
aku dengan gila dan menggigit kecil bagian lenganya itu keringat dingin keluar saat aku mulai menggigitnya...
" akhhh tuan sakit" ucapnya air matanya mengalir membasahi pipinya.
saat aku puas darah didalam tubuhku mereda namun masih ada sedikit rasa panas aku naik ke leher nya dan menggigitnya sehingga darah itu keluar dari gigitan itu.
aku menghisap nya setetes air mata jatuh ke kepalaku dan menyadarkan ku tentang perbuatanku ini.
" maaf aku tidak akan mengulanginya lagi" ucapku saat ia pingsan.
beberapa bulan pun berlalu kini waktunya aku menyelesaikan misi berikutnya ini misi tingkat tinggi.
" tuan kemana kita akan pergi tuan?"
" ke gunung samsarah"
" apa gunung samsarah?"
" benar"
"aku dengar tempat itu menakutkan"
" benarkah?"
"hemmm orang yang masuk kesana takkan bisa kembali konon di sana terdapat hewan berbahaya tingkat inti mana jantung apakah anda yakin ingin kesana tuan?"
" iya aku akan melawannya lumayan aku akan mendapatkan uang kisaran 900 juta keping emas untuk itu"
" apa? tapi tapi sangat berbahaya tuan dan butuh waktu setidaknya 3 sampai 4 bulan baru akan sampai menggunakan kapal terbang"
__ADS_1
untuk apa kau menggunakan kapal terbang jikalau kau memiliki momo?"
" ehhh emang momo bisa terbang?" ucapnya bingung yang ia tahu adalah momo itu seekor kelinci karena momo lebih suka tidur dari pada berkerja.
" momo ubah dirimu menjadi seekor burung"
" ahhh ayah ayolah aku masih mengantuk" ucapnya yang tertidur tepat diatas kepalaku
" kau tidak ingin? jikalau begitu aku tidak akan memasakkan makanan untukmu tapi elsa yang akan memasakkan makanan untukmu selama 8 sampai 9 bulan"
" apa? ja... jangan ayah aku akan berubah akan berubah" ucapnya dan mengubah tubuhbya menjadi seekor burung petir tingkat jantung.
momo tidak memiliki inti mana yang sama dengan para hewan namun momo memiliki inti mana khusus.
yang hampir sama dengan inti mana milikku namun momo akan bisa mengendalikan mana sejak ia lahir sedangkan aku akan membangkitkannya dahulu baru bisa mengatur inti mana dan mengendalikannya sesukaku.
kami pergi menunggangi momo dia terbang dengan ketinggian tak wajar karena dia paling muak melihat bangunan akan membosankan jikalau ia terbang dengan ketinggian rendah.
tubuhku bergejolak panas sepertinya kekuatan iblis didalam tubuhku seperti ingin meledak.
kami masuk kesana dan mencari penginapan aku memasukkan momo ke cincin dimensi.
setelah sampai aku langsung memesan kamar dan masuk ke dalam kamar.
" tuan dimana aku tidur?"
" duduklah dulu" ucapku nafasku kembali berat tubuhku tak bisa menahannya..
dia duduk diatas tempat tidur namun aku menariknya tepat di pangkuanku aku menggigitnya tepat dilehernya namun gejolak itu masih terasa panas.
__ADS_1
aku tidak habis fikir aku akan berada pada tahap yang menyakitkan...
dia masih berumur 12 tahun sama sepertiku aku mau masuk ke 13 tahun sekarang.....
aku membuka bajuku dan mandi.
ia mengetok pintu kamar mandi karena aku sudah lama tidak keluar.
" tuan muda kau kenapa apakah kau ada masalah?"
" tidak pergilah cari kamar kosong"
" tapi tuan?"
" pergi" ucapku membentak tapi ia malah membuka paksa pintu itu dan melihatku terengah enggah"
" tuan kenapa?"
" tubuh iblisku bergejolak lagi aku tak bisa menahan rasa sakitnya pergilah sekarang kalau tidak kau akan menderita"
" tapi tuan?"
dia maju dan melihat kearah anuku yang berdiri. ia maju dan menenggelamkan dirinya juga pada kolam itu.
" tuan aku tau kau baik padaku aku tau kau menderita saat ini karena buah yang kau makan biarkan aku saja yang melakukannya" ucapnya ia mencium bibirku.
aku sudah tak tahan aku melakukan itu dengannya namun saat terakhir aku tidak masuk melainkan aku menggigit lehernya dan menghisap darahnya.
" ahhh tuannn.... apakah... kau bisa masuk kedalam tuan?..." ucapnya bergetar seakan meminta lebih dariku.
__ADS_1
" apakah kau yakin?"
" yakinnn.... tuan...... aku ingin ...lebih" ucapnga mencoba menahan aku adalah lelaki biasa melihat godaan seperti ini lumayan untukku.