
" aku dengar pihak monster sudah pergi tak ingin menyerang lagi katanya mereka diselamatkan oleh seorang pemuda yang membawa karpet terbang dan membuka jalan untuk pihak monster itu untuk masuk bersamanya dengan janji perdamaian antara seluruh benua"
" apa? yang benar?"
" iya benar masa aku bohong sih"
" baguslah tapi aku ingin melihat pria tadi tapi dia hilang begitu saja"
" benarkah? yang mana?"
" yang tadi ituloh.."
" yang mana?"
" ahhh sudahlah"
di satu sisi kota kerajaan.
para iblis melihat lihat apakah ada seseorang yang memiliki aura iblis. namun mereka hampir putus asa karena tak menemukan sesuatu dikota itu saat mereka menelusuri jalan jalan kecil itu mereka bertemu dengan seorang gadis yang sangat cantik gadis itu bernama bulan.
mereka mendatangi bulan untuk bertanya apakah ada seseorang yang memiliki aura iblis ditempat ini.
__ADS_1
namun bulan tak menjawab dan bahkan tak menghiraukan mereka.
jendral iblis marah melihat perlakuan bulan. khan mengeluarkan kekuatannya ingin mencekik bulan namun bukan bulan yang ia cekik tapi pengawal yang ada disampingnya. ia tersadar sekejap setelah mencekik prajuritnya khan marah dan mengamuk mencari keberadaan gadis itu.
dia adalah anak dari raja iblis utara yang tak lain adalah raja iblis dari klaen iblis ilusi. mereka memiliki kekuatan ilusi yang benar benar kuat bahkan bisa membunuh seseorang hanya dengan kekuatan ilusinya sendiri.
" apakah kau benar benar klaen iblis ashil kenapa kekuatanmu lemah sekali?."
" apa maksudmu?" ucapnya lalu melihat kearah langit dia berada diatas atap.
" yahh tak ada aku hanya mengikuti seseorang dan sampai disini namun aku bertemu denganmu buruk rupa membuatku jadi kehilangan dia saja"
" ahhh kau tak hanya buruk rupa ternyata juga buta orang secantik aku ini bagaimana bisa kau menyamakan aku dengan keledai?"
" bisakah kalian berhenti klaen iblis memang merepotkan kalian itu sama sama buruk rupa kenapa kalian malah saling mengatai ha?" ucapku aku masih mengenakan jubah penyihir dan menutupi kepalaku dengan pakaian yang aku kenakan.
" anda?"
" ha... kau bagaima kau ada disini? tadi... tadi..."
" tadi kau yang mengikuti ku kan?"
__ADS_1
" bu... bukan"
aku menghilang dan berpindah kedepan bulan. ia terkejut, pipinya merona karena malu pandangan kami bertemu saling memandang wajahnya yang sangat mirip dengan elsa bentuk matanya, hidungnya, alisnya, namun bibirnya lah yang berbeda. ia agak menggoda...
aku menyentuh bibir itu dan melihat mata merah miliknya.
" aku tau kau mengira ku adalah raja iblis asura kan?"
" ba... bagaimana kau tau?"
" klaen iblis ilusi? klaen yang paling setia oleh tuan mereka klaen iblis asura, namun ada beberapa orang yang berkhianat kepada tuannya. akhirnya, mereka dibunuh dan selebihnya menyembunyikan diri... bagaimana kau bisa ada disini? untuk mencari tau dimana anak raja iblis asura selanjutnya? kalian ingin memperalatnya untuk mendapatkan pengampunan dan wilayah kalian yang dulu sudah diambil alih oleh klaen iblis asura" ucapku ia ternganga.
" bagaimana anda tau?" kata khan.
" simpel... aku hanya membaca pikirannya saja tak ada yang lain" ucapku tersenyum dan menggigit ujung bibirku menggoda.
" emmm dasar mesum" ucapnya.
" kembalilah, besok kita akan berangkat dan jika kau ingin ikut kami pergi mencarinya bersama sama kami tak akan menunggumu lagi" ucapku dan lenyap.
" ha... kekuatannya begitu mengerikan bahkan bisa membaca pikiran orang lain."
__ADS_1