juga lenyap semuanya warga berhamburan keluar pasar dan aku leluasa mengambil semua bahan makanan dari mulai makanan pokok hingga makanan ringan.
" aku rindu hal seperti ini..." ucapku kencang.
banyak penjaga yang datang serta beberapa alat penangkap hantu aku pergi menghilang dan muncul didalam cincin dimensi.
__ADS_1
menunggu sementara ini para prajurit tengah sibuk mengumpulkan semua alat canggih perangkap hantu... eh aku maksudnya.. hehehe...
aku memanggang daging manusia dan daging monster yang tadi aku ambil dari jalanan. yahh kebanyakan si hasil laut seperti daging monster laut, ikan, dan beberapa makanan seperti kerang dan lain lain aku membalutnya dengan es.
aku memakannya bersama toto, tutu, clariva dan ibunya... dahlah aku tidak tau siapa ibunya soalnya dia bicara dengan pak tua saat itu aku dikurung dipikiranku sendiri terkunci dari dunia luar...
setelah makan aku memberikannya baju baru yang aku dapat dari sana.
"ehh... anda bagaimana anda memiliki uang tua"
" hemmm menurutmu?"
"ja... jangan bilang anda mengambil semuanya yang ada dipasar?"
" hemm.... "
" astaga sudah saya duga anda aman melakukan hal seperti itu"
" tapi jika seperti itu berarti guru akan menjadi seorang buron dong?"
" iya... tapi tenang aku sudah memikirkannya apakah kau sudah bisa mengendalikan mana?"
" emmm be.. belum... itu sangat lah sulit guru"
__ADS_1
" sudahlah... kali ini sekarang kau hanya dibolehkan mempelajari pengendalian mana baca buku lemari 3 no 4 deret ke10 disana ada buku tentang pengendalian mana jarak jauh dan jarak dekat...." ucapku...