Akulah Raja Termuda Didunia Sihir

Akulah Raja Termuda Didunia Sihir
ep. 59


__ADS_3

aku mengangkatnya dan meletakkan nya di pipi ku semua orang terkejut semua gadis meleleh melihatnya.


"kyaaaa... aku sangat menyukai yang mulia... aku ingin membuatkan anak untuk yang mulia...."


" iya... dia sangat penyayang pada anaknya sendiri"


" benar dia juga tampan ohhh hatiku berdebar... bisa bisa jantungku copot..."


" kyaaaa...... tampan"


elsa yang melihat wanita wanita itu mulai kesal dan muak ia merengut dan meletakkan gelan pada ranjang tempat tidurnya.


iapun pergi kebalkun istana.


aku melihat wajahnya menyuruh pelayan untuk membawa Galvin ketempat tidurnya. aku pergi menemui elsa.


aku memeluk pinggangnya dan mencium tengkuknya.


" ada apa? kau terlihat kesal"


" hemm"


" apakah aku kurang dalam permainan tadi?"


" hemm...eh.."


" benar ya bagaimana.... jika kita lanjutkan yang tadi?"


" ti... tidak..."


aku masih melanjutkannya aku mencium tengkuknya dan meninggalkan bekas gigitan ku disana aku pergi lagi ke lengan nya mengangkatnya dan menggigit nya dan menyiramkan bibirku padanya...


aku juga menghisap darahnya dan aku menariknya ke kamar ku yang ada disana yah... tak jauh sih dari taman dekat balkon.


" re...rey... tunggu sebentar kau tidak bisa meninggalkan aula dengan seenaknya"


" benarkah jika begitu aku akan memberikan ini pada toto"


" ohhh jangan aku" ucap toto dari cincin dimensi.


" tidak? kau tidak mau?"


" ya... aku tidak mau"

__ADS_1


" baiklah akan kuhancurkan rumahmu"


" a... apa? kau gila ya?"


" tidak akan ku hancurkan rumahmu dan akan ku buang kau keselokan dan... ahh mungkin jangan dibuang ketempat selokan mungkin.... bagaimana jika aku beri kau makan makanan yang dibuat oleh angsa surgawi itu aku dengar masakannya sangat enak dari momo"


" apa .....i...iya aku mau jangan beri aku makanan itu dia bahkan memasak lebih parah dari pada masakannya elsa tau"


" apa kau bilang?"


" jleb"


" ahhh sa... sakit rey" ucapnya saat aku memasukinya.


" pergi atau kau akan kena amukan dari elsa."


" ba... baik"


"rey.. kau... kejam..."


" kau baru tau sayang?"


" ha...".


setelah itu aku kembali bertukar dengan toto.


" baik yang mulia"


setelah pertukaran itu acara terakhir adalah pesta perayaan berdirinya sekolah nebula besok adalah hari dimana semua orang bisa masuk ke sekolah nebula.


setelah sekian lama akhirnya pesta itupun berakhir aku masuk ke kastil Loren.


aku melihat dia termenung diatas tempat tidur aku memeluknya dari samping .


" apakah sudah selesai acaranya rey?"


" sudah oia aku punya sesuatu untuk mu"


" apa?"


" ini..." ucapku sambil memberilannya sebuah cincin dengan permata rubi merah yang ada ditengahnya.


"ahhh apa ini rey?"

__ADS_1


" cincin"


" iya aku tau untuk siapa?"


" ha... untuk si tembok sayangku"


" maksudmu tembok apa rey?"...


" emmm maksudku?"


" iya apa maksudnya? jangan bilang karena tubuhku datar?"


" ehh.... hahahaha... hahahah"


" tukan iya kau ketawa..."


" tubuhmu memang datar tapi aku merasa selalu tidak ada puas puasnya ingin lagi dan lagi, sayang..." ucapku yang membuat pipinya memerah seperti tomat matang.


" emmm"


aku menciumnya lagi...


" emmm...." ucapnya sambil memukul pundak ku mencoba melepaskan ciumanku itu.


" ada apa?"


" hu... kau ini... aku tidak bisa bernapas..."


" hahaha biasanya suka banget" ucapku tersenyum.


" apaan sih... oia, besok kau akan pergi kan rey?"


" iya kenapa?"


" apakah aku harus ikut?"


" emmm kau akan ikut menemaniku"


" rey... jika aku menyukai seseorang... apakah kau akan marah padaku rey?"


" siapa yang kau sukai?" ucapku mencoba menahan marah.


" emmm tidak ada aku hanya bertanya"

__ADS_1


" benarkah?"


" iya rey aku hanya bertanya"


__ADS_2